My Life With A Mafia Boss

My Life With A Mafia Boss
EPISODE 30



Pikiran Arion mulai tidak enak,ia mengambil nasi goreng milik nya lalu menyantap nya.


"Uhuk,,,uhuk...." Arion tersedak.


"Hah,air mana air".


Dengan sigap Maya mengambil air lalu menyodorkan nya kepada Arion.


Arion meminum air yang di berikan Maya dan tanpa sengaja Maya melihat bibir Arion yang memerah sedikit membengkak akibat dari kepedasan.


"Hahaha bibir kamu seperti habis di sengat tawon" Maya tertawa,sedangkan Arion masih sibuk untuk meredakan rasa pedas di dalam mulut nya dan sesekali melirik Maya sekilas.


"Kenapa dengan makanan mu? sini aku mau coba" Maya meletak kan makanan nya dan mengambil nasi goreng milik Arion lalu melahap nya.


"Ini enak sekali,punyaku gak berasa apa apa" ucap Maya di sela sela makan nya.


"Apa?" Arion membulatkan mata nya,ia benar benar tidak percaya kalau Maya menyukai makanan yang jelas jelas sangat pedas itu.


"Jangan di makan,buang saja" Arion hendak merebut nasi goreng nya yang di makan Maya namun segera Maya menepis tangan Arion.


"Kenapa? ini enak kok.Kalau kamu mau,ambil saja punya ku ,aku mau yang ini saja" ucap Maya.


"Heh,itu sangat pedas nanti kamu sakit perut" ucap Arion dengan nada sekidit khawatir.


"Gak bakal,udah biasa dengan makanan seperti ini.Lagian apa urusan mu kalau nanti aku sakit perut" bantah Maya.


"Gak ada urusan sih,malah bagus kalau kamu sakit" ucap Arion sedangkan Maya menatap tajam ke arah Arion.


"Niat nya mau ngerjain malah dia yang ke enakan" batin Arion.


********


Hari demi hari berlalu.Nia sudah kembali bekerja seperti biasa dan begitu pun dengan Jack sudah kembali ke kantor nya bersama Frans.


Sejak kejadian beberapa hari yang lalu membuat Jack semakin memperketat penjagaan di mansion nya dengan memerintah kan beberapa anak buah nya untuk menjaga mansion.


Begitupun jika Nia pergi keluar dari mansion,Nia akan di kawal oleh tiga anak buah nya Jack dengan bertujuan untuk melindungi Nia karena Jack tahu kalau musuh nya akan terus terusan mencari kelemahan nya dan kelemahan Jack saat ini adalah Nia.Ya tentu nya sebagai seorang mafia itu tidak mempunyai sedikit musuh.


POV Jack.


Saat Jack selesai melakukan meeting dengan klien nya ia mendapat telepon dari seseorang.Setelah mendapat telepon dari orang itu Jack langsung menelpon Frans dan memberi tahu sesuatu yang mampu membuat Frans sangat sedih.Jack dan frans langsung bergegas pergi meninggalkan kantor.


Frans melajukan mobil nya di atas rata rata untuk segera sampai di tempat tujuan,sedangkan Jack ia hanya diam tanpa sepata kata apapun.


****


Di sisi lain Nia sangat khawatir dengan tuan nya yang belum pulang, padahal biasa nya sudah pulang dari 2 jam yang lalu.


"Ini sudah jam 10 malam tapi tuan masih belum juga pulang,biasa nya tuan akan mengabari ku jika tidak pulang dan sekarang tuan tidak mengabari ku sama sekali.Aku mau pulang tapi bagaimana dengan tuan? apa aku harus menunggu nya? tapi bagaimana dengan bibi pasti bibi sudah nungguin Nia dari tadi.Aku harus mengabari bibi jika hari ini aku akan pulang terlambat atau bisa juga tidak pulang" ucap Nia lalu menelpon bibi nya untuk memberi kabar.


Setelah menelpon bibi nya,Nia kembali menunggu tuan nya dengan duduk di sofa yang berada di ruang tamu.


Nia sudah sangat ngantuk namun Jack belum juga datang dan akhir nya Nia tertidur di sofa karena tidak kuat menahan rasa kantuk nya.


.


.


.


.


.


Hallo para readers ku 🌹 jangan lupa untuk like dan vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️.