
Nia sudah pulang dari supermarket,sesampai di mansion Nia langsung masuk ke dapur,di dapur Nia sedang manata belanjaan nya di dalam kulkas,setelah selesai menata Nia mulai memasak untuk di bawakan ke kantor Jack.
Setelah selesai semua Nia keluar dari Mansion Jack tidak lupa untuk mengunci nya,Nia pergi ke kantor Jack menggunakan taxi,sesampai di kantor Nia langsung masuk tapi di cegah oleh beberapa security.
"Saya mau bertemu pemilik perusahaan ini pak,dia memintaku membawakan makan siang ke kantor nya" Nia menjelaskan kepada beberapa security yang menghadang nya,
Namun security itu tidak percaya karena penampilan Nia yang terbilang kurang bagus.
"Anda jangan bohong mana mungkin tuan Presdir mau bertemu dengan orang seperti mu dek,dari tampilan saja sudah tidak memungkinkan " ucap salah satu security.
Nia sudah beberapa kali menjelaskan namun tidak ada yang percaya kepada nya.
Tiba tiba sekretaris nya Jack datang.
"Ada apa ini ramai ramai?" tanya Eva sekretaris Jack.
"Ini nona ada wanita gila mau bertemu dengan tuan Presdir" ucap bapak Yanto salah satu security.
Eva melihat Nia dari ujung rambut hingga ujung kaki."Ada perlu apa nona ingin bertemu dengan tuan Presdir?" Tanya Eva dengan nada lembut kepada Nia.
Nia yang di perlakukan seperti itu hanya tersenyum lalu menjawab pertanyaan Eva.
"Saya di suruh tuan Jack mengantarkan makan siang nya ke kantor buk" jawab Nia.
Eva yang di panggil buk tidak tersinggung Karena usia nya kini sudah menginjak 27 tahun tapi Eva lebih suka jika di panggil kak.
"Siapa nama anda nona?" Tanya Eva.
"Nama saya Nia buk" jawab Nia.
"Niaa jangan panggil saya buk jika kamu mau panggil saya kak saja" ucap Eva kepada Nia.
"Ah iya maaf kak" ucap Nia.
"Ya sudah saya akan tanyakan dulu kepada tuan Presdir,kamu tunggu di sini ya" ucap Eva lalu pergi.
Setelah kepergian Eva para karyawan di kantor menatap Nia jijik.
"Kenapa sih sekretaris itu memperlakukan pengemis segitu baik nya".
"Iya ya kalo aku sih ogah,lihat saja penampilan nya,melihat pun rasa nya tidak sudi".
Nia hanya diam menahan malu,tapi bagaimana pun Nia harus tetap menemui Jack karena ia meminta nya untuk mengantar makan siang ke kantor nya.
Tiba tiba semua karyawan diam,Jack menghampiri Nia.
"Kamu di apakan sama mereka?" tanya Jack kepada Nia.
Nia hanya menunduk menahan malu dari tadi,Jack yang tahu kalo Nia sudah di perlakukan tidak baik di kantor nya pun sangat marah.
"Kalian apa kan dia?!" Bentak Jack kepada para karyawan yang berada di situ,namun tidak ada jawaban dari mulut mereka,mereka semua hanya menunduk.
"Rasain! siapa suruh membangunkan singa yang tertidur" batin Eva yang memang tidak suka kepada mereka yang suka semena mena kepada orang.
"Kalau hal seperti ini terulang lagi akan ku pecat kalian semua!" suara Jack meninggi lalu Jack pergi menarik tangan Nia ke ruangan nya.
Sesampai di ruangan Jack Nia tetap menunduk.
Emosi Jack sudah mereda,Jack tidak mau melihat Nia ketakutan saat melihat Jack sedang marah.
"Kamu di apakan sama mereka?" Tanya Jack dengan nada lembut.
Nia yang di perlakukan seperti itu mulai hilang ketakutan nya.
"Mereka tidak ngapa ngapain saya tuan,hanya salah paham saja" ucap Nia.
"Jangan bohong Nia,katakan dengan jujur!" Seru Jack.
Lalu Nia menceritakan semua mulai dari awal pas dia masuk hingga di hina oleh mereka.
Jack sangat marah namun Jack mencoba setenang mungkin di hadapan Nia.
