
Happy reading
untuk para pembaca setia aku😘
.
.
Sesampainya di rumah, Gara segera turun dari mobil dan membukakan pintu untuknya istri nya "Pelan-pelan sayang" kata Gara. Argan menaruh tangannya di pintu mobil mobil agar Mama nya tidak terbentur saat keluar dari mobil.
Gara menuntun Alya untuk berjalan namun di tahan oleh Arsan "Gendong Mama aja pa" katanya, Gara segera mengendong Alya dan membawanya masuk ke rumah Alya pun pasrah tanpa menolak sama sekali.
"Assalamualaikum" salam mereka masuk ke rumah.
"Waalaikumussalam" jawab orang di dalam.
"KAK ALYA!" pekik Aira keras dan berlari kearah Alya dan memeluk nya "Kak Alya" gumamnya memeluk Alya kuat-kuat dan terisak disana, Alya pun membalas pelukan adiknya mengusap punggungnya menenangkannya.
Aira memegang kedua tangan Alya "Kenapa bisa begini sih kak" kata Aira nada bergetar melihat kondisi Alya yang sangat kacau.
"Kakak udah gak papa kok Ra" ucap Alya tersenyum.
"Gak papa gimana, ini tangan kakak berdarah kak!" ucap Aira tak terima "Ayo kita obatin" ajak Aira menarik tangan Alya pelan.
Alya menahan tangan nya dan menggeleng "Kakak mau mandi dulu ra baru obatin" ucap nya, Aira menghapus air matanya yang terjatuh lalu mengangguk patuh.
"Ayo kalian juga harus bersih-bersih" kata Alya pada suami dan keenam putra nya.
"Iya ma" jawab mereka kompak.
Sesampainya di kamar Gara memeluk Alya dan menagis di pelukan sang istri, Alya kaget saat tiba-tiba dipeluk seperti itu dan yang paling kaget saat Gara menagis seraya memeluk nya.
"Kenapa mas" kata Alya mengelus pipi Gara lembut. Gara tampak menggeleng dan tambah mempererat pelukannya.
"Mandi dulu ya mas, lengket banget ini" kata Alya mencoba untuk melepaskan pelukan mereka.
"Tapi nanti peluk lagi ya" ucap Gara manja, Alya terkekeh sejenak dan mengangguk Gara pun senang bukan main dan menarik tangan Alya "Loh mau kemana mas?" tanah Alya bingung.
Gara menoleh kebelakang "Loh katanya tadi mau mandi sayang" ujar Gara dengan tampang polos nya.
"Iya tapi kenapa narik tangan aku mas" kata Alya seraya menunjuk ke arah tangan nya.
"Ya kan kita mandi bareng sayang, ayo" ucap Gara kembali dengan tampang polos nya.
"Gak ada ya mas, mandi sendiri-sendiri. Udah lepas aku yang mandi duluan" kata Alya.
"Emang kamu udah gak sanggup banyak air nya mas?" tanya Alya membuat Gara langsung menggelengkan kepalanya cepat.
"Enggak, bukan gitu maksud mas sayang tapi- pokoknya kita mandi bareng aja saya ya ayok lah" karena tidak bisa menjawab apa Gara segera menarik tangan Alya masuk ke kamar mandi, Alya pun hanya patuh di tari oleh sang suami dan mereka pun mandi bersama.
***
Manda yang sedang bersantai di rumah nya ria sambil maskeran dan bersenandung kecil, dirasa sudah cukup Manda melepas masker nya dan menepuk seraya memijat pelan wajahnya.
"Sepertinya gue butuh rumah baru yang lebih besar dari yang ini" ucap Manda yang memainkan handphone nya melihat beberapa rumah megah yang di jual.
"Tapi kalau gue pindah, yang ada nanti mas Gara gak bisa nemuin gue dong. Gak udah ah disini aja gak papa nyama juga"
"Beli beberapa perabotan aja biar nampak beda, bosen juga liat gitu-gitu aja ni rumah"
Di tengah-tengah kesibukan Manda yang hp nya tiba-tiba berbunyi tanda ada yang menelpon, ia melihat nama kotak yang menelponnya dan ternyata itu adalah anak kah Dila yang kini sudah menjadi anak buah nya.
"Iya halo" jawab Manda santai.
"APA!!"
"Kalian bagaimana sih, menjaga satu wanita saja tidak becus" omel Manda pada orang yang menelponnya.
"Bodoh, saya gak mau tau pokoknya kalau harus menculik wanita itu kembali. Saya menunggu kabar bahagia kalian awas saja kalau tidak" ucap Manda penuh penekanan di setiap kata nya.
*Tut
"Sial, dasar anak buah tak berguna. Bisa-bisanya dia kehilangan satu perempuan saja!"
"Huh, sepertinya gue hari membuat rencana baru deh. Karena kalau seperti ini bisa-bisa gue yang akan kena" ujar Manda menerawang kejadian kedepannya bagaimana.
"Iya benar sekali, gue harus buat rencana yang lain" Manda mengangguk meyakinkan diri nya.
"Baiklah, tunggu saja Alya gue bakal kembali lagi yang tidak pernah bosan untuk mengganggu mu karena kebahagiaan lo itu harus menjadi milik gue! Apapun yang Lo miliki untuk semua harus punya gue juga"
Tbc.
Like dan komen ya...
see u next part
^^^Mawar Jk ^^^