
Happy reading.
Jam sudah menunjukkan pukul setengah satu siang, berarti setengah jam lagi Rangga dan lima'A' akan pulang sekolah. Dan hal itu sangat di nanti-nantikan oleh Hendri, sendari tadi ia tidak bisa fokus bekerja karena terus melihat jam dan memikirkan Rangga ia sangat tidak sabaran untuk ia menjemput nya
"Kau urus sisanya, saya ada urusan yang sangat penting" ucap Hendri pada asisten nya "Baik pak" jawab asisten nya itu
Hendri segera melesat dari sana, dengan hati yang berbunga-bunga ia mengendarai mobil nya membelah kota Jakarta "Ini dia sekolah nya" gumam Hendri melihat nama sekolah yang dimana Rangga dan lima'A' bersekolah
Hendri memarkirkan mobilnya didepan sana dan menunggu gerbang terbuka, sepuluh menit berlalu Hendri keluar dari mobil nya dan mendekati pos satpam yang ada disana
"Pak kapan anak-anak pulang ya?" tanya Hendri pada penjaga sekolah itu "7 menit lagi pak, mereka akan keluar" jawab satpam itu
"Ah baiklah, makasih pak" Hendri pun pergi dari sana dan mendekati mobil nya, ia tidak masuk karena beberapa menit lagi anak-anak akan pulang katanya
Kringgg kringg....
(Bel pulang sekolah)
Hendri sedikit merapikan pakaian nya mendengar bel itu, gerbang sudah terbuka dan itu membuat senyum Hendri terbit di wajah tampan nya. Bahkan banyak dari ibu murid yang ada disana yang ingin juga menjemput anak-anak nya memuji Hendri secara terang-terangan, tapi Hendri tidak menghiraukan hal itu
Rangga dan lima 'A' keluar dengan sepeda mereka masing-masing, Hendri tersenyum melihat itu ia sudah tau kalau mereka menggunakan sepeda. Tapi karena sepeda mereka semua sepeda lipat, jadi ia bisa menaruh nya di bekasi mobil nya
Hendri segera menghampiri mereka dan menyapa nya "Hi boy" sapa nya
"Om Hendri" Hendri tersenyum "Iya ini om" kata Hendri "Kalian pulang sama om ya" lanjut Hendri membuat mereka mengerutkan keningnya
"Kita pake sepeda om" kata Arkan "Sepeda nya kan sepeda lipat jadi bisa di simpan di di bekasi mobil om, ayo" Hendri menarik tangan Rangga dengan pelan, sedangkan Rangga sendiri hanya diam menatap Hendri
"Ayo" ucap Hendri lagi, mereka turun dari sepeda masing-masing dan membawa sepeda nya ke mobil "Masuk aja biar Om yang masukkan" titah Hendri, lagi dan lagi mereka hanya diam menurut
Setelah memasukkan sepeda anak-anak Hendri segera masuk ke mobil dan menjalankan mobilnya "Om sudah meminta izin dari Mama kalian, dan sekarang kita pergi makan siang dulu ya" ucap Hendri memecah keheningan yang ada di mobil
Lagi lagi mereka hanya diam, Hendri yang berharap ada yang menanggapi nya pun tak berkecil hati hingga mereka sampai di sebuah restoran yang cukup mewah "Ayo turun" ajak Hendri
"Kalian mau makan apa?" tanya Hendri pada mereka yang sibuk memilih makanan "Rangga mau nasi goreng seafood?" tanya Hendri, ia tau kalau putra nya itu sangat menyukai nasi goreng seafood sama seperti dirinya
"Boleh om" ujar Rangga "Minum nya Air putih aja" lanjut nya Hendri mengangguk lalu menatap lima 'A'
"Udah tau mau makan apa?" tanya Hendri "Salad dua, spaghetti carbonara dua, beef steak satu" jawab Argan
"Minum nya Air putih" lanjut Alfan, Hendri mengangguk mengerti lalu memesan makanan mereka
