Love at First Sight

Love at First Sight
Mengawasi Ibu Hamil!



Tiga bulan kemudian, kini usia kandungan Arabella sudah menginjak enam bulan. Perutnya juga sudah membesar dan Aarav semakin protektif terhadap istrinya itu.


Zoe juga sudah hamil tiga bulan, malam pertama dengan Shen berhasil membuahkan hasil di perutnya. Shen dan Zoe sangat senang mendengar kabar tersebut. Zoe tidak perlu mengikuti program hamil karena dia sudah mengandung sekarang.


Zoe dan Shen juga sudah pindah ke mansion yang berada di sebelah mansion Aarav dan Arabella.


Saat ini kedua wanita hamil itu sedang duduk bersantai di halaman belakang. Para suami mereka sedang pergi ke kantor sebentar karena ada rapat penting.


Lukas dan Daniel diperintahkan khusus untuk menjaga kedua wanita hamil itu. Mereka berdua berdiri tidak jauh dari tempat Arabella dan Zoe.


Kedua pria itu sudah kembali satu minggu yang lalu dari tugas mereka,


Mata mereka tidak lepas dari mengawasi kedua wanita penting itu. "Apa yang kedua nona itu bicarakan, tampak asik sekali." Ucap Daniel.


"Kenapa kau tidak bergabung saja dengan mereka!" Timpal Lukas.


"Zoe semalam aku melihat di internet kalau olahraga