
Di pagi hari Nia sudah bangun dan sudah mandi,Nia berjalan ke dapur untuk membantu bibi nya memasak.
Setelah selesai memasak ,Nia sarapan sendirian karena memang Masih pagi jadi tidak di temani oleh bibi nya yang biasa sarapan jam 7.
Nia sudah selesai sarapan lalu berpamitan kepada bibi nya.
"Bi Nia berangkat dulu ya" pamit Nia lalu mencium pundak tangan bibi nya.
"Iya nak hati hati di jalan ya" ucap bibi Nia sembari tersenyum.
Nia sudah sampai di depan mansion Jack.
"Apa benar ini rumah nya,besar banget" ucap Nia kagum.
Dua satpam yang sedang menjaga gerbang tidak sengaja melihat Nia berdiri di depan gerbang lalu satpam itu menghampiri Nia.
"Cari siapa mbak?" tanya pak satpam kepada Nia.
"Saya cari pemilik rumah ini pak" jawab Nia.
Satpam itu hanya saling pandang,tiba tiba ada suara pria menyuruh Nia masuk.
"Biarkan dia masuk!" seru Jack yang tiba tiba datang.
"Baik tuan" ucap satpam lalu membuka gerbang dan menyuruh Nia masuk.
"Silahkan masuk mbak" ucap pak satpam kepada Nia, Nia hanya mengangguk.
"Panggil dia nona" perintah Jack.
"Baik tuan" ucap pak satpam.
Nia hanya diam saja dan merasa bingung kenapa harus di panggil nona padahal diri nya di sini hanya sebagai pembantu.
"Nona kenapa diam,silahkan masuk" ucap pak satpam mempersilahkan Nia untuk masuk lalu tersenyum kepada Nia dan Nia membalas senyuman nya,Jack yang melihat itu merasa tidak suka.
Jack berjalan masuk ke mansion nya di ikuti Nia di belakang,Jack berhenti lalu membalik badan nya ke belakang,Nia yang tidak fokus langsung menabrak dada Jack,Nia yang sadar langsung mundur beberapa langkah.
"Tu-tuan maaf kan saya,saya tidak tahu kalo tuan berhenti" ucap Nia menunduk namun di abaikan oleh Jack.
Jack duduk sedangkan Nia hanya berdiri.
" Kenapa masih berdiri,duduk lah" titah Jack.
"Ah iya tuan" ucap Nia gugup lalu duduk.
Jack memberikan satu lembar kertas kepada Nia,lalu Nia mengambil nya.
"Semua pekerjaan mu sudah saya tulis di kertas itu" ucap Jack.
Nia mulai membaca satu per satu tugas yang tertulis di kertas itu.
"Ini sangat mudah" batin Nia lalu tersenyum.
"Sudah paham?" tanya Jack.
"Sudah tuan" jawab Nia.
"Ini kunci nya untuk kamu masuk ke mansion ku,satu nya untuk mu satu lagi untuk ku" Jack memberikan kunci mansion nya kepada Nia.
"Iya tuan" Nia mengambil kunci yang di berikan Jack.
"Oh iya tuan di rumah ini kenapa tidak ada pembantu nya?" tanya Nia.
"Sebelum nya ada,tapi sekarang dia mengundurkan diri karena menjaga anak nya yang sedang sakit sakit an" jawab Jack.
"Kasihan sekali" ucap Nia.
Flashback on.
Jack mendapat telepon dari pembantu nya.
📞: Halo tuan,sebelum nya saya minta maaf tuan,saya tidak bisa kembali bekerja bersama tuan lagi ,anak saya tidak bisa di tinggal tuan,kalo saya tinggal takut sakit nya semakin parah.
📞:Baiklah tidak apa apa, untuk gaji bulan ini tidak usah khawatir,nanti akan saya transfer ke rekening mu.
📞: Terimakasih tuan,kalo begitu telpon nya saya tutup,saya mau ke rumah sakit untuk menemani anak saya.
Telpon pun mati.
Flashback off.
"Kenapa kamu masih diam saja,sana masak aku akan pergi ke kantor sebentar lagi" Suruh Jack.
Nia pun langsung berdiri tapi tidak tahu mau berjalan ke arah mana,karena Nia tidak tahu letak dapur di mansion Jack.
"Dapur nya di sana" Jack menunjuk ke arah dapur.
Nia berjalan ke arah dapur,sesampai di dapur Nia melihat isi kulkas yang kosong,Nia bingung mau masak apa hari ini,lalu Nia punya ide membuat nasi goreng.
Di sisi lain Jack mencium aroma wangi makanan yang menggugah selera nya.
"Dia memasak apa kenapa harum sekali" batin Jack,Jack yang penasaran langsung menghampiri Nia di dapur.
Jack duduk di meja makan lalu memandangi Nia yang sedang memasak sambil sesekali bernyanyi.
Nia tidak sadar kalau Jack sudah ada di meja makan sambil memandangi nya dari tadi.
Masakan Nia pun Sudah jadi lalu Nia membalikan badan nya hendak menaruh nasi goreng di meja makan tapi alangkah terkejut nya Nia melihat Jack yang sedang tersenyum ke pada nya.
