
Di markas sudah ada Arion, Raka dan Frans yang menunggu kedatangan Jack.
Jack sudah berada di ruangan nya bersama tiga anak buah nya,mereka sedang merencana kan sesuatu yang entah apa itu author juga tidak tahu.
Jack meninggalkan markas lalu pergi ke sebuah club malam.
Di dalam club Jack sedang berada di ruang VIP dan di temani beberapa wanita malam yang terus terusan menggoda Jack namun Jack tidak tertarik sama sekali kini yang hanya ada di pikiran nya adalah Nia Nia dan Nia.
"Tuan bermain lah dengan ku,aku berjanji akan memuaskan mu" ajak Lusi,wanita malam itu bergelanyut manja kepada Jack , Jack yang melihat tingkah minjijikan itu langsung mendorong tubuh Lusi,tapi Lusi mendekat lagi kepada Jack dan mengusap dada Jack.
"Jauhkan tangan kotor mu dari tubuh ku" Jack menepis tangan wanita itu dengan kasar.
"Tuan anda menyakiti ku" ucap Lusi mengeluarkan air mata buaya nya.
"Cuiihh" Jack meludahi Lusi.
"Aku tidak sudi bermalam dengan wanita penggoda seperti mu" ucap Jack dengan nada jijik.
Lusi berhenti menangis dan langsung pergi meninggalkan Jack.
Jack menghabiskan malam nya di club malam di temani beberapa botol minuman ber alkohol, Jack mabuk dan tidak sadarkan diri,tiba tiba ada seorang pria memapah tubuh Jack dan membawa nya keluar dari club.
Di mansion Jack terlihat seorang pria memapah Jack masuk ke kamar,lalu pria itu keluar dari kamar Jack dan pergi.
Di pagi hari Nia sudah berada di mansion Jack,Nia masuk mencari keberadaan Jack tapi nihil batang hidung nya pun tidak terlihat.
"Kemana ya tuan Jack,apa masih tidur?" Batin Nia bertanya sambil celingak-celinguk di mansion Jack.
"Ngapain juga aku mencari nya" ucap Nia.
Nia tidak peduli sekarang Jack ada di mana yang terpenting bagi nya adalah memasak untuk sarapan tuan nya entah nanti di makan atau tidak itu bukan urusan Nia.
Nia sudah selesai memasak dan sudah tertata rapi di meja makan.
Nia berjalan menaiki tangga untuk menemui Jack yang mungkin masih berada di dalam kamar nya,sesampai di lantai atas Nia bingung di mana letak kamar Jack.
Saat Nia melewati satu kamar dengan pintu yang berbeda, Nia mendengar suara orang sedang muntah, Nia yakin itu adalah Jack.
"Tuan,apa tuan ada di dalam" panggil Nia dengan nada khawatir,namun tidak ada jawaban sama sekali dari Jack.
"Tuan.." panggil Nia lagi namun masih sama tidak ada jawaban sama sekali.
Nia mondar mandir di depan kamar Jack selama beberapa menit,namun Jack masih belum keluar,Nia berinisiatif membuka kamar Jack namun masih tidak berani.
"Apa aku buka saja ya,tapi rasa nya sangat lancang jika aku masuk tanpa izin" gumam Nia.
"Bodoamat lah sekarang yang terpenting adalah tuan Jack" ucap Nia.
Nia membuka pintu kamar Jack lalu masuk,tapi tidak ada tanda tanda ada orang di dalam kamar itu.
"Tuaann.." panggil Nia.
"Tuan di mana".
"Apa tuan baik baik saja".
Namun masih tidak ada jawaban sama sekali.
"Mungkin di kamar mandi, aku harus mengecek nya" batin Nia lalu pergi ke kamar mandi.
Nia membelakangi pintu kamar mandi lalu mengetuk pintu nya,namun Nia merasa ada yang beda saat mengetuk pintu.
"Kenapa pintu nya tidak berbunyi saat di ketuk" ucap Nia lalu menoleh ke belakang dan.
"Aaaaahkk" teriak Nia sambil menutup mata nya saat melihat tubuh Jack yang di aset i roti sobek terpampang jelas di mata nya.
Nia pergi hendak kabur namun tangan nya di cekal oleh Jack.
"Mau kemana kamu? Berani sekali masuk ke kamar ku tanpa seizin ku dulu" ucap Jack.
"Saya tadi memanggil nama tuan beberapa kali tapi tidak ada jawaban sama sekali dari tuan,saya khawatir tuan kenapa kenapa mangka nya saya masuk ke kamar tuan untuk mengecek keadaan tuan" ucap Nia yang masih menutup matanya dengan kedua telapak tangan nya.
