My Life With A Mafia Boss

My Life With A Mafia Boss
EPISODE 12



Jack meminta Nia menemani makan malam nya.


"Nia,kamu temani saya makan" ucap Jack.


"Tapi tuan saya tidak enak sama pelayan lain nya" ucap Nia menunduk.


"Nia saya tidak suka di bantah,sekarang kamu duduk" suruh Jack,Nia hanya menurut karena tidak enak kalo menolak terus terusan ajakan Jack.


"Kamu bantu saya menghabiskan makanan ini" ucap Jack.


"Tap.." ucapan Nia terpotong saat jari telunjuk Jack menyentuh bibir nya.


"Diam dan makan lah" ucap Jack lalu menarik tangan nya kembali.


Nia hanya nurut lalu ikut makan bersama Jack.


Jack yang melihat Nia makan hanya tersenyum entah apa yang ada di pikiran Jack saat ini.


Nia sudah tidak kuat lagi untuk menampung makanan yang Jack beri,setelah makanan Nia habis Jack mengambilkan makanan lagi begitu seterus nya sedangkan Jack hanya memakan satu porsi saja.


"Sudah cukup tuan saya tidak kuat lagi" ucap Nia sambil mengelus perut nya.


"Siapa suruh kamu memakan semua,saya hanya menaruh makanan di depan mu tapi kamu malah memakan nya semua" ucap Jack lalu meminum minuman nya.


"Apaa?" Nia terkejut sekaligus malu.


"Kamu harus membayar nya!" ucap Jack dengan senyum jahil nya.


Nia hanya diam,menyesal karena memakan makanan yang di berikan Jack.


"Saya bayar pakai apa tuan?" tanya Nia dengan nada lesu.


"Menurut mu pakai apa?" Jack tanya balik.


"Uang" jawab Nia lesu.


"Itu kamu tahu" ucap Jack.


"Tapi saya tidak punya uang sebanyak itu tuan" ucap Nia menunduk.


"Saya tidak mau tahu kamu harus membayar nya,atau..." Ucap Jack menggantung.


"Atau apa tuan?" Tanya Nia.


"Atau kamu mau jadi pembantu ku" jawab Jack santai.


"Tuan,tapi kan tuan sendiri yang menyuruh saya untuk menghabiskan makanan itu" ucap Nia.


"Ya itu terserah kamu,tapi akan saya pastikan kamu di pecat saat ini juga karena kamu memakan makanan ku dan kamu tidak mau membayar nya" ucap Jack santai.


Nia bingung harus ngapain saat ini,Nia berdiri hendak kabur.


"Satu langkah kamu maju akan ku potong kaki mu" ancam Jack.


"Apa dia bilang mau memotong kaki ku!" ucap Nia dalam hati.


Nia kembali duduk.


"Tuan biarkan saya pergi,kasihanilah saya tuan" Nia memelas.


"Tidak bisa! kamu harus membayar nya atau kamu mau menjadi pembantu ku,tenang saja kamu juga akan di gaji bahkan gaji nya lebih besar di banding kamu kerja di cafe ini" ucap Jack.


Nia berpikir sejenak.


"Berapa anda menggaji saya tuan?" tanya Nia antusias.


"10 juta per bulan dan di potong 20% untuk menyicil hutang mu jadi kamu menerima 8 juta setiap bulan nya " ucap Jack dengan nada santay.


Nia terkejut karena menurut nya itu gaji yang sangat besar sedangkan Nia bekerja di cafe hanya di gaji 3 juta perbulan nya,Nia menimbang perkataan Jack.


"Apa anda sedang bercanda tuan,hanya menjadi seorang pembantu di gaji sebesar itu?" Tanya Nia.


"Apa tampang ku terlihat sedang bercanda nona? " Jack tanya balik.


"Tidak tuan" jawab Nia.


"Bagaimana?,kamu mau atau tidak?" Tanya Jack.


"Apa aku terima saja ya tawaran nya,tapi bagaimana kalo dia menipuku" gumam Nia dalam hati.


"Tuan tidak sedang menipuku kan?" Tanya Nia yang masih tidak percaya.


"Saya tidak akan mengulangi kata yang saya ucapkan tadi,jadi saya tanya sekali lagi kamu mau atau tidak kalo tidak mau ya terserah kamu,tapi kamu harus membayar nya sekarang juga!" Titah Jack.


Nia yang masih ragu ragu langsung menerima tawaran Jack.


"Baiklah tuan saya menerima tawaran Anda" ucap Nia.


Nia menganggukkan kepala nya lalu mengambil alamat yang di berikan Jack.


"Sekarang pergilah dan ajukan pengunduran diri" ucap Jack lalu meninggalkan Nia dan pergi ke kasir untuk membayar.


Setelah Jack selesai membayar,Jack pergi keluar dari cafe lalu tersenyum entah apa yang ada di pikiran Jack saat ini.


Jack memasuk i mobil nya lalu melajukan nya pergi meninggalkan cafe,saat di jalan Jack tak henti henti nya tersenyum.


