
Nia terkejut dengan pengakuan Zein.
"Apa! saya minta maaf tuan saya tidak tau kal..." ucapan Nia terpotong.
"Tidak apa apa nona" ucap Zein sembari tersenyum kepada Nia.
Yasmin dari tadi menunduk." Tuan saya permisi dulu" pamit Yasmin lalu meninggalkan Zein dan Nia berdua.
"Saya akan membersihkan nya dulu tuan"ucap Nia.
"Tidak perlu,biar cleaning servis yang membersihkan nya,kamu ikut saya " ucap Zein.
"Kamu bersihkan ini" suruh Zein kepada laki laki berumur sekitar 35 tahunan.
"Baik tuan saya akan segera membersihkan nya" ucap pegawai cleaning servis.
"Tu..." Belum sempat Nia melanjutkan bicara nya,Zein sudah menarik tangan Nia.
Zein membawa Nia ke ruang VIP di cafe itu.
"Tuan kenapa membawa saya kesini" ucap Nia dengan pandangan takjub melihat ruangan itu,karena Nia belum pernah mengantarkan makanan ke ruang VIP.
"Tidak ada,hanya ingin ngobrol saja dengan mu" ucap Zein tersenyum.
"Dia manis sekali saat tersenyum,tapi kenapa dia selalu tersenyum saat berbicara pada ku,aahh ngapain juga di pikirin,aku gak boleh GR,aku masih tahu diri" batin Nia.
"Nona,nona kenapa melamun,ayo duduk" ucap Zein.
Nia langsung tersadar dari lamunan ny."Ah,tuan berbicara apa tadi?" tanya Nia kebingungan.
"Pfffftt, tidak ada kok ayo duduk" Zein menahan tawanya saat melihat ekspresi Nia yang sedang kebingungan.
Nia dengan ragu ragu mulai duduk berhadapan dengan Zein.
"Nona siapa nama mu" tanya Zain.
"Nama saya Nia tuan" jawab Nia dengan kepala menunduk.
"Nama yang cantik,seperti orang nya" ucap Zein dalam hati .
"Ooh iya perkenalkan nama saya Zein" Zein memperkenalkan diri nya.
"Saya sudah tahu tuan,para pelayan sering membicarakan nama anda,katanya pemilik cafe ini sangat tampan" ucap Nia.
"Apa aku sebegitu tampan nya?" tanya Zein kepada Nia.
"Anda memang tampan tuan" jawab Nia.
"Ah, terimakasih nona" ucap Zein tersipu malu.
Zein sudah pulang,obrolan mereka sudah selesai dan Nia sudah kembali melakukan pekerjaan nya.
Di sisi lain Jack sudah selesai meeting dengan klien nya,Jack pergi menuju markas bersama Frans,sesampai di markas banyak anak buah yang menyambut kedatangan Jack dan frans.
Jack langsung pergi ke ruang tahanan,di tahanan terlihat Andin yang sedang pingsan karena masih dalam pengaruh bius.
Flashback on.
"Hahaha senang sekali rasa nya ngerjain tuh anak,pasti sekarang dia kesakitan " tawa Andin yang sedang mengendarai motor.
Tiba-tiba ada mobil yang menghadang motor andin dan keluarlah 2 pria berawakan besar menghampiri Andin dan langsung membius Andin.
Flashback off.
Andin sudah sadar dari pingsan nya,dia menatap sekeliling nya,Andin ingin berdiri tapi tidak bisa karena kaki dan tangan nya di ikat,tiba-tiba terdengar suara langkah kaki,lalu terdengar suara pria.
"Karena kamu sudah sadar mari kita mulai permainan nya" Jack mendekati Andin lalu memperlihatkan senyum smrik nya kepada Andin.
Andin bergidik ngerti melihat senyuman Jack,lalu Andin memberanikan diri untuk membuka bicara.
"Siapa anda?,kenapa anda menculik saya,lepaskan saya atau anda saya laporkan ke polisi!" ancam Andin.
"Silahkan kalo kamu bisa" titah Jack.
"Apa alasan mu menculik ku dan apa yang akan kamu lakukan kepada ku?" tanya Andin.
Plak*
"Aaws,apa yang kamu lakukan pria sialan!" Bentak Andin.
Jack marah kepada Andin yang sudah membentak nya.
"Sekali lagi kamu membentak ku akan ku potong lidah mu" ancam Jack yang sudah siap untuk mengeluarkan pisau nya dari saku.
Andin memilih diam,takut dengan ancaman Jack.
"Kamu ingin tahu kenapa aku membawa mu kesini,hah?" Suara Jack menggelegar di ruang tahanan.
Andin pucat pasi melihat Jack yang penuh dengan amarah,sorot mata yang tajam menambah aura membunuh nya.
Andin hanya menggeleng.
"Cuih" Jack meludahi Andin.
"Apa kamu tidak ingat apa yang kamu lakukan dengan wanitaku saat di supermarket dan apa kamu juga tidak ingat saat kamu dengan sengaja menyerempet nya hinggah terjatuh?" tanya Jack penuh tekanan.
