My Baby Boy 'A'

My Baby Boy 'A'
Chapter 36



...Happy reading...


.......


.......


.......


"Papa"


"Loh ko balik lagi" tanya Gara melihat putranya


"Kan Papa sendiri yang bilang, kalau sudah mandi baru kesini lagi" ucap Arkan


"Kapan?" tanya Gara lagi


"Papa sudah mulai pikun" celetuk Rangga


"Enak aja kamu" Gara berdecak pinggang menatap Rangga dengan sengit tidak menerima, hey lihatlah ia masih muda hanya umurnya saja yang sudah berkepala tiga dan ya Gara tidak bisa memungkiri itu tapi ia masih terlihat umur 20-an ko


"Siapa mas" tanya Alya berjalan menghampiri mereka


"Anak anak sayang" sahut Gara, ok sekarang Alya berusaha untuk biasa saja mendengar panggilan 'sayang' dari Gara mulai sekarang


"Kenapa kesini sayang bukannya pergi istirahat" ucap Alya saat sudah di hadapan mereka


"Papa yang bilang ma" sahut Arkan


"Enggak tuh" cela Gara


"Papa yang bilang tadi iya kan Rangga" tanya Arkan pada Rangga, Rangga pun menganggukan kepala membenarkan nya


Gara mengerutkan keningnya berpikir, setelah itu ia langsung menepuk keningnya. "Astaga bodoh sekali kau Gara" gerutuk nya dalam hati lalu cengengesan saat Alya menatap nya


Alya pun menggelengkan kepalanya melihat tingkah suami nya itu "Yaudah ayo masuk semua" ajak Alya final


"Gak bisa dong sayang" tahan Gara


"Loh ko papa larangan larangan Mama sih" marah Alfan


"Ayo masuk aja semua" lanjut nya lalu masuk ke kamar tersebut diikuti oleh saudara nya yang lain kecuali Argan Afkan dan Arsan, mereka menolak untuk ikut karena tidak mau mengganggu orang tua nya beristirahat. jadi hanya Arkan Alfan dan Rangga yang datang, Rangga Arkan dan Alfan kekeh mau kesan walau sudah di larang oleh Argan


_______


Di pagi hari Alya sudah terbangun, ia membangun suami dan anak anak nya untuk melaksanakan kewajiban mereka sebagai umat muslim. Setelah itu ia turun dan memasak semua untuk sarapan mereka


Saat masakan terakhir sudah matang Alya dikejutkan dengan seseorang memeluk nya dari belakang, dengan tangan yang melingkar sempurna di pinggang Alya dan dagunya di bahu kanan Alya


"Masak apa hem" bisik nya


Alya sangat mengenali suara itu, siapa lagi kalau bukan Gara, suaminya.


"Mas lepas dulu ya pelukannya, aku mau angkat ini dulu"


"Hem" Gara hanya bergumam tidak jelas. Alya melihat Gara dari ekor matanya nampak Gara memejamkan matanya


"Mas nanti ada yang liat ah. Alya lagi masak juga"


"Iya sayang cup" Gara melepaskan pelukannya tapi sebelum itu ia mendarat kecupan Di pipi kiri Alya


"Morning kis sayang" ucap nya tersenyum lebar, Alya pun ikut tersenyum


"Waduh pagi pagi pengantin baru sudah di dapur aja nih" ucap Diana yang datang bersama Fahmi


"Pagi ma pa" sapa Gara dan Alya


"Pagi nak/sayang" sapa Fahmi dan Diana balik


"Yang belum turun" tanya Diana


"Disini oma" panjang umur sekali mereka


Lima 'A'datang bersama Rangga, Raka dan Aira lalu duduk di kursi yang masih kosong, Alya dengan talenta mengambil suami dan anak-anak nya makan begitu pun dengan Diana dan Aira, lalu mereka mulai makan salah keheningan


_______


Alya Rangga dan Afkan saat ini berada di supermarket yang tak jauh dari rumah, mereka berencana akan acara BBQ an jadi Alya pergi berbelanja bahan terlebih dahulu


