My Life With A Mafia Boss

My Life With A Mafia Boss
EPISODE 47 HILANG NYA NIA



"Bagaimana?" tanya Jack kepada anak buah nya.


"Maaf kan kami tuan,kami tidak menemukan nya" ucap salah satu dari anak buah.


"Pergilah,kalian cari dia sampai ketemu!" Jack berusaha tenang di depan anak buah nya.


Setelah kepergian para anak buah nya,datang lah Arion,Raka dan Frans.


"Ada apa tuan? tadi kami melihat para anak buah pergi berhamburan keluar dari gerbang" tanya Frans.


"Nona di mana?" tanya nya lagi saat melihat tuan nya hanya sendirian.


"Dia kabur" jawab Jack dengan tenang.


"Hah" Arion dan Frans kaget.


"Bagiamana bisa tuan?" tanya Arion.


"Jangan banyak tanya,lebih baik kalian bantu mencari Nia,dia pasti masih berada di sekitar sini,secara dia tidak tahu jalan keluar dari hutan" ucap Jack lalu di balas anggukan oleh ketiga nya.


Mereka berpencar mencari keberadaan Nia di sekitar hutan.


Lama mereka mencari Nia,namun mereka tidak menemukan nya.


Jack mulai tidak tenang,pikiran nya meracau kemana mana,ada rasa bersalah di benak nya karena telah mengajak Nia ke tempat seperti ini.


Jack melihat jam di tangan nya yang menunjukan pukul tiga pagi.


Dari kejauhan Jack melihat semua anak buah nya termaksud Arion,Raka dan Frans berjalan ke arah nya.


Mereka berkumpul di sebuah hutan.


"Maaf tuan,kami tidak bisa menemukan jejak nona, seperti nya nona sudah jauh dari sini" ucap Frans.


"Tidak mungkin,aku yakin dia masih berada di sekitar sini,kalian saja yang tidak bisa menemukan nya" ucap Jack.


"Tuan,menurut ku ada benar nya kata Arion,nona sudah jauh dari sini,jika memang benar nona masih berada di sekitar sini,kami pasti sudah menemukan nya sedari tadi,secara kan tuan mengerahkan anak buah tuan yang berjumlah ribuan untuk mencari nona,namun mereka tidak ada yang berhasil menemukan nya" ucap Raka.


"Kalian semua kembali ke markas,biar aku yang mencari nya sendiri" perintah Jack.


Para anak buah sudah bubar. Tinggalah Jack dan ketiga orang kepercayaan nya yaitu Arion,Raka dan Frans.


"Tuan,sebaik nya anda istirahat,biar kami saja yang mencari nona" ucap Frans.


"Aku akan tetap mencari nya, kalian pergi saja,biarkan aku sendiri" ucap Jack lalu ia pun pergi meninggalkan mereka.


"Bagaimana ini Rak,kita tidak bisa membiarkan tuan pergi sendiri,sedangkan kita hanya diam di sini" ucap Arion.


"Biarkan tuan sendiri dulu, jangan mengganggunya,kondisi tuan saat ini sedang tidak baik" balas Raka.


"Tuan memang terlihat tenang di luar,namun tidak di dalam,jadi lebih baik kita kembali ke markas,biarkan tuan sendiri dulu" timpal Raka.


"Benar kata Raka,lebih baik kita kembali ke markas, biarkan tuan pergi" sahut Frans.


"Tapi jika terjadi sesuatu dengan tuan,kalian adalah orang pertama yang akan menjadi musuh ku" Arion menatap tajam ke dua nya.


"Tuan akan baik baik saja" Frans menepuk bahu Arion.


"Ayo kita pergi dari sini" ajak Raka.


Di markas.


Mereka di kaget kan dengan tahanan yang sudah di siksa oleh Jack.


Pria itu terbujur kaku dengan kulit yang melepuh kebiruan.


Raka menyentuh nya,ia kaget saat merasakan aliran listrik dari tubuh pria tadi.


"Dia memiliki aliran listrik,jangan sembarang menyentuh nya" Raka menahan tangan Arion saat ingin memegang tangan pria tersebut.


"Bagaimana bisa ada aliran listrik di dalam tubuh pria ini?" tanya Arion.


"Tunggu di sini!" seru Raka.


Raka keluar dair ruangan tahanan menuju tempat di mana Merry di ikat.


Lagi lagi Raka melihat hal yang sama,yaitu kulit yang melepuh sedikit kebiruan,mayat Merry benar benar seperti orang yang habis di setrum,namun badan nya masih utuh,tidak sampai hancur seperti pria tadi.