"Apa maksud anda Nia?" Andin tanya balik kepada Jack,bahkan Andin sudah berkeringat dingin.
"Tepat sekali" Jack mendekati Andin.
Andin sudah bergetar hebat mendengar ucapan Jack."Tolong jangan bunuh saya tuan,saya janji tidak akan menganggu Nia lagi,saya akan melakukan semua perintah tuan tapi tolong jangan bunuh saya" Andin memelas dengan deraian air mata di pipi nya.
"Saya tidak menerima kata maaf dari siapapun" ucap Jack lalu mengeluarkan pistol nya dan mengarahkan ke jantung Andin.
"Dorr".
Andin sudah tidak bernyawa lagi,Jack menyuruh anak buah nya masuk ke ruang tahanan.
"Kalian kirim mayat wanita ini ke keluarga nya" perintah Jack kepada anak buah nya.
Jack pergi ke ruang pribadi nya untuk menemui Frans dan Raka.
Jack membuka pintu dan terlihat lah 2 pria sedang duduk di sofa lagi menghisap rokok nya,Jack ikut duduk di sofa yang sama.
"Frans apa saja yang di lakukan Bram di luar negri dan apa Bram sudah kembali ke negara ini?" Tanya Jack kepada Frans.
"Mereka hanya melakukan perdagangan gelap saja tuan, Bram akan kembali besok lusa" jawab Frans menjelaskan.
"Rak kamu persiapkan untuk perdagangan senjata kita Minggu depan,kita akan melakukan nya di hutan negara B " perintah Jack kepada Raka.
"Untuk perdagangan kali ini kita harus lebih waspada,mereka meminta ku untuk tidak membawa siapa siapa ikut dengan ku,kita harus susun strategi untuk mengelabuhi mereka " Jack menjelaskan.
"Tapi sebaik nya kita ikut boss dan membawa beberapa anak buah juga" ucap Frans.
"Iya kalian ikut tapi bersembunyi lah agar tidak ketahuan,aku ingin tahu apa saja yang akan mereka lakukan pada ku" ucap Jack.
"Siap boss kita akan selalu melindungi boss walau nyawa pun taruhan nya" ucap Frans namun di abaikan oleh Jack.
"Arion di mana?" tanya Jack.
"Dia lagi latihan di bawah" Jawab Raka yang masih setia menghisap rokok nya.
Tiba-tiba Arion datang dengan dada telanjang yang berkeringat yang menambah kesan maskulin nya.
" Wah ada boss,kapan boss kesini?" tanya Arion.
"Saya di sini dari tadi " jawab Jack.
"Aku akan pulang,kalian jaga markas jika ada sesuatu yang mengganjal kalian segera hubungi aku" ucap Jack lalu berdiri meninggalkan mereka dan langsung pergi.
"Seperti nya akan terjadi sesuatu" ucap Raka.
"Iya lah tidak mungkin boss berbicara seperti itu kalo tidak akan terjadi sesuatu" sahut Frans.
"Mungkin akan ada penyusup masuk ke markas" ucap Arion.
"Bisa jadi" ucap Raka.
"Kita jangan sampai lengah menjaga markas" timpal Raka.
Lalu di balas anggukan oleh Arion dan Frans.
Disisi lain Jack mengendarai mobilnya menuju cafe untuk makan malam,karena pembantu nya masih ada di kampung jadi Jack makan di luar.
Jack sudah mengambil tempat duduk.
Nia yang melihat orang yang sudah beberapa hari ada di dalam pikiran nya datang ke cafe merasa sangat senang,lalu menghampiri Jack.
"Tuan ini buku menu nya" Nia memberikan buku menu nya ke Jack.
"Iya" Jack mengambil buku menu dari tangan nia.
"Bawakan semua makanan ter mahal di cafe ini" Ucap Jack.
Nia tercengang saat Jack memesan semua makanan mahal disini yang mencapai jutaan per porsi nya.
"Apa anda yakin tuan?" tanya Nia yang masih tidak percaya.
"Apa saya terlihat sedang bercanda?" Jack tanya balik kepada Nia.
"Ah tidak tuan,baik lah saya akan membawakan nya,saya permisi dulu" pamit Nia kepada Jack dan langsung pergi ke dapur.
15 menit Jack menunggu akhir nya datang pesanan nya yang di bawakan 2 pelayan sekaligus,pelayan membawa meja dorong karena memang pesanan Jack lumayan banyak.
Akhirnya pesanan Jack tertata rapi di meja nya.
Sebelum pelayan pergi dari meja Jack,Jack menyuruh pelayan memanggil pelayan yang bernama Nia,pelayan itu memanggil Nia lalu Nia menghampiri nya,setelah Nia sampai di meja Jack,Jack menyuruh 2 pelayan itu untuk pergi.
"Kalian boleh pergi" usir Jack kepada 2 pelayan tadi.
Pelayan itu langsung pergi meninggalkan Jack dan Nia.
.
.
.
.
.
.
Haii para readers ku🌹jangan lupa untuk like dan vote agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjut nya♥️.