My Baby Boy 'A'

My Baby Boy 'A'
Chapter 23



Hi,( ╹▽╹ )


#Like sebelum membaca


Taypo bertebaran...


...Happy reading...


.......


Flashback on


Gara pergi menemui Alya saat anak anaknya sudah pergi ke sekolah untuk berbicara hal yang sangat penting


Tok tok tok


"Assalamualaikum" ucap Gara mengetuk pintu rumah nya Alya


"Waalaikumsalam" sahut orang yang ada di dalam


Clek


"P..pak Gara" ucap Alya kaget melihat kedatangan Gara yang datang tiba-tiba


"Boleh saya bicara?" tanya Gara


"Silahkan masuk pak" ucap Alya


"Begini Alya, saya ingin meminta maaf atas perlakuan saya di masa lalu" ucap Gara langsung


Alya terdiam sejenak lalu berkata "Saya sudah memaafkan bapak, kita lupakan saja masa lalu"


"Tapi gara-gara saya kamu.."


"Tidak apa apa pak mungkin itu sudah takdir saya"


"Waktu itu saya dikasih obat perangsang yang benar-benar kuat, sehingga saya tidak bisa mengontrol diri saya, sekali lagi saya minta maaf" ucap Gara


Alya terdiam ia masih mendengar apa yang Gara bicarakan


"Waktu itu saya...bla bla" Gara menceritakan semua nya dari awal sampai akhir


"Maaf kan saya Alya setelah kejadian itu saya tidak pernah menyentuh minuman itu lagi"


"Iya pak, saya sudah melupakan masa lalu. Sekarang yang saya hanya fokus untuk anak anak saya" ucap Alya


"Kamu memang orang baik Alya" ujar Gara menatap Alya dengan hangat


"Dan soal anak, mulai sekarang saya akan membiayai semua kebutuhan mereka" ucap Gara


"Saya tidak melarang bapak untuk itu, saya menghormati bapak sebagai ayah biologis dari mereka, saya hanya ingin anak anak merasa nyaman saja" ucap Alya bijak


"Ya, jadi soal uang saya akan mengirim nya kepada kamu setiap bulannya dan saya akan mengunjungi mereka sesering mungkin" ucap Gara


"Saya terserah dari bapak saja, yang penting tidak berlebihan. Karena itu akan membuat anak-anak menjadi boros" ujar Alya


"Iya, saya mengerti. Terimakasih Alya sudah memaafkan saya dan mengizinkan saya untuk mendekati anak-anak" ucap Gara tulus dari lubuk hati nya


"Sama-sama pak Gara" ucap Alya tersenyum ramah


Flashback off


"Mama" panggil Alfan


"Iya sayang Mama di dapur" ucap Alya sedikit berteriak


Hari ini adalah hari weekend. Alya tidak membuka toko nya, ia ingin menghabiskan waktu nya bersamaan keluarga nya hari ini


Mereka berencana untuk pergi piknik di taman "Mama Alfan lupa beli susu pisang tadi" ucap Alfan setelah ia sampai di depan Alya yang sedang memasukkan makan di dalam rantang nya


"Tidak apa-apa sayang nanti kita singgah di minimarket ya" ujar Alya


"Siap Mama" ucap Alfan, ia pergi dari sana dan menyusul kakaknya yang ada di depan


"Sudah siap kak" tanya Aira yang datang dari arah kamar nya


"Sudah, kamu bawa yang itu kakak bawa yang ini"


"Ayo anak anak kita berangkat" ajak Alya


"Sini Ma Argan bantu"


"Tidak apa-apa sayang kamu pergi lah ke minimarket sana dan beli susu pisang secukupnya yaa" suruh Alya


"Iya Ma, aku akan beli susu pisang sebentar. Kalian disini saja" ucap Argan kepada adik adiknya


"Iya kak" ujar mereka


Argan berjalan keseberang jalan dan memasuki minimarket. Ia mengambil sepuluh susu pisang lalu berjalan ke arah kasir


Kasir tersebut mengambil dan membungkus susu pisang Argan dan memberikan nya


"Ini dek" ucap kasir itu


"Ini kak uang nya" Argan memberikan uang merah yang di berikan Alya tadi


"Oh tidak perlu di bayar dek, itu semua gratis untuk adek" ujar nya


"Kenapa setiap saya dan adik adik saya beli selalu gratis ya" tanya Argan


"Ah, mungkin karena adik beruntung" ucap kasir tersebut


"Saya tidak sebodoh itu" ujar Argan menatap datar kasir itu


"A... anu, itu, huf baiklah" kasir itu tampak gelisah di tempat memikirkan sesuatu


"Sebenarnya minimarket atas nama pak Gara yang akan di berikan untuk kalian berlima, jadi apapun yang kalian beli maka semua itu gratis" jelas kasir tersebut


"Saya mengerti" Argan mengambil susu pisang nya dan meninggalkan minimarket itu


Kebetulan taman tidak terlalu jauh dari rumah mereka jadi mereka hanya jalan kaki saja hingga mereka sampai disana


"Kita disana aja Ma" tunjuk Afkan kearah bagian taman yang tidak banyak orang


"Yuk" ajar Aira


Argan, Afkan dan Arsan menggelar tikar yang mereka bawa. Setelah itu mereka semua duduk di tempat masing masing. Alya menyimpan makan yang ia bawa di samping nya


Arkan bermain mainan yang ia bawa bersama Alfan


Sedangkan Alya dan Aira tampak mengobrol dengan sangat asyik


"Kak main ini yok, yang kalah akan menuruti perintah yang menang selama satu minggu bagaimana?" Ujar Alfan ke arah kakaknya


"Boleh" ujar Afkan yang sedikit tertarik


Mereka mulai bermain tapi tidak ada yang menang. Mereka sama kuat, mereka ingin bermain lagi tapi Alya sudah menyuruh mereka makan


"Anak anak main nya sudah dulu ya sayang kita makan dulu" ujar Alya


"Iya Ma" mereka berlima membereskan mainan nya dan membantu Alya menyajikan makanan yang ia bawa


"Ehm, kelihatan nya enak sekali" ujar Aira girang melihat makanan yang Alya bawa


"Ayo makan"


Mereka memakan bekal yang Alya bawa untuk mereka selalu mereka bercanda dan tertawa bersama. Tidak ada kata wajah dingin dan datar di Wajak Arsan yang selalu ia perlihatkan, ini mereka semua tersenyum manis bersama sama


Banyak orang orang yang ada di taman menatap mereka semua dengan tatapan iri dan juga senang


Hingga mereka akan pulang saat waktu siang. Mereka akan pulang lalu kembali berjalan jalan di sore hari


Mereka semua sangat menikmati waktu mereka bersama setiap detik nya


Bersambung.


#Like setelah membaca


Like dan Komen ya semua agar aku tambah semangat ngetiknya


^^^see u next part 🥰^^^


^^^Mawar Jk^^^