Jack melepaskan cekalan nya.
"Keluar dari kamar ku" perintah Jack.
Tanpa kata kata Nia langsung keluar dari kamar Jack.
Nia sudah berada di lantai satu lalu pergi ke dapur sambil mengingat kejadian memalukan tadi saat melihat Jack yang hanya menggunakan handuk se pinggang lalu memperlihatkan roti sobek milik nya yang membuat siapapun melihat nya pasti akan terpesona.
"Ternyata dia memiliki kebun bunga yang sangat indah" batin Nia saat berada di kebun.
Jack sudah turun dari lantai atas menuju dapur,saat di dapur Jack tidak melihat sosok Nia.
"Kemana dia pergi" ucap Jack.
Lalu Jack duduk dan sarapan."Masakan nya mirip sekali dengan masakan ibu ku" batin Jack lalu melanjutkan sarapan nya.
Setelah Jack selesai sarapan, Jack mencari Nia dan ternyata Nia sedang duduk di kebun bunga belakang rumah Jack.
Jack menghampiri Nia."Ekhem" Jack berdehem.
Nia menoleh ke belakang dan mendapati Jack yang sedang menatap nya.
"Tu-tuan" ucap Nia lalu berdiri.
"Jangan lupa nanti bawakan makan siang ke kantor ku" ucap Jack.
"Baik tuan" ucap Nia menunduk.
"Saya sudah siapkan Supir untuk mengantar mu ke kantor ku" ucap Jack dengan ekspresi datar,Nia hanya mengangguk karena itu adalah hal wajar bagi nya.
Jack pergi meninggalkan Nia di kebun,Jack berangkat ke kantor menaiki mobil nya,saat di jalan Jack berpikir keras siapa yang sudah membawa nya ke Mansion tadi malan,dan akhir nya Jack berpikir akan mengecek Cctv lewat ponsel nya di kantor nanti,karena Cctv di rumah Jack sudah di sambungkan ke ponsel Jack jadi di manapun Jack bisa melihat keadaan mansion lewat ponsel nya.Sesampai di kantor Jack langsung masuk ke ruangan nya dan mulai membuka ponsel untuk mengecek Cctv.
Saat melihat seseorang yang memapah nya rahang Jack mengeras.
"Zein Arganta..." ucap Jack menatap video rekaman Cctv dengan aura membunuh nya.
"Braaakkk!!" Jack menggebrak meja nya.
"Berani sekali pria sialan itu menyentuh ku" ucap Jack dengan rahang mengeras.
Jack dan Zein dulu adalah sahabat dekat selama bertahun tahun, namun karena ada kesalahpahaman persahabatan mereka hancur hingga membuat Jack membenci Zein.
Flashback on.
Jack pergi ke rumah tunangan nya yaitu Cindy,Jack langsung masuk ke rumah Cindy lalu mendapati Cindy sedang berciuman dengan Zein sahabat nya.
Rahang Jack mengeras saat melihat kejadian itu.
"Jack ini salah paham" ucap Zein.
Cindy yang melihat ada Jack langsung pura pura nangis.
"Sayang dia ingin hubungan kita hancur,dia menginginkan ku maka nya dia datang ke rumah ku lalu memaksaku untuk tidur dengan nya hiks hiks" cindy menangis.
"Hentikan omong kosong mu dasar wanita jal*ng,kamu sudah menjebak ku dan sekarang kamu memfitnah ku!" bentak Zein kepada Cindy.
Jack percaya kepada Cindy,lalu menatap Zein dengan sorot mata tajam,tanpa aba aba Jack langsung memukuli Zein.
"Jack kamu lebih percaya kepada jalang ini di banding dengan sahabat mu sendiri,dia yang ingin persahabatan kita hancur,dia menjebak ku" ucap Zein menjelaskan namun Jack sudah di butakan oleh cinta nya jadi Jack hanya percaya kepada Cindy.
"Kamu pergi dari sini" usir Jack dengan penuh amarah.
"Jack dia menjebak ku" ucap Zein mencoba menjelaskan namun segera di seret keluar oleh Jack.
Flashback off.
Sejak saat itu Jack membenci Zein hingga saat ini.
Di tambah lagi saat mengingat Cindy meninggalkan nya padahal pernikahan mereka hanya tinggal beberapa hari lagi.
.
.
.
.
.
.
Hallo para readers ku 🌹. Jangan lupa untuk like and vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️.