Alya membeli Ayam, daging sapi, udang, sosis dan beberapa bumbu dapur lainnya. sedangkan Rangga dan Afkan membeli beberapa cemilan untuk makanan pendamping nya


"Ma susu pisang Afkan ambil juga?" tanya Afkan pada Alya


"Enggak usah sayang, stok nya masih ada di rumah" jawab Alya, Afkan pun mengangguk kan kepala nya


"Rangga boleh ambil yang ini ma" tanya Rangga yang memegang sebungkus snack yang lumayan besar


"Boleh dong sayang" ucap Alya seraya tersenyum


"Makasih ma"


"Iya sayang"


"Pak Hendri"


"Alya"


ucap mereka berdua bersamaan


"Nih" Hendri memberikan makanan yang ia pegangan


"Makasih ya pak, saya merepotkan bapak lagi" ucap Alya tak enak


"Hhh gak papa ko, malah saya senang membantu kamu" ucap Hendri


"Kamu kesini sama siapa" tanya Hendri kepo


"Sama anak saya pak" jawab Alya


"Anak? kamu sudah menikah?" tanya Hendri yang seperti nya terkejut


"Iya pak" jawab Alya seraya menganggukan kepala pelan


"Ma" panggil Afkan dan Rangga memperhatikan mereka berdua


"Susah semua kan?" tanya Alya pada Afkan dan Rangga


"Iya ma" jawab mereka


"Oh iya, pak ini anak-anak saya. Yang ini namanya Afkan dan yang di samping nya nama nya Rangga" ucap Alya memperkenalkan Rangga dan Afkan


"Hai Afkan Rangga" sapa Hendri ramah


"Dan sayang ini om Hendri"


"Hi om" sapa mereka balik


"Kalian kesini naik apa? mau saya antar pulang?" tawar Hendri


"Kita di antara sama supir pak, jadi makasih" ucap Alya sopan


"Baiklah kalau begitu saya duluan ya" pamit Hendri


Hendri pun pergi dari sana dengan pikiran yang kemana mana, kenapa ia ada kemiripan dengan Rangga? apa hubungannya?


Alya pun sama ia juga sempat bingung saat melihat Rangga dan Hendri terlihat ada kemiripan, sepert ayah dan anak? entahlah


"Baiklah ayo kita ke kasir nya" ucap Alya, ke tiganya pun pergi ke kasir mentotal semua belanjaan dan kembali pulang ke rumah


______


Seminggu berlalu


kini Alya mengantar suami dan anak-anak untuk berangkat ke kantor dan sekolah, sedang Raka dan Aira sudah pernah lima menit yang lalu


"Hati hati di jalan mas, ingat jangan ngebut" kata Alya pada Gara


"Iya sayang" ucap Gara


"Kalian belajar yang benar di sekolah, jangan ada yang bertengkar lagi ok" pesan Alya kepada lima 'A'dan Rangga karena kemarin mereka sempat ada cekcok pada sekolah tetangga


"Iya ma" jawab mereka serempak


"Kita pamit ya ma"


"Assalamualaikum" mereka ber enam berganti mencium punggung yang Alya lalu memasuki mobil Gara


"Waalaikumsalam" jawab Alya


"Aku juga pamit ya sayang" Gara mengecup kening, kedua pipi Alya dan terakhir di puncak kepala Alya yang lumayan lama


"Iya mas, ingat pesan aku"


"Iya sayang ku"


Alya tersenyum melihat kepergian mereka, lalu ia masuk ke rumah bersiap ke toko kue nya. Alya memperkerjakan satu pembantu untuk membersihkan rumah saja dan untuk yang lain ia urus dengan sendirinya, sebenarnya Gara ingin menambah pembantu lagi tapi Alya menolak nya, satu saja cukup untuk nya saat ini dan ia bisa mengatur semuanya dengan baik jadi Gara pun ikut setuju


Lagi pula ada Aira yang juga membantu nya


bersambung.


Like dan komen sebanyak banyaknya dong............. sampai jumpa di chap selanjutnya 👋👋 semua


bye-bye


^^^Mawar Jk^^^