
"Ar bangun!" teriak Frans.
"Hmmm,jam berapa?" tanya nya yang masih dalam keadaan menutup mata.
"Maka nya buka mata mu,lihat jam berapa ini! " ucap Frans dengan tegas.
Arion membuka mata nya lalu melihat jam di dinding.
"Sudah siang ya?" tanya Arion lalu menutup mata nya kembali.
"Kelihatan nya ? "
Frans bertanya balik.
"Masih gelap" jawab Arion.
"Ini sudah jam sepuluh siang Ar" ucap Frans.
Arion membuka mata nya lalu duduk.
"Memang nya kenapa kalau sudah siang?" Arion bertanya.
"Kita cari tuan,dari tadi tuan tidak bisa di hubungi" jawab Frans.
"Tuan kemana?" tanya nya.
"Pikun?" Frans bertanya balik.
Arion diam sejenak dalam pikiran nya,mencoba mengingat kejadian sebelum nya.
"Kenapa gak bangunin dari tadi Frans,sekarang kita cari cari tuan,ayo!" Arion langsung berdiri.
"Mandi dulu Arion,tuh lihat pinggir bibir mu ada ileer nya,hii" Frans bergidik ngeri lalu pergi meninggalkan Arion.
Lama mereka berdua menunggu Arion keluar dari ruangan nya,hingga datang lah Arion dengan rambut yang masih basah.
"Ngapain saja,kok lama?" tanya Raka.
"Hampir ketiduran Rak di kamar mandi" Arion menjawab dengan posisi masih berdiri.
"Apa tuan sudah bisa di hubungi Rak?" tanya Arion.
"Belum" jawab Raka singkat.
"Bantu lacak lokasi tuan,kamu kan hacker,pasti sangat mudah menemukan lokasi seseorang" ucap Frans.
"Ayo ikut ke ruangan ku" Arion mengajak Frans dan Raka ke ruangan nya.
Di ruangan Arion.
Arion mencoba melacak lokasi tuan nya dengan cara pertama,namun tidak berhasil.
"Error " ucap Arion.
"Hp tuan susah di lacak dengan cara biasa seperti ini,aku akan mencoba menggunakan cara kedua" ucap Arion lalu melanjutkan aktivitas nya di komputer.
"Ini juga tidak bisa" ucap Arion.
"Kenapa semua tidak ada yang bisa,sebelum nya kamu sangat mudah melakukan ini" balas Raka.
"Memang sangat sulit melacak lokasi di ponsel tuan,tapi tenang dulu,masih ada satu cara lagi,yaitu dengan menggunakan kode rahasia yang di buat oleh tuan" ucap Arion.
"Cepat lakukan!" suruh Frans.
"Tapi,akan membutuhkan waktu yang lama jika menggunakan kode ini untuk melacak lokasi tuan,secara ponsel tuan,bukan lah ponsel biasa yang gampang di lacak" ucap Arion.
"Lakukan saja,kita tidak punya banyak waktu" ucap Raka.
"Ya, baiklah" Arion memulai aktivitas nya lagi,setengah jam Arion berjuang.
"Aku berhasil" ucap Arion kegirangan.
Raka dan Frans melihat titik lokasi yang di tunjukan komputer itu.
"Tuan masih berada di hutan ini,lihat itu lokasi nya berada tidak jauh dari markas,jarak nya hanya tiga kilo saja dari sini" ucap Frans.
"Kata tuan tiga kilo sangat lah dekat" ucap Frans.
"Itu bagi tuan,tapi tidak bagi kami,ini sangat jauh,apalagi kita akan berjalan kaki " protes Arion.
"Ya,mau bagaimana lagi Ar,kita tidak bisa menggunakan kendaraan ke titik lokasi itu" ucap Frans.
"Ya, yasudah ayo kita berangkat sekarang" Arion berdiri dari tempat duduk nya.
"Jangan lupa membawa makanan untuk tuan,dia belum makan sama sekali" ucap Raka lalu keluar dan di ikuti oleh Frans dan Arion.
_
Mereka ber tiga berjalan di tengah hutan,Arion membawa tas berisi beberapa makanan dan cemilan untuk tuan nya.
"Raka, Frans kita istirahat dulu ya,pegel kaki ku" ucap Arion.
"Kita tidak punya banyak waktu Ar,ayo cepat! ini tinggal satu kilo lagi sampai ke titik lokasi" ucap Frans.
"Huuft" Arion menghela nafas nya,lalu melanjutkan lagi perjalanan nya.
Sesampai di titik lokasi..
"Seharus nya tuan berada di sekitar sini" ucap Frans.
"Kita berpencar saja" sahut Raka.
Mereka berpencar mencari keberadaan tuan nya.
Saat sedang sibuk dengan tugas nya masing masing terdengar suara teriakan memanggil Frans dan Arion.
"Ada apa?" tanya Frans pada saat mereka bertiga sudah berkumpul.
"Ini ponsel tuan bukan?" Raka memperlihat kan ponsel di tangan nya.
"Coba sini,aku lihat" Frans mengambil ponsel itu dari tangan Raka.
"Bener banget,ini adalah ponsel tuan,di mana kamu menemukan nya?" tanya Frans kepada Raka.
"Di sana" Raka menunjuk ke arah pohon besar yang tidak jauh dari nya.
"Aku menemukan nya di bawa pohon itu" timpal Raka.
"Hanya ponsel nya saja? di mana tuan?" Arion bertanya kepada Raka.
"Aku tidak tahu,hanya ada ponsel saja di sana" jawab Raka.
"Huuft,sekarang tuan di mana? ini semua gara gara kalian berdua,jika saja semalam kalian tidak mencegah ku untuk ikut dengan tuan,mungkin sekarang tuan sedang bersama kita,tidak akan seperti ini!" ucap Arion dengan nada marah.
"Ar,tenangin diri mu,tuan pasti akan kembali" Frans menepuk bahu Arion.
"Ingat kata kata ku semalam,jika terjadi sesuatu dengan tuan,kalian adalah orang pertama yang akan menjadi musuh ku" ucap Arion sambil menunjuk Raka dan Frans secara bergantian.
"Kita tidak akan pernah menjadi musuh hanya karena hal ini" balas Raka.
"Tuan pasti akan segera kembali,sekarang kita kembali ke markas atau lanjut mencari keberadaan tuan?" tanya nya.
"Kita kembali ke markas saja" jawab Frans.
.
.
.
.
.
.
Maaf ya pendek dulu 🙏 jangan lupa like dan Vote ya kak,agar author semangat untuk melanjutkan ke episode selanjutnya ♥️.