My Life With A Mafia Boss

My Life With A Mafia Boss
EPISODE 35



"Aku hanya ingin meminta maaf kepada mu" dengan ragu ragu Zein meminta maaf.


"Untuk apa" ucap Jack,sebenar nya diri nya tahu maksud Zein,dan itu membuat Jack merasa sedikit tidak enak dengan nya karena seharus nya diri nya lah yang harus meminta maaf bukan Zein.


"Untuk kejadian empat tahun yang lalu" Zein tampak gelisah ia benar benar takut kalau sahabat nya itu tidak memaafkan diri nya.


"Aku rasa itu sudah berlalu tidak perlu di ungkit lagi,aku tidak suka mendengar nya.Sekarang apa mau mu? katakan!" ucap Jack.


"Aku mau persahabatan kita kembali seperti dulu" jawab Zein yang nampak terlihat sedih.


"Tidak masalah asal kau tidak mengkhianati ku" balas Jack.


"Aku tidak pernah mengkhianati mu Jack,kamu kan tahu sendiri kalau itu semua hanya jebakan yang di buat Cindy untuk menghancurkan persahabatan kita" Zein mencoba menjelaskan nya lagi.


"Sudah lah jangan di bahas lagi,lebih baik kamu pulang dari sini" usir Jack.Tak bisa di pungkiri saat ini Jack sedikit kelelahan dan butuh istirahat.


"Sebentar lagi lah,sebenar nya aku mau numpang makan malam disini,boleh ya" ucap Zein dengan nada memohon.


"Tidak boleh,lebih baik kamu pulang dari sini,aku muak lihat muka sok polos mu itu" Jack memanglingkan wajah nya ke arah lain.


"Kenapa dengan muka sok polos ku? tampan ya" goda Zein dengan sok centil nya mengusap rambut nya ke belakang dengan mengedip kan satu mata nya.


"Memang ya dari dulu tingkah mu belum berubah,selalu seperti anak kecil" Jack terlihat kesal saat melihat tingka Arion yang sok centil kepada nya.


"Bau apa ini?" tanya Zein saat mencium aroma bumbu yang wangi dari arah dapur.


"Wah masakan bibi makin wangi ya" puji Zein.


"Bukan masakan bibi" balas Jack datar.


"Lalu?" Zein menatap Jack.


"Masakan Nia" jawab Jack.


"Pantesan dia kan pintar masak" balas Zein.


"Tahu dari mana kamu?" tanya Jack.


"Tahu dari kedelai" jawab Zein tanpa dosa.


Jack menatap tajam ke arah Zein.


"Santai bro gw becanda tadi" Zein menepuk nepuk bahu Jack.


"Hmm" Jack hanya berdehem.


Jam menunjukan pukul delapan malam,Nia sibuk menata makanan yang di buat nya tadi di meja.


"Akhir nya selesai,dimana tuan? biasa nya dia datang sendiri ke dapur" ucap Nia,lalu Nia berjalan mencari Jack,namun saat mau naik tangga ke lantai atas terdengar suara tawa dari orang yang tak asing bagi Nia.


"Hii,tawa nya seperti kuntilanak" batin Nia sambil bergidik ngeri.


"Sudah Jack jangan di ingat lagi,perut ku sakit" ucap Zein di sela sela tawa nya.


Namun tawa Zein segera berhenti saat melihat Nia berdiri mematung tak jauh dari nya.


"Kenapa berhenti?" tanya Jack.


"Ada calon istri ku" bisik Zein sengaja memanas Manas i sahabat nya.


Jack menoleh ke belakang dan mendapati Nia yang berdiri mematung tidak jauh dari nya.Seketika Jack menatap tajam ke arah Zein.


"Tuan makan malam sudah siap" ucap Nia.


"Kami akan segera kesana" sahut Zein,sedangkan Jack kembali menatap tajam ke arah Zein.


Nia hanya mengangguk lalu kembali ke dapur.Sesampai di dapur ia benar benar senang melihat tuan nya bisa berbaikan lagi dengan sahabat nya itu.


.


Hanya ada dentuman sendok yang terdengar di antara makan malam mereka.Hingga waktu menunjukan pukul sembilan malam waktu nya Nia untuk pulang ke rumah bibi nya, sedangkan Zein sudah pulang sejak tadi ia selesai makan malam dengan alasan ia ada urusan mendadak.


Nia pulang berjalan kaki ke arah rumah bibi nya,tak butuh waktu lama dia sudah sampai di depan rumah bibi nya lalu mengetuk pintu hingga beberapa kali.


"Bii Nia pulang" ucap Nia sedikit berteriak.


ceklek*


"Bibi kangen sama kamu nak,sudah lama kamu tidak pulang ke rumah bibi semenjak berada di rumah sakit" bibi Asih memeluk Nia untuk melepas kerinduan nya.


"Bibi tahu dari mana kalau Nia dari rumah sakit?" tanya Nia.


"Masuk dulu nanti bibi jelas kan" ajak bibi Asih.


Di dalam rumah,bibi menjelaskan kalau diri nya pernah menjenguk Nia di rumah sakit,saat itu Nia masih belum sadar jadi tidak tahu kalau bibi nya berkunjung kesana.


.


.


.


.


.


.


Hallo para readers ku 🌹 jangan lupa untuk like dan vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️