
...Happy reading...
.......
.......
.......
Argan dan yang lain keluar dari sana dengan perlahan agar tidak mengeluarkan suara tapi sepertinya mereka sudah terlambat Sarah dan pengawalnya sudah ada di depan sana
"Bang" panggil Afkan yang hanya Argan yang dapat mendengar nya "Kau tetap di situ" ucap Argan
"Ga...Gara" kata Sarah yang nampak terkejut melihat Gara
"Kau" geram Gara tertahan "Kau yang menculik anakku Sarah? kenapa?" tanya Gara emosi
"Eng...enggak aku gak culik mereka Gara, aku hanya bawa mereka karena ini kan udah malam" elak Sarah
"Kau pikir saya bodoh ha!"
"Gara be-"
"Saya tidak mau denger apa apa lagi, sekarang saya memaafkan kamu, tapi kalau kau mengulanginya kembali saya tidak akan segan segan menghancurkan hidup mu saat itu juga" peringatan Gara seraya menekan kata menghancurkan
"Anak anak ayo pulang" ajak Gara lalu berjalan duluan
"Sial*n" umpat Sarah dalam hati
Argan dan Rangga mengikuti Gara sedangkan Arsan dia tidak bergerak sedikit pun dari sana "Mama pasti menagis karena menghawatirkan kami, dan itu semua salah mu" ujar Arsan dalam hati lalu mengeluarkan kembali sesuatu dari dalam saku nya dan melempar kan nya kearah Sarah dan
"Akhh shh" rintih Sarah saat punggung nya terasa sakit dan bruk, Sarah sudah pingsan dan jatuh begitu saja di lantai
"Bos" panggil anak buah nya mencoba membangunkan Sarah
"Dia tidak akan bangun selama satu minggu, tenang saja" ujar Arsan santai tersenyum miring lalu pergi begitu saja
_______
"Kita bilang apa sama Mama kalau udah sampai di rumah" tanya Rangga memecah keheningan di dalam mobil itu
Gara nampak menghela "Kalian hanya bilang kalau rantai sepeda kalian putus saja, jangan sampai Mama mengetahui nya Mama pasti tambah khawatir" ujar Gara, tanpa Gara suruh pun mereka pasti tidak akan memberitahu kan Alya soal itu
"Iya pa"
Hingga mobil mereka sampai di rumah "Ayo masuk"
Mereka berlima memasuki rumah dan sudah disambut dengan Alya dengan wajah pucat dan mata serta hidung nya merah, sudah di tebak kalau dia habis nangis
Alya langsung berhambur memeluk Arsan dan Rangga "Kalian gak papa kan?" tanya Alya memeriksa keadaan Arsan dan Rangga "Kalian kemana aja? kenapa pulang nya malam sekali" tanya Alya lagi
"Rantai sepeda kami putus ma makanya telah, dan Papa datang menjemput kami" jawab Rangga berbohong
"Yaudah kalian sana masuk mandi" ucap Alya
"Mama gak usah khawatir kami baik baik saja" ucap Arsan mengelus pipi Alya "Iya sayang Arsan mandi dulu ya baru turun makan, mungkin makanan udah pada dingin"
"Gak papa ko ma" mereka langsung naik kecuali Alfan, Arkan dan Gara
"Udah dong kan anak nya sudah pulang dengan selamat" kata Gara memeluk Alya "Mas ketemu sama mereka di mana" tanya Alya
"Di jalan sayang, di perempatan di depan ko" jawab Gara
"Mama sini duduk" ajak Arkan
"Papa sana mandi juga" usir Alfan
"Nanti aja deh" ucap Gara memeluk pinggang Alya dari samping
"Bener kata Alfan mas, sana mandi dulu" kata Alya
"Iya mas mandi dulu" ucap Gara pasrah lalu naik menuju kamar nya, padahal kan ia masih mau peluk istri nya
_______
"Ma kita berangkat ya" pamit lima'A' dan Rangga
"Iya sayang, ingat pesan Mama ya pulang nya Papa yang jemput kalian" ucap Alya
