My Life With A Mafia Boss

My Life With A Mafia Boss
EPISODE 67



"Lebih baik besok saja membuka kotak ini" Nia menaruh kotak kecil di atas meja.


Namun Nia sangat penasaran dengan isi di dalam kotak ,hingga sampai tengah malam Nia tidak bisa tidur karena memikirkan kotak itu.


"Ooh sudah jam satu malam tapi aku belum tidur,oke mungkin sudah saat nya aku membuka kotak itu" Nia mengambil kotak yang berada di atas meja,lalu membuka nya.


Hal pertama yang Nia lihat adalah foto diri nya di masa SMA.



Nia mengambil foto yang lain nya."Mama,dan laki laki ini?".


"Ayah" lirih Nia,ini adalah pertama kali nya melihat sosok ayah setelah belasan tahun tidak bertemu.


"Aaahk...Kepala ku" Nia menjatuhkan foto ke lantai dan beralih memegangi kepala nya yang terasa sakit,sekelebat memori muncul di kepala Nia.


"Aku tidak bisa mengingat semua nya" Nia menahan Isak tangis.


"Surat?" ia mengambil surat yang berada di bawah foto kedua orang tua nya tadi lalu membaca nya.


Lembar ke 1:


..."Dia adalah kedua orang tua mu nak,foto itu berada di saku ayah mu,bibi sengaja mengambil nya agar suatu saat nanti jika bibi sudah siap mengembalikan mu kepada orang tua mu,kamu bisa menggukan foto ini untuk mencari mereka dan hidup bersama lagi,maaf kan bibi yang sudah memisahkan kalian........Bibi akan menceritakan bagaimana bibi menemukan mu,semoga kamu tidak membenci bibi ya nak,karena ini memang salah bibi yang tidak langsung mengembalikan mu kepada orang tua mu yang jelas jelas saat itu mereka sedang mencari mu"....


Lembar ke 2:


..."Saat itu bibi tidak berada di Indonesia,bibi merantau ke luar negeri,saat bibi pulang dari tempat kerja,tiba tiba bibi mememukan mobil yang menabrak sebuah pohon besar,tepat nya di jalan yang sepi....Bibi segera melihat ke sana,lalu menemukan mu dan ayah mu,kamu mengalami benturan keras di bagian kepala,dan ayah mu meninggal di tempat saat itu juga,bibi segera menggendong dan membawa mu pulang,ingin rasa nya bibi membawa mu ke rumah sakit,tapi bibi tidak punya banyak uang untuk ke sana...Dan setelah itu bibi tidak tahu ini adalah kabar baik atau kabar buruk karena setelah kamu sadar tidak mengingat apapun,bahkan nama mu sendiri tidak tahu,hingga bibi memutuskan untuk merawat mu dan membawa ke Indonesia.....Mungkin setelah membaca surat ini kamu akan membenci bibi,dan bibi akan menerima nya karena ini memang kesalahan bibi "....


"Aku tidak membenci bibi,terimakasih karena sudah merawat ku sampai menjadi seperti ini hiks hiks..." Nia terisak setelah membaca isi surat dari bibi nya.


*****


Di pagi hari.


"Selamat pagi" sapa Nia kepada pelayan.


"Pagi nyonya" balas mereka serempak.


"Di mana Jack? kok belum ke sini".


"Tuan pergi sejak tadi pagi nyonya,seperti nya pergi ke kantor".


"Loh,jadi dia tidak sarapan?" .


"Tidak nyonya" Ati menjawab.


"Ehm,yasudah".


"Kalian sudah sarapan?" Nia bertanya kepada mereka bertiga.


"Belum nyonya,kami akan sarapan setelah nyonya selesai" jawab salah satu dari mereka.


"Kita sarapan sekarang" ucap Nia.


"Kita?" tanya Weni bingung.


"Iya kita! sudah kalian duduk lah,kita sarapan bersama" ucap Nia.


"Tapi nyonya.." ucap Weni ngegantung.


"Sudah tidak apa apa" Nia meyakinkan mereka agar mau ikut sarapan bersama dengan diri nya.


Lalu mereka pun sarapan bersama.


*******


Hari sudah siang,Nia berangkat ke kantor calon suami nya untuk membawakan makan siang.


Sesampai di kantor perusahaan.


Ceklek* pintu terbuka.


Deg.


