My Life With A Mafia Boss

My Life With A Mafia Boss
EPISODE 86



Maya sedang dalam perjalanan pulang dari kantor perusahaan,kali ini memutuskan untuk berjalan kaki,sekalian mencari angin segar.


"Hai" seorang pria datang dan menyamai langkah kaki Maya.


"Ooh,hai" Maya sedikit mempercepat langkahnya.


"Jalan sendirian malam begini pasti dari club ya".


Maya melirik sekilas,ia sedikit risih lalu mulai was was,seperti nya pria ini sedang mabuk.


"Aku harus lari...1,2,3.....


Maya lari secepat mungkin tanpa melihat ke belakang.


"Hei, tunggu aku!".


Namun sayang nya Maya kalah cepat sehingga pria itu berhasil menyamai langkah kaki nya.


"Jangan macam macam kamu,lepasin tidak!" pria itu memaksa Maya ikut dengan nya.


"Hei lepasin! toloonggg.....Eummm,,,,ummm.....


"Coba saja teriak kalau bisa".


"Aaah,sial! mau lari kemana kamu!" mengejar Maya sambil memegangi tangan nya yang habis di gigit .


"Tolooong.....


"Kena kamu! jangan coba coba untuk kabur lagi,karena percuma bakal kutangkap juga hahaha..".


"Eummm,,,uuummm....


Pria itu kembali membekap mulut Maya dan memaksa ikut pergi dengan nya.


Tin...Tin....


"Berhenti!".


"Lepasin dia!".


"Kamu tidak berhak ikut campur,dia adalah kekasih ku,kami sedang bertengkar dan itu adalah hal wajar,lebih baik kamu pergi sekarang dan jangan ikut campur urusan kami" ucap nya.


Maya tidak terima dengan ucapan pria tadi,ia kembali menggigit tangan nya dan menyikut dada pria itu lalu berlari ke arah Arion.


"Bukan,aku tidak kenal dengan dia" nafas Maya terengah-engah.


"Masuk ke dalam mobil,ini biar menjadi urusan ku" perintah Arion.


"Baiklah" Maya langsung berlari masuk ke dalam mobil dan melihat kejadian demi kejadian di depan mata nya.


"Ampun, saya hanya dalam pengaruh alkohol" meminta ampun kepada Arion karena diri nya sudah kalah dan babak belur akibat pukulan dan bogem yang Arion berikan.


"Mana ada mabuk ,orang kamu waras seperti ini!" Arion memberikan hadiah terakhir,yaitu menendang pria itu lalu pergi meninggalkan nya yang terkapar lemas di pinggir jalan.


Arion masuk ke dalam mobil.


"Pakai sabuk pengaman mu, biar ku antar pulang" Arion memasang kan sabuk Maya.


"Terimakasih" ucap Maya canggung.


*********


"Aku sudah menyangka hal ini terjadi".


"....".


"Kali ini aku setuju dengan rencana mu Raka, selesaikan semuanya bersama Arion,jangan menganggu ku lagi setelah ini" Jack mematikan telepon nya.


"Sampah!" Jack melemparkan ponsel ke sembarang arah,lalu kembali berbaring di sisi Nia yang masih tertidur pulas.


"Euuumm...." Nia terbangun.


"Jam 4 sayang".


"Kamu bangun jam berapa?" tanya Nia.


"Baru saja aku bangun,kenapa? apa mau mengulangi yang kemarin?" Jack berkata sambil memeluk Nia.


"Jangan bercanda Jack,ini masih jam 4 pagi" Nia membenamkan wajahnya di dada Jack.


"Sayang,jangan gunakan nama lagi untuk memanggil ku" ucap Jack.


"Panggil seperti aku memanggil mu saat ini" sambung Jack lagi.


"Maaf,aku masih belum terbiasa memanggil mu seperti itu" balas Nia.


"Harus di biasakan mulai dari sekarang,jangan ragu atau malu mengucapkan nya karena kita adalah sepasang suami istri" tangan Jack merapikan rambut Nia yang sedikit berantakan di atas bantal.


"Secepat itu dia tidur lagi?" batin Jack, karena ucapan nya tidak kunjung ada balasan sama sekali sejak lima menit yang lalu.


******


"Selamat pagi Vin" sapa Maya.


"Tumben datang cepat,biasa nya masih nanti" balas Kevin.


"Jadi males kalau di tumbenin gini" ucap Maya.


"Yayaa..Sorry,lagian tidak seperti biasa sih" balas Kevin..


"Hmm,hmmm seperti nya lagi bahagia nih" sambung Kevin.


"Iya dong,harus itu" ucap Maya lalu membayangkan wajah Arion ketika sedang memasangkan sabuk pengaman kemarin.


"Dia lebih ganteng jika di lihat dari dekat" batin Maya.


"Wooiii!".


"Aah,iya ada apa?" Maya tersadar dari lamunan nya.


*********


Cup.


"Morning kiss" Jack tersenyum.


"Aku mau mandi dulu" Nia bangkit dari ranjang,namun di tahan oleh Jack.


"Mandi bersama" Jack ikut bangkit dan langsung menggendong Nia masuk ke dalam kamar mandi.


1 jam..


"Sa-sayang pelan pelan".


2 jam sudah mereka di dalam kamar mandi, entah apa yang mereka lakukan author juga tidak tahu.


.


.


.


.


.


.


.


Hallo para reader ku 🌹 jangan lupa untuk like dan vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️.