
"Duduk lah" Jack menarik kursi sedikit mundur agar Nia lebih leluasa memposisikan duduk nya.
"Terimakasih" ucap Nia yang sudah duduk di kursi.
Jack berjalan membelakangi sang istri,tangan nya mengambil sesuatu dari saku lalu memakaikan di leher jenjang istri nya.
Nia meraba leher nya melihat benda seperti apa yang di pasang oleh Jack.
"Kamu suka?" tanya Jack lalu melangkahkan kaki nya menghampiri kursi untuk duduk.
"Suka" jawab Nia antusias,tangan nya memegang kalung.
Sebenar nya Jack ingin mengucapkan selamat ulang tahun yang tertunda kepada Nia,tapi niat nya di urung kan karena bingung harus berucap apa.
Sedangkan di tempat persembunyian Arion dan Frans.
"Ayo tuan!! ucap kan sekarang! kata kata yang ku ajari tadi" ucap Arion pelan,hanya Frans yang bisa mendengar.
"Sabar" Frans menepuk pundak Arion.
"Kaki ku sudah pegal jongkok dari tadi,mana banyak nyamuk lagi" bisik Arion,tangan nya mencoba mengusir nyamuk di dekat mereka.
"Kaki ku juga pegal,tapi mau bagaimana lagi,kita harus melakukan ini" Frans berbisik di telinga Arion.
"Ayolah,harus berapa lama kita seperti ini" bisik Arion.
_
Satu pelayan datang mendorong nampan berisi makanan yang di tutup,bersama satu pria membawa alat musik.
Makanan sudah tertata rapi di meja,tutup nya juga sudah di buka dan pelayan itu sudah pergi.
Jack memotong steak milik nya,suapan pertama Jack berikan keapda Nia,begitu juga sebalik nya.
Kreekk*
Nia menoleh ke arah sumber suara.
"Siapa" ucap Nia.
"Jangan terlalu di pikir kan,hanya ranting yang jatuh" ucap Jack.
Nia kembali menikmati makanan nya.Sedangkan di sisi lain Frans membekap mulut Arion.
"Jangan membuat suara" bisik Frans di telinga Arion.
Arion menyingkir kan tangan Frans." Aku tidak sengaja".
Sepasang suami istri itu dinner di iringi suara merdu dari alat musik biola,mereka terlihat sangat romantis.
"Aku berharap setiap hari bahagia seperti ini" Nia menatap bintang yang bersinar terang di atas langit,entah keberuntungan dari mana saat Nia membatin ada bintang jatuh.
Dengan senyum melebar Nia berharap doa nya di kabul kan.
Waktu berjalan begitu cepat, tidak terasa sudah semakin malam,udara semakin dingin,Jack memutuskan kan untuk mengajak Nia pulang.
Nia menurut karena diri nya juga sudah mulai ngantuk.Dan akhir nya mereka pulang.
"Ar,bangun!" Frans mengguncang tubuh Arion.
"Sudah,ayo kita pergi dari sini" mereka berdua keluar dari tempat persembunyian lalu pergi.
_
Jack dan Nia sudah berada di kamar,mereka terlelap di dalam mimpi masing masing.
Waktu menunjukan pukul satu dini hari,Jack terbangun dari tidur nya,ia mendapati sang istri sedang menatap diri nya dengan penuh makna,yang jelas Jack tahu makna dari tatapan itu.
Tangan Nia meraba dada Jack seolah olah menginginkan sesuatu.
Jack tidak ingin kehilangan kesempatan emas ini,dengan sigap ia naik ke atas tubuh Nia,meremas bok*ng nya beberapa kali.
Sentuhan demi sentuhan telah Nia dapat,ingin rasa nya Nia menyingkir kan tangan suami nya,namun suara nya lolos begitu saja,desah demi desah keluar dari mulut Nia, menambah semangat bagi Jack untuk melanjutkan aksi nya.
Jack beralih ke dua gundukan padat berisi milik Nia, memainkan tangan nakal nya di sana,suara Nia semakin keras karena merasakan hawa panas menyelimuti diri nya,antara sensasi geli dan nikmat Nia rasakan menjadi satu.
Entah keberanian dari mana,Nia menarik tengkuk leher Jack,dan..
Cup*
Nia tidak terkendali,satu kecupan di layangkan di bibir suami nya lalu kembali mengeluarkan suara nyaring.
Suara Nia semakin keras dan cepat,namun beberapa saat kemudian bibir Nia di bungkam oleh bibir Jack.
Mereka berciuman,hingga nafas mereka mulai habis,Jack melepas ciuman nya dengan nafas tersenggal senggal.
Jack merasa sudah cukup lama melakukan pemanasan,benda pusaka nya sudah sangat mengeras,ingin segera memasuki tempat persemayaman milik Nia,dengan satu tarikan semua kancing baju yang di kenakan Nia sudah terlepas.
Semakin terpampang jelas dua gundukan milik Nia yang membuat Jack menelan Saliva.
Saat ingin melanjutkan aksi nya tiba tiba ada seseorang mengetuk pintu kamar mereka.
"Sial!" Jack langsung turun dari atas badan Nia melihat siapa yang sudah menganggu nya,kebetulan Jack masih menggunakan baju lengkap.
Jack terbangun dari tidur nya.
"Ternyata hanya mimpi" gumam Jack,ia merasakan sesuatu yang basah di bagian bawah.
Dengan langkah cepat Jack berjalan menuju kamar mandi.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan di anggap serius😂.
Jangan lupa like dan vote ya hehehe.