"Kamu sangat bodoh Nia" ucap Jack lalu tersenyum miring,Jack melanjutkan perjalanan nya,dan sampailah Jack di mansion nya,Jack membersihkan tubuh nya lalu merebahkan tubuh nya atas di ranjang king size nya dan mulai tertidur, padahal ini masih pukul setengah 9 tapi Jack sudah ngantuk tidak seperti biasa nya.


Di sisi lain Nia sedang mengajukan pengunduran diri,Yasmin yang memang kurang suka terhadap Nia langsung menerima pengajuan pengunduran diri dari Nia,dan memberikan pesangon nya kepada Nia.


Nia keluar dari ruangan Yasmin lalu menghampiri Maya yang sudah menunggu di depan cafe untuk pulang bersama,Nia belum memberi tahu Maya kalo Nia sudah tidak bekerja lagi di cafe.


Maya yang melihat Nia tidak banyak bicara seperti biasa nya pun merasa kalo ada yang di sembunyi in dari Nia.


"Nya,kamu kenapa?" tanya Maya.


"Aku tidak apa apa May" ucap Nia lalu tersenyum kepada Maya.


"Kamu tidak menyembunyikan sesuatu kan dariku nya?" tanya Maya .


Nia hanya diam.


"Nya jujur kamu pasti nyembunyi in sesuatu dariku,kita kan sahabat harus saling terbuka Nya" ucap Maya.


"May kalo misal aku gak kerja di cafe ini lagi apakah kamu masih mau bersahabat dengan ku?" tanya Nia kepada Maya dengan nada lesu.


"Ha,kamu ngomong apa an sih nya ya jelas lah aku mau bersahabat dengan mu,kamu tuh Sabahat terbaik ku Nya mana mungkin aku gak mau sahabatan dengan mu" jawab Maya.


"Tapi kenapa kamu ngomong gitu Nya?" Maya bertanya.


"Jadi gini May" Nia menceritakan semua nya kepada Maya mulai bertemu pria yang menolong nya waktu itu terus Nia di ajak makan dan di suruh membayar nya terus di ancam.


"Ya ampun nya kok bisa si, seperti nya orang itu menjebakmu nya,agar kamu mau bekerja dengan nya, apalagi kamu kan cantik nya nanti kalo kamu di apa apain gimana " ucap Maya dengan nada khawatir.


"Hahaha mana mungkin dia mau sama aku May,dia orang kaya, tampan sedangkan aku tidak punya apa apa tampilan nya saja begini"Nia tertawa renyah.


"Eeh jangan salah nya kamu tuh cantik siapa sih yang gk mau sama kamu" ucap Maya.


"Gak ada" ucap Nia.


"Eh ngomong ngomong siapa pria itu Nya?" tanya Maya.


"Kamu masih ingat gak,waktu itu seseorang meminta mu memanggil ku untuk melayani nya,dia bersama tiga teman nya waktu itu,dia orang nya May" ucap Nia.


"Ooh jadi dia..." ucap Maya.


"Apaaa!!,jadi dia nya,ya ampun kalo aku jadi kamu gak bakal nolak nya jadi pembantu nya bisa ketemu setiap hari, dia tampan banget " ucap Mayaa sambil membayangkan betapa tampan ya wajah Jack.


"Dih,dia mah emang tampan May tapi sombong nya minta ampun" ucap Nia.


"Eh ngomong-ngomong siapa nama nya?" tanya Maya.


"Duh" Nia menepuk jidat nya."Aku lupa gak nanya tadi May" ucap Nia.


"Yasudah nya ayo kita pulang" ajak Maya.


"Ayo may" ucap Nia lalu mereka berdua pun berlajan pulang.


Maya sudah sampai di rumah nya sedangkan Nia masih berjalan,sesampai di rumah seperti biasa Nia di sambut oleh bibi nya,Nia masuk ke kamar nya dan pergi ke kamar mandi untuk membersih kan diri nya,setelah selesai Nia keluar mencari bibi nya tapi tidak ada lalu nia berpikir kalo bibi nya sudah ke kamar karena ini sudah malam.


Nia pergi ke kamar bibi nya.


"Bii bibi" panggil Nia di depan pintu kamar bibinya.


"Masuk saja nak" sahut bibi nya Nia dari dalam kamar.


Nia masuk ke kamar bibi nya lalu mulai menjelaskan bahwa Nia saat ini tidak lagi bekerja di cafe dan mulai besok akan bekerja di orang yang menolong nya waktu itu.


Bibi awal nya terkejut tapi akhir nya bibi percaya kepada Nia bahwa Nia bisa menjaga diri nya.


Setelah Nia selesai menjelaskan kepada bibi nya Nia keluar dari kamar bibi nya menuju kamar nya sendiri untuk tidur karena besok harus bangun pagi pagi untuk pergi ke mansion Jack.


.


.


.


.


.


Halo para readers ku 🌹 jangan lupa like and vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️