
Hari sudah malam,mereka pulang sejak selesai makan malam di mansion Jack.
Jam menunjukan pukul sepuluh malam.
Nia sudah berada di dalam kamar nya untuk istirahat.
Saat berbaring di ranjang tiba tiba pintu kamar Nia terbuka.
"Kenapa belum tidur?" tanya Jack.
"Belum ngantuk tuan" balas Nia lalu tersenyum.
"Ada apa tuan? tumben sekali ke kamar ku" sambung Nia.
"Ada yang perlu aku sampaikan kepadamu!" ucap Jack.
"Apa tuan?" tanya Nia penasaran,jantung nya berdetak tidak beraturan, pikiran nya kemana mana sejak mendengar obrolan tuan nya dan sahabat nya tadi.
"Besok malam ikut aku ke acara resepsi pernikahan Eva" ucap Jack.
Nia menghela nafas nya.
"Tapi tuan,saya merasa tidak pantas untuk ikut tuan" balas Nia.
"Aku tidak suka penolakan!" tekan Jack.
"Tapi tuan" belum sempat Nia melanjutkan bicara.
"Aku tegaskan sekali lagi! aku paling tidak suka ada penolakan!! dan satu lagi! jika sedang bicara dengan ku,jangan pernah menggunakan kata saya,aku tidak suka kau terlalu formal dengan ku! " tekan Jack dengan sorot mata tajam.
Nia yang di tatap seperti itu merasa takut,dan pada akhir nya ia pun menyetujui ajakan Jack.
"Baiklah tuan,saya akan ikut" ucap Nia menunduk.
"Bagus!".
"Acara nya akan di adakan di bali,jadi..".
"Apa?! di di bali" Nia langsung mengangkat kepala nya, terkejut sekaligus senang.
"Ya ! kenapa kamu terlihat senang sekali?" tanya Jack.
"Sejak kecil aku ingin sekali pergi kesana tuan,tapi tidak bisa" jawab Nia lalu menunduk lagi.
Jack mengerti dengan kondisi keuangan Nia ,tiba tiba muncul pikiran di kepala Jack.
"Kalau begitu,sekalian kita liburan disana dua hari" ucap Jack.
"Beneran tuan?" tanya Nia dengan wajah berbinar.
"Apa wajah ku terlihat sedang bercanda?" tanya Jack namun di balas gelengan oleh Nia.
"Tapi tuan,saya tidak punya baju pesta" ucap Nia dengan raut wajah sedih.
"Itu urusan ku" ucap Jack lalu di balas anggukan oleh Nia.
Pembicaraan mereka selesai,Jack sudah keluar dari kamar Nia.
"Aku kira tadi tuan mau ngomong apa" ucap Nia lalu tersenyum.
"Padahal tadi aku kira tuan akan melamar ku".
"Duh Nia,kenapa GR banget sih jadi orang" Nia menepuk jidat nya.
_
Hari yang di tunggu tunggu akhir nya tiba.Nia sudah siap siap dengan dengan pakaian yang di belikan oleh Jack.
"Semua sudah siap,kita berangkat sekarang" ucap Jack.
Supir mengantar kan tiga orang ke pelabuhan,selain Jack dan Nia,Eva juga mengundang Frans ke pesta pernikahan nya.
Mereka akan menaiki kapal untuk pergi ke Bali,kenapa mereka lebih memilih menaiki kapal di banding pesawat? karena Jack suka dengan lautan,dia ingat saat dulu pertama kali pergi ke Bali dengan kakak dan kedua orang tua nya,mereka semua bahagia menikmati keindahan laut.
Di kapal Nia tak henti henti nya mabuk darat, maklum ini baru bertama kali bagi nya menaiki kapal.
Penyebrangan membutuhkan waktu satu jam dari Banyuwangi ke Bali.
Di Bali.
Badan Nia terasa lemas,saat di perjalanan Nia tidak kuat dengan gerakan di kapal hingga membuat nya mabuk darat,tenaga nya seakan habis.
Mereka menaiki mobil menuju villa yang tidak jauh dari tempat pesta pernikahan Eva nanti.
Jack melihat wajah Nia yang tampak pucat,dan akhir nya Jack memutus kan untuk berhenti di sebuah resto.
Setelah selesai dari resto tampak wajah Nia yang sudah kembali segar,dari pada sebelum nya.
Perjalanan berlanjut,hingga sampailah mereka di sebuah villa yang tepat berada di pinggir pantai.
Di villa.
Nia kagum dengan pemandangan di depan villa yang mana pemandangan langsung tertuju pada laut biru,di tambah udara yang sangat segar.
"Ini benar benar indah" gumam Nia.
"Bagaimana? suka?" tanya Jack.
"Suka banget tuan,ini sangat indah" jawab Nia tanpa mengalihkan pandangan nya dari laut.
"Berbalik lah!" suruh Jack kepada Nia.
Nia pun membalikan badan nya,dan mendapati tuan nya sedang memegang camera yang di arah kan kepada nya.
Saat Nia berbicara dan hendak membalikan badan nya kembali tiba tiba.
'Jepret'
"Bagus" ucap Jack lalu tersenyum.
.
.
.
.
.
.
.
Hallo para readers ku 🌹 jangan lupa untuk like dan vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️.