Raka keluar dari ruangan itu lalu menuju ruangan yang penuh dengan senjata.


Ia mengambil beberapa alat yang di butuh kan nya, lalu pergi menuju ruang tahanan.


"Bukan hanya dia,tapi juga wanita yang kita bawa bersama nya" sahut Arion dari arah pintu masuk ruang tahanan.


"Kalian lihat perut nya ada benjolan seperti benda,dan lihat ini juga ada jahitan di bawah nya" Raka menunjuk jahitan di perut pria tadi.


"Bedah saja perut nya,biar kita tahu apa isi di dalam nya" ucap Frans.


"Aku sudah ada niatan untuk membedah perut nya dari tadi" balas Raka.


Raka memakai sarung tangan nya sebelum melakukan pembedahan.


Perlahan perut pria itu terbuka,Raka melakukan nya dengan sangat lihai tanpa ada rasa tegang sama sekali.


Mereka mengkerutkan alis nya saat melihat benda aneh di dalam perut pria itu.


"Benda apa itu?" tanya Arion.


"Ini adalah benda langkah untuk menghantarkan listrik,bagi tubuh yang sudah tertanam benda ini,akan sangat mudah bagi nya mengontrol tubuh itu,bahkan dari jarak jauh pun benda ini masih berfungsi dengan baik" Raka menjelaskan.


"Lalu? bagaimana cara menggunakan benda itu?" tanya Arion lagi.


"Ada tombol khusus" ucap Raka.


"Raka,bagaimana kamu bisa mengetahui semua tentang benda ini,bahkan akupun tidak tahu menahu tentang benda asing ini" sahut Frans.


"Aku mempelajari nya di buku yang baru rilis tahun lalu" balas Raka.


"Dapat dari mana buku nya?" tanya Frans.


Raka menghela nafas nya sebelum menjawab.


"Ada di markas ini,kamu bisa membaca nya di perpustakaan bawah" jawab Raka.


"Jangan bertanya lagi,lebih baik kita membereskan mayat pria ini dan wanita yang berada di dalam ruangan ku" ucap Raka.


Arion hanya geleng geleng kepala dengan ucapan Raka.


"Kau pasti tadi ingin melakukan hal yang tidak tidak dengan wanita itu kan?" tanya Arion.


"Tidak" jawab Raka spontan.


"Syukurlah,mungkin jika kau melakukan nya dengan wanita itu,bisa saja kau ikut mati tersengat listrik dari tubuh nya" ucap Arion.


Raka tidak membalas ucapan Arion.


"Sekarang kita pikirkan cara membereskan mayat ini,akan susah membawa nya dalam keadaan utuh seperti ini" ucap Raka.


"Potong saja beberapa bagian tubuh nya" balas Arion.


"Ya,aku akan melakukan nya pada pria ini,kalian berdua urus wanita yang berada di dalam ruangan ku,seret dia kesini,jangan lupa pakai sarung tangan untuk keselamatan" ucap Raka.


Arion dan Frans pergi ke ruangan Raka untuk membawa mayat Merry ke dalam ruang tahanan.


Setelah dua mayat itu di kumpulkan,mereka langsung memotong i bagian tubuh nya,Raka menggunakan gergaji, Frans menggunakan golok,sedangkan Arion menggunakan kapak yang di bawa tuan nya tadi.


Mereka memasukan potongan tubuh pria dan wanita itu ke dalam karung,lalu membawa nya ke tempat biasa mayat tahanan di bakar.


Selesai melakukan itu,mereka langsung masuk ke dalam markas menuju ruang pribadi mereka biasa berkumpul.


"Aku sangat lelah hari ini" Frans merebahkan tubuh nya di sofa.


"Aku juga,mata ku terasa berat,dari semalam tidak tidur sama sekali,ini sudah jam empat,aku akan ke ruangan ku untuk beristirahat,tolong jangan ganggu aku" Arion berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.


"Raka" Frans memanggil Raka.


"Hmm" jawab Raka.


"Aku sangat khawatir dengan tuan,sudah satu jam tuan tidak kembali" ucap Frans.


"Tuan bukan anak kecil lagi,jangan khawatir dengan nya,jika kamu seperti ini sama saja dengan tidak percaya kepada nya" balas Raka.


.


.


.


.


.


Hallo para reader ku 🌹 jangan lupa untuk like dan vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️.