Lalu Nia dengan gugup menaruh nasi goreng itu di meja.
"Tuan saya hanya memasak nasi goreng saja ,karena tidak ada bahan makanan di kulkas " ucap Nia menunduk.
"Tidak apa apa" ucap Jack lalu menyantap nasi goreng buatan Nia.
"Hmm ternyata dia pandai memasak,ini enak sekali" batin Jack.
Nia meninggal kan Jack yang sedang sarapan,Nia pergi ke dapur untuk membersihkan beberapa piring kotor.
Jack sudah selesai sarapan lalu memanggil Nia.
"Niaa!" seru Jack memanggil Nia.
Nia yang mendengar Jack memangil nya langsung menghampiri Jack.
"Iya tuan saya di sini" jawab Nia.
"Ini ATM buat kamu untuk belanja kebutuhan di dapur" Jack memberikan ATM kepada Nia,lalu Nia menerima nya.
"Iya tuan,PIN nya apa tuan?" tanya Nia.
"348***" ucap Jack.
Nia hanya mengangguk tanda mengerti.
"Nia nanti kamu antar kan makan siang ke kantor ku,kamu pasti sudah tahu kan di mana kantor ku?" ucap Jack bertanya kepada Nia.
"Tidak tuan" ucap Nia dengan nada polos nya.
Jack mengusap wajah nya dengan kasar."Kamu pasti pernah dengar tentang perusahaan DW son kan?itu perusahaan ku" ucap Jack.
Nia refleks terkejut saat mengetahui bahwa orang di depan nya adalah pengusaha sukses yang sering menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Nia diam sejenak."Ini hanya mimpi" batin Nia lalu mencubit tangan nya untuk memastikan Ini nyata atau tidak.
"Awws sakit" rintih Nia.
"Kamu tidak sedang bermimpi Nia,aku adalah Jack antonius Dawson pemilik perusahaan sukses dari berbagai negara" ucap Jack dengan nada santay nya.
Nia hanya diam mematung sambil mencerna apa yang di bilang Jack.
"Nia!" panggil Jack.
"Ah iya tuan" jawab Nia menunduk dan sedikit takut kepada Jack karena yang dia dengar bahwa pemimpin perusaahan DW son sangat lah kejam kepada karyawan nya yang sudah membuat kesalahan.
Jack menaikan satu alis nya saat melihat Nia sedikit ketakutan.
"Kamu tidak usah takut,aku tidak akan menyakiti mu" ucap Jack.
Nia hanya diam menunduk.
"Sekarang kamu sudah tahu kan di mana kantor ku,jadi nanti kamu antar kan makan siang ku kesana" ucap Jack lalu di balas anggukan oleh Nia.
Jack berdiri meninggalkan Nia di dapur lalu keluar dari mansion nya,Jack menaiki mobil Bugatti Chiron nya untuk pergi ke perusahaan.
Jack melajukan mobil nya tidak terlalu pelan juga tidak terlalu kencang.
Sesampai di kantor perusahaan Jack selalu jadi pusat perhatian para karyawan dan karyawati di kantor.
"Tuan tampan sekali".
"Betapa beruntung istri nya kelak karena mendapat kan pria tampan,kaya dan mapan".
"Aku akan menyuruh anak ku untuk mendekati nya".
"Aku mau jadi istri yang ke 100 nya".
"Dia yang tidak mau sama kamu".
Jack yang mendengar itu hanya mengabaikan nya dan melanjutkan berjalan ke ruangan nya.
Jack sudah sampai di ruangan nya,Frans tidak ikut Jack ke kantor hari ini karena Frans bersama Arion dan Raka di tugas kan menjaga markas oleh Jack.
Di sisi lain Nia sedang berada di supermarket untuk belanja kebutuhan dapur, saat Nia berjalan tiba-tiba ada seseorang menabrak nya dari belakang.
"Maaf kan saya nona saya tidak sengaja" ucap pria itu.
"Tidak apa apa tuan" ucap Nia.
"Nia." panggil pria itu.
"Tu-tuan Zein" ucap Nia saat tersadar kalo yang menabrak nya tadi adalah tuan Zein.
"Kamu kok ada di sini? bukan nya kamu harus nya berada di cafe?" tanya Zein kepada Nia,karena seharus nya Nia sekarang berada di cafe untuk bekerja.
"Iya tuan saya sudah tidak bekerja lagi di cafe" jawab Nia.
"Kenapa? apa kamu di pecat sama Yasmin gara gara masalah kemaren saat kamu menabrak ku?" tanya Zein.
"Tidak tuan saya mengundur kan diri" jawab Nia.
"Tapi kenapa?" tanya Zein lagi.
"Tidak apa apa tuan,yasudah saya harus pergi untuk membayar belanjaan saya" Pamit Nia lalu pergi meninggalkan Zein yang sedang kebingungan. " Kenapa tiba-tiba Nia mengundurkan diri?" Batin Zein.
.
.
.
.
.
.
.
Hallo para readers ku 🌹 jangan lupa like and vote agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️,untuk penulisan author minta maaf ya kalo tidak rapi atau sulit untuk di pahami♥️.