"Kalian ada latihan hari ini?" tanya Hendri memecah keheningan mereka "Ada om jam 3, sore nanti" jawab Rangga, karena hanya dia yang ada latihan hari ini sedangkan lima 'A' ia tidak ada latihan karena ia dapat menguasai ilmu yang kemarin mereka di ajarkan oleh guru mereka dalam dua hari saja
Dan besok baru mereka latihan tambahan lagi untuk mengajar teman-teman nya yang belum bisa menguasai nya sehingga ia di berikan hari libur
"Om anter ya" kata Hendri
"Gak usah om" tolak Rangga "Gak papa om yang anterin pokoknya" ucap Hendri final, di saat Rangga ingin menyahut kembali makanan mereka sudah datang
"Ayo dimakan"
***
"Makasih ya om makan nya tadi enak banget" ucap Arkan "Sama-sama, lain kali kita makan lagi ya" ucap Hendri
"Om tunggu disini ya" ujar Hendri pada Rangga "Om gak ke dalam aja?" tanya Rangga, Hendri tampak menggelengkan kepalanya "Om disini aja"
"Yaudah Rangga siap siap dulu ya" Panky Rangga "Mari om" pamit lima 'A' dan berjalan masuk ke rumah
"Gue pamit ya, dan mungkin akan pulang sedikit telat" pamit Rangga pada lima 'A' "Hati hati" Rangga hanya mengangguk dan pergi
"Mau ke toko gak?" tanya Alfan pada keempat saudara nya "Setengah jam lagi kita berangkat" ujar Arsan, mereka semua mengangguk menanggapi nya
disisi lain Rangga dan Hendri
"Makasih ya om" ucap Rangga, sekarang ia sudah ada di depan Gana "Sama-sama, pulang nya jam berapa nanti om jemput"
"Gak udah om, hari ini udah banyak repotin om" tolak Rangga merasa tidak enak "Om sama sekali tidak merasa di repotkan, malahan om senang hati ini" ujar Hendri jujur
"Gak usah om beneran deh, nanti biar Papa Rangga aja yang jemput Rangga" ucap Rangga "Aku Ayah kandungmu nak" batik Hendri "Gak papa nanti om yang jemput, kamu pulang jam berapa?" tanya Hendri yang tidak mau di bantah lagi
"Baiklah, Rangga pulang jam 5 sore" kata Rangga pasrah, Hendri tersenyum lalu menjulurkan tangannya untuk mengelus kepala Rangga "Semangat ya latihan nya" kata Hendri menyemangati Rangga
Rangga yang di perlakukan seperti itu seperti ada rasa yang aneh di dalam hatinya, ada rasa senang yang bercampur aduk di hati nya. Rangga memegang dadanya nya "Kamu kenapa?" tanya Hendri panik melihat Rangga yang memegang dadanya nya "R. rangga gak papa ko om, yaudah Rangga masuk ya assalamualaikum" pamit Rangga dan berjalan masuk ke Gana
"Waalaikumsalam" ucap Hendri
"Gue akan mendekati nya secara pelan pelan, dan gak lama lagi dia pasti panggil gue dengan sebutan 'Ayah'" gumam Hendri melihat punggung Rangga tang perlahan menghilang
***
"Assalamualaikum Mama" salam Arkan pada Alya yang baru selesai melayani pembeli nya
"Waalaikumsalam anak Mama" ucap Alya tersenyum ke arah putra putra nya, lima 'A' segera mengambil tangan Alya dan mencium nya
"Loh Rangga nya mana" tanya Alya yang tidak melihat Rangga bersama mereka "Rangga di Gana ma, dia masih ada latihan" jawab Argan
"Yaudah kalian udah makan?" tanya Alya "Sudah" jawab mereka serempak "Kita mau bantuin Mama aja" ucap Afkan lalu menarik lembut tangan Alya dan membawa nya untuk duduk kursi yang ada di dekat kasir
"Mama duduk aja, kita yang akan layanin pelanggan jadi Mama istirahat aja ok" ujar Arkan
"Ok" ucap Alya
Lima 'A' segera menggantikan Alya untuk melayani para pelanggan yang lumayan ramai yang membuat Alya sedikit kewalahan tadi "Sepertinya dia akan menambah satu dua karyawan lagi"
Bersambung
Jangan lupa like komen dan juga vote nya ya semua....
sampai jumpa di chap selanjutnya 😘👋