Hati Nia sakit melihat Jack dan Anggun berada di satu ruangan dengan posisi yang begitu dekat.


"Nia,ngapain datang ke kantor?" tanya Jack.


"Ee-em ini aku membawakan makan siang untuk tuan" Nia menaruh makanan di meja kerja Jack lalu pergi begitu Saja tanpa memperdulikan tatapan Jack yang bingung karena Nia memanggil tuan kepada nya.


Di dalam mobil.


"Dia tidak mengejar ku" desah Nia.


"Tapi kenapa? bukan nya Jack membenci Anggun,dan sekarang mereka malah bersama di satu ruangan?".


"Jarak di antara mereka juga sangat dekat" ucap Nia dalam hati.


"Huft,nanti akan ku tanyakan langsung kepada Jack,aku takut salah paham" ucap Nia.


******


Waktu berjalan dengan begitu cepat,hingga tidak terasa sudah malam.


Nia masih setia menunggu Jack pulang.


"Ini sudah lewat jam makan malam,tapi Jack belum pulang,kemana dia sebenar nya" gumam Nia,mata nya terus melihat jam di dinding.


Nia membaringkan tubuh nya di kasur dengan kaki yang menggantung.


Hingga tidak selang berapa lama ada yang membuka pintu kamar Nia,dengan segera Nia menutup mata nya untuk berpura pura tidur.


Nia merasa badan nya melayang seperti ada yang mengangkat diri nya.


Nia membuka satu mata nya untuk melihat siapa yang sudah mengangkat nya.


"Aku tahu kamu pura pura tidur" ucap Jack.


Brukkk*


Jack menjatuh kan tubuh Nia ke kasur,namun Nia masih betah dengan sandiwara nya.


"Aku akan tidur bersama mu malam ini" ucap Jack.


Nia langsung membuka mata nya.


"Jangan!" ucap Nia spontan.


"Kenapa? sebentar lagi kita akan menikah" balas Jack.


"Tetap tidak boleh satu ranjang kalau belum menikah" ucap Nia.


"Aku lelah,biarkan aku tidur di sini" ucap Jack lalu membaringkan tubuh nya di samping Nia.


"Baiklah,kalau kamu mau tidur di sini,aku akan tidur di sofa ruang tamu" Nia mau turun dari ranjang.


"Tidur di sini bersama ku" Jack menarik pergelangan tangan Nia.


Nia menarik tangan nya kembali agar bisa lepas dari tangan Jack hingga terjadilah saling tarik menarik.


Jack melepas kan tangan Nia dari cekalan nya dan beralih menarik pinggang Nia agar berbaring di samping Jack,dan jadilah guling manusia bagi Jack.


********


Di pagi hari.


Nia kaget dengan posisi kepala nya yang berada di atas dada Jack.


Dengan segera Nia menjauh dari Jack.


"Apa yang aku lakukan" Nia merutuki diri nya sendiri.


"Hmm aku rasa tidak perlu menanyakan kejadian di kantor kemarin" batin Nia.


Dengan perasaan malu Nia berjalan ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi Nia keluar dari kamar menuju dapur untuk ikut masak bersama bi Ati, Ita dan Weni.


Sedangkan Jack baru bangun dari tidur nya.


Jack senyum senyum sendiri mengingat apa yang di lakukan nya semalam kepada Nia,ia sengaja memposisikan tidur Nia,dengan menaruh kepala Nia di atas dada nya lalu menarik tangan Nia untuk memeluk diri nya.


Ceklek* pintu terbuka.


"Jack,mama menelpon ku kata nya Anggun gantung diri di rumah nya" ucap Nia tergesa gesa.


"Ayo kita melayat , kasihan keluarga Anggun mereka pasti sedih" ucap Nia lagi.


Sedangkan Jack hanya menanggapi dengan senyuman.


"Jack,kenapa tersenyum,ayo kita ke sana!" ucap Nia.


"Nanti kita kesana" balas Jack lalu pergi ke kamar mandi.


"Mau kemana?" Nia bertanya kepada Jack yang berajalan menuju kamar mandi nya.


"Mandi" .


"Tapi ini kamar mandi ku" ucap Nia.


"Aku tahu" balas Jack lalu masuk kedalam kamar mandi.


"Ada yang aneh" gumam Nia.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.Hallo para reader ku 🌹 jangan lupa untuk like dan vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️.