
"Jack,kamu yakin mau ke kantor hari ini?" tanya Nia.
"Aku sudah sembuh" Jack mengambil tas kerja.
Nia melihat Jack dari ujung rambut sampai ujung kaki,memang benar Jack terlihat lebih baik dari kemaren,wajah nya juga sudah kembali normal,tidak merah merah lagi.
"Masih tidak percaya?" Jack menaikan satu alis nya.
"Huft,aku percaya" jawab Nia.
"Atau mau ikut ke kantor?" tanya Jack lagi.
"Apa boleh?" tanya Nia antusias.
"Tentu saja" jawab Jack dengan senyum mengembang.
Ini adalah senyum paling tulus yang pernah Nia lihat.
"Tunggu sebentar ! aku pergi bersiap siap".
Beberapa menit kemudian.
"Aku sudah siap".
******
Di kantor perusahaan.
"Lihat itu, terlihat mesra bukan?" ucap salah satu pegawai saat melihat Jack dan Nia berjalan dengan tangan bergandengan.
"Mereka adalah pasangan yang sangat serasi sekali,satu cantik,satu lagi tampan" mereka tidak henti henti nya memuji Jack dan Nia, bahkan sampai mereka berdua menghilang dari pandangan pun.
_
Di sisi lain,Frans mendengar dari Lusi kalau Jack datang bersama sang istri ke kantor.
"Mau kemana?" tanya Lusi saat melihat Frans hendak pergi.
"Bukan urusan mu" Frans pergi begitu saja.
Tok...Tok..Tok
"Masuk".
Ceklek* pintu terbuka.
"Tuan, anda sakit apa?" tanya Frans dari ambang pintu,terlihat tidak sopan memang.
"Kau lihat,aku baik baik saja" jawab Jack.
Frans menatap seorang wanita yang duduk di sofa.
"Dia sudah sembuh" ucap Nia.
"Syukurlah" Frans lega mendengar ucapan Nia.
"Frans,aku berniat untuk memindahkan tempat kerjamu di ambang pintu" ucap Jack.
Frans sadar dengan tindakan nya."Jangan tuan,aku akan pergi dari sini".
Tanpa pamit Frans langsung pergi,sangat tidak sopan.
Plak* Frans menepuk jidat,lupa pintu nya belum di tutup.
Frans putar balik."Maaf tuan,aku lupa menutup pintu".
Setelah pintu di tutup,Nia dan Jack saling pandang lalu mengangkat bahu secara bersamaan.
"Dia kenapa?" tanya Nia.
"Aku tidak tahu" jawab Jack.
_
Beberapa jam berlalu, sekarang sudah waktu nya makan siang...Jack menyuruh Frans memesankan makan siang untuk dia dan istri nya.
Tidak lama setelah kepergian Frans.
Jack mendapat kabar kalau ada seseorang ingin bertemu dengan diri nya.
"Biarkan dia masuk" Jack menaruh telepon kembali ke tempat nya.
"Siapa?".
"Aku tidak tahu".
Hening...
"Jack".
"Aku mau berlatih lagi" ucap Nia.
"Mulai kapan?" tanya Jack.
"Mulai besok" jawab Nia.
"Hmm baik lah,tapi besok aku yang akan mengantar mu" ucap Jack.
"Tapi pekerjaan mu?" tanya Nia merasa tidak enak hati.
"Kenapa dengan pekerjaan ku? aku akan bekerja setengah hari,dan setelah makan siang aku langsung mengantar mu" ucap Jack.
Ceklek* pintu terbuka,percakapan mereka berhenti lalu melihat siapa yang datang.
"Maaf kalau aku menganggu kalian".
"Aku membawakan makan siang,sekalian melihat keadaan mu,kemarin Frans bilang kalau kamu sakit" wanita itu berjalan mendekat lalu duduk di samping Jack,sekarang posisi Jack di apit oleh istri dan wanita itu.
"Tidak perlu repot repot,kami bisa memesan makanan sendiri" ucap Nia,ia melihat wanita itu bergeser sedikit mendekati Jack.
"Ini tidak repot sama sekali" ucap nya.
"Ooh iya kita belum berkenalan sebelum nya...Perkenalkan saya Rena".
Nia membalas uluran tangan Rena."Saya Nia".
"Ooh iya,seperti nya aku harus pergi...Makanan nya aku taruh di sini,semoga kalian memakan nya" ucap Rena lalu pergi.
"Jangan di makan!" Jack menahan tangan Nia saat ingin mengambil makanan bawaan Rena.
"Kenapa?" tanya Nia bingung.
"Lebih baik di buang saja" ucap Jack.
"Tapi kenapa? dia sudah berbaik hati membawakan makan siang ke sini" ucap Nia.
Jack menatap tajam ke arah Nia.
"Baiklah" Nia mengambil makanan itu, lalu membuang di tempat sampah.
_
Ceklek* Frans datang membawakan pesanan Jack tadi.
"Tuan,aku melihat nona Rena keluar dari perusahaan ini,apa dia menemui mu tadi?" tanya Frans.
"Kau bertanya hal tidak penting, sedangkan yang lebih penting kau lupakan" ucap Jack dengan nada sinis.
"Maaf tuan,ini makanan nya" Frans menaruh di meja depan Jack.
Sedangkan Nia sudah kembali duduk setelah selesai membuang sampah.
"Pergi! jangan menganggu kami" seru Jack kepada Frans.
"Baik tuan" Frans langsung pergi,kini tinggalah Jack dan Nia saja di ruangan itu.
"Sebenar nya apa hubungan kalian dengan Rena ?" hal yang sedari tadi ingin Nia tanyakan.
"Kami mengadakan pertemuan kemarin,dan dia mengajukan kerja sama dengan perusahaan ku" jawab Jack.
"Oooh" Nia mengangguk nganguk kan kepala tanda mengerti.
"Tapi kenapa kamu terlihat tidak suka kepada Rena, menurut ku dia wanita baik baik" ucap Nia.
"Jangan memandang apapun dari luar saja Nia,belum tentu dia baik seperti yang ada di dalam bayangan mu" ucap Jack datar.
Hening..
Mereka sibuk dengan kegiatan masing masing (makan siang).
.
.
.
.
.
.
.
.
Hallo para reader ku 🌹 jangan lupa untuk like dan vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️.