"Iya ma" mereka mencium tangan Alya lalu masuk ke mobil. setelah kejadian kemarin Alya menyarankan mereka untuk ikut dengan Gara saja, Alya tidak mau kejadian kemarin terulang lagi dan untuk meyakinkan Alya kalau sepeda Arsan dan Rangga benar benar rusak Gara senjata menyimpan sepeda itu di suatu tempat yang pasti Alya tidak akan mengetahui nya
"Iya sayang ku cup" Gara kembali mencium kening Alya
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
__________
"Hai Alya" sapa seorang pria bertubuh tegap menyapa Alya yang sekarang berada di toko kue nya
"Pak Hendri"
"Masih ingat ternyata" Alya hanya tersenyum menanggapi nya "Bapak mau pesan yang mana?" tanya Alya "Saya yang tiramisu aja" ucap Hendri
"Sebentar ya pak" Alya mengambil kue yang di maksud Hendri dan membungkus nya "Ini pak"
"Ah iya makasih" saat Hendri hendak membayar nya Alya menolak nya "Tidak usah pak anggap aja itu tanda terima kasih saya karena bapak sudah membatu saya dulu" tolak Alya
"Saya ikhlas kalau itu, ini terima aja"
"Gak udah pak"
"Gak mau tau pokok nya saja gak mau ambil kalau enggak saya bayar, ini ambil" dan dengan terpaksa Alya mengambil nya
"Sayang" panggil Gara yang datang menghampiri Alya dan Hendri yang sedang berbincang
"Mas"
"Dia siapa" tanya Gara yang sepertinya tidak menyukai Alya berinteraksi dengan Hendri
"Iya pak Hendri mas, ia yang pernah bantuin aku waktu aku belanja di mall" jawab Alya
"Hendri"
"Gara"
Mereka berdua berjabat tangan. "Oh iya kalau begitu saya permisi ya Alya" pamit Hendri kepada mereka lebih tepatnya hanya Alya
"Iya pak"
Hendri pergi dengan banyak pertanyaan di benak nya "Kenapa mereka dekat sekali? apa mereka ada hubungan?" begitu lah kita kita pikirkan nya
"Kelihatannya kalian dekat sekali" celetuk Gara
"Gak juga ko mas biasa aja" "Mas kesini mau makan siang bareng kan?" tanya Alya
"Iya iyalah sayang" "Dan aku gak suka kamu terlalu dekat dengan dia" ucap Gara memeluk Alya dan menyimpan dagu nya di bahu Alya
"Kita gak dekat banget ko mas, aku hanya membalas budi nya mas karena sudah menolong aku waktu itu udah itu aja enggak lebih" kata Alya meyakinkan Gara
"Ya pokoknya kamu jangan dekat dekat sama laki laki lain apalagi sama dia" ujar Gara cemberut
"Iya mas, udah deh cemberut nya tuh banyak liatin" ucap Alya
"Gara gara dia sih" ucap Gara yang menyalahkan Hendri
"Kamu cemburu mas?" tanya Alya karena Gara terus terusan menyalahkan Hendri
"Iya lah kamu kan istri aku, ya kali aku gak cemburu" jawab Gara jujur, itu saja di pertanyakan pasti lah ia cemburu
"Astaghfirullah mas kita gak ada apa-apa ko" ujar Naura
"Iya mas percaya, sekarang makan yuk mas udah laper nih" ucap Gara menepuk perut nya
"Yaudah yuk kedalam" ajak Alya
"Ayo" seru Gara bersemangat, Alya terkekeh melihat menurut nya suami nya itu sangat lucu, apalagi saat ia cemberut atau pun cemburu pada anak-anak yang memonopoli dirinya yang hanya untuk mereka saja
Mengingat itu Alya jadi merindukan putra putra nya. Mereka pasti sedang makan siang juga, pikir Alya dan menyusul Gara ke dalam ruangan nya
bersambung
Like dan komen nya jangan di lupakan ya guys, sampai jumpa di chap selanjutnya 😘
^^^Mawar Jk^^^