My Life With A Mafia Boss

My Life With A Mafia Boss
EPISODE 78



"Aku membawakan makan siang untuk mu,di makan ya,ini masakan ku sendiri loh".


"Lain kali jangan membawa lagi" ucap Jack kepada Rena.


"Karena aku tidak akan memakan nya,lebih baik kamu pergi dari ruangan ku jika tidak ada hubungan dengan pekerjaan" sambung Jack.


"Please kali ini saja kamu coba masakan ku,aku sudah berusah payah memasak ini,tolong hargai sedikit usaha ku Jack" ucap Rena.


"Jangan memaksa ku.Pergi atau satpam akan menyeret mu keluar! " Jack menunjuk ke arah pintu.


"Oke fine.Lain kali aku akan datang kesini lagi tidak membawa apa apa " Rena mengambil tas lalu keluar.


Saat ini Jack sedang menunggu Nia yang seharus nya sudah datang sedari tadi.


"Kemana dia?".


Jack melihat lokasi Nia berada sangat jauh dari mansion.


Dengan perasaan khawatir Jack menelpon Nia.


"Sebentar lagi aku akan sampai Jack".


Jack mengkerut kan kening nya,otak nya berpikir keras mengenai apa yang terjadi,karena tidak biasa nya Nia keluar tanpa izin,dan dia bilang apa tadi? 'sebentar lagi akan sampai' bukan nya lokasi Nia dari kantor perusahaan sangat jauh.


"Putar balik sekarang!".


"Loh,bukan nya kamu menyuruh ku kehotel ya? ini aku sudah mau sampai".


"Putar balik sekarang! aku akan menjemput mu".


"Baik lah".


Jack mematikan telepon lalu mengambil kunci mobil dan pergi.


Sedangkan di sisi lain.


"Putar balik ya pak".


"Baik nyonya".


"Jack aneh sekali" batin Nia.



Tiba tiba mobil yang mereka kendarai berhenti mendadak.


"Ada apa pak?" Nia kaget.


"Saya menabrak seseorang nyonya" si supir mulai panik.


"Astaga,ayo kita turun" Nia juga ikut panik.


Mereka turun dari mobil untuk melihat keadaan korban.


Nia menutup mulut saat melihat darah mengalir di aspal.


"Pak,ayo kita bawa ke rumah sakit" ucap Nia.


Supir itu tidak langsung bergerak,tangan nya menyentuh darah dari korban.


Menyadari kalau diri nya di jebak,supir itu menyuruh Nia kembali masuk ke dalam mobil.


"Nyonya,masuk ke dalam mobil sekarang".


"Apa? tapi orang ini bagaimana?".


"Nyonya,masuk!" supir memperlihatkan tatapan tajam ke arah Nia.


Nia tidak bisa berfikir jernih saat ini,rasa panik sudah menguasai diri nya.


"Tunggu apa lagi nyonya! masuk sekarang!".


Supir membukakan pintu mobil untuk Nia.


Dengan terpaksa dan perasaan bingung Nia masuk ke dalam mobil.


Baru saja supir itu menutup pintu mobil,tiba-tiba korban bangun dan menyerang.


Tangan si supir terluka karena sayatan.


Perkelahian tidak bisa di hindari lagi.


Pisau berhasil di rebut dan terlempar jauh.


Tiba tiba jumlah mereka semakin banyak,supir itu hampir kuwalahan menghadapi mereka semua.


Sedangkan salah satu dari mereka menggedor pintu mobil.


"Woii,keluar!".


Nia berhasil di seret keluar.


"Lepas!" Nia memberontak.


"Nyonya" si supir melihat ke arah Nia.


Bugh* satu bogem mentah di terima oleh supir karena gagal fokus.


Merasa diri nya terancam,ia mengeluarkan pistol dari jaket nya..


"Berhenti!" si supir menembak ke atas lalu mengarahkan kepada mereka semua secara bergantian.


"Aahhkkkk,apa yang kau lakukan hah!" teriak pria yang memegang Nia.


Nia berhasil lepas dengan cara menggigit tangan pria itu,dan setelah tangan nya lepas,Nia langsung menendang benda berharga nya sehingga membuat sang pemilik berteriak kesakitan.


Merasa posisi sudah terancam,mereka semua kabur.


Supir mau mengejar tapi dengan cepat Nia menghentikan langkah nya.


"Jangan di kejar pak,biarkan saja mereka pergi".


"Tapi nyonya..


"Sudah pak,sekarang obati luka bapak" ucap Nia.


"Ini hanya luka kecil nyonya,sebaik nya kita segera pergi dari sini".


Baru saja mereka mau pergi,tiba tiba-tiba Jack datang.


"Apa yang terjadi?" tanya Jack,ia menghampiri Nia.


"Kami di serang tuan,tapi mereka sekarang sudah pergi" supir menjawab dengan kepala menunduk.


Jack langsung menoleh ke arah Nia." Kamu tidak terluka kan?".


"Aku tidak apa apa,tapi tangan dia terluka" ucap Nia.


Jack langsung memeluk Nia.


"Maaf,aku terlambat" ucap Jack.


"Hmm, Jack tolong lepas,kita berada di pinggir jalan" ucap Nia.


Jack melepas pelukan nya.


Si supir di buat menganga dengan perlakuan tuan nya kepada Nia.


Sangat mustahil, tuan nya mengucapkan kata maaf kepada seorang wanita yang berstatus istri itu.


"Obati luka mu,kami akan pulang" ucap Jack kepada supir .


"Baik tuan".


Jack merangkul pundak Nia dan menuntun masuk ke dalam mobil.


_


Di dalam mobil.


"Tidak perlu khawatir,luka seperti itu sudah biasa bagi dia ,karena dia adalah anak buah ku juga" ucap Jack saat melihat Nia sangat khawatir kepada pria yang hampir berkepala empat itu.


"Jadi dia anak buah mu juga? pantas saja dia sangat hebat berkelahi,aku kira hanya supir biasa" ucap Nia.


"Sekarang jelaskan bagaimana ini bisa terjadi " ucap Jack.


Nia menjelaskan semua nya mulai dari mendapat pesan dari nomor tidak di kenal hingga sampai mengalami kejadian tadi.


"Bodoh nya kamu langsung percaya begitu saja,tidak mungkin Frans melakukan itu" ucap Jack.


.


.


.


.


.


.


.


Hallo para reader ku 🌹 jangan lupa untuk like dan vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️.