"Mereka tidak akan melakukan itu lagi kepadamu" ucap Jack.
Nia hanya mengangguk lalu memberikan makanan yang di bawa Nia kepada Jack.
"Tuan ini makan siang nya" Nia memberikan makanan yang di bawa nya tadi sambil tersenyum.
Jack menerima kotak itu.
"Apa kamu sudah makan siang?" tanya Jack lalu di jawab gelengan oleh Nia.
"Kita makan ini bersama" ucap Jack lalu membuka kotak berisi makanan itu.
"Sudah berapa kali saya bilang kalo saya tidak suka di bantah" seru Jack.
Nia yang sudah pasrah akhir nya mau makan bersama dengan Jack karena tidak mungkin Nia bisa berdebat dengan orang seperti Jack.
Mereka berdua sudah selesai makan bersama nya.
Hari sudah sore Nia ingin mandi tapi tidak tau harus ngomong apa sama Jack.
Jack yang melihat Nia mulai tidak nyaman pun tahu apa yang ada di dalam pikiran Nia.
"Kalo kamu mau mandi,mandilah" suruh Jack.
"Tapi saya tidak bawa baju ganti tuan" jawab Nia.
Jack tahu itu lalu Jack menelpon seseorang,setelah 15 menit menunggu tibalah seorang pria membawa paper bag ke ruangan Jack.
"Kamu kasih ke dia" ucap Jack milirik Nia sekilas lalu kembali fokus ke pekerjaan nya.
"Ini nona" ucap pria itu memberikan paper bag yang ada di tangan nya kepada Nia.
Nia mengambil paper bag itu."Iya terimakasih" ucap Nia lalu tersenyum ramah.
Pria itu berpamitan kepada Jack lalu pergi keluar dari ruangan Jack.
Setelah orang itu pergi dari ruangan Jack, Nia membuka paper bag itu,mata nya berbinar saat melihat dress cantik yang tentu harga nya sangat mahal.
"Tuan ini sangat mahal untuk saya,saya tidak kuat untuk membayar nya" ucap Nia dengan nada polos nya,Karena Nia baru pertama kali akan memakai pakaian ber merek.
"Kamu tidak akan membayar, itu gratis untuk mu,sekarang mandi lah" seru Jack.
Nia merasa lega lalu pergi ke kamar mandi,setelah 20 menit Nia sudah selesai melakukan ritual mandi nya, Nia keluar dari kamar mandi menggunakan dress yang di berikan oleh Jack.
Jack memandang Nia lama namun segera mengalihkan pandangan nya ke arah lain.
Hari sudah malam, Jack sudah menyelesaikan pekerjaan nya,Jack keluar dari ruangan kerja di ikuti Nia di belakang nya,sesampai di loby banyak pasang mata yang memperhatikan penampilan Nia,tidak sedikit yang berpikir tidak tidak.
Nia masuk ke dalam mobil Jack, laluJack melajukan mobil nya.
Jack berhenti di depan restoran bintang 5 di kota tersebut.
"Tuan kenapa berhenti di sini?" tanya Nia.
"Kita makan malam di sini" jawab Jack.
"Tapi tuan saya bisa memasak nya di rumah tuan" ucap Nia.
"Tidak perlu,kita makan di sini saja" balas Jack.
Nia hanya pasrah karena percuma debat dengan Jack yang pasti nya selalu kalah.
Jack masuk ke dalam restoran lalu memesan berbagai makanan kepada pelayan.
Setelah 15 menit menunggu akhir nya makanan sudah datang.
"Tuan ini banyak sekali,anda tidak sedang mengulangi kejadian kemaren kan?" tanya Nia yang masih khawatir Jack akan menyuruh nya membayar seperti kejadian di cafe.
"Saya tidak akan mengulangi nya" jawab Jack.
Nia yang awal nya ragu ragu akhir nya mau memakan makanan yang di pesan Jack.
Mereka kini sudah selesai makan malam,lalu Jack mengantarkan Nia pulang ke rumah bibi nya,Nia tidak menolak karena ini sudah malam dan diri nya sudah ngantuk.
Setelah Jack mengantarkan Nia,Jack tidak langsung pulang melainkan pergi ke markas.
.
.
.
.
.
.
Hallo para readers ku 🌹 jangan lupa like and vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️, untuk penulisan author minta maaf kalo sulit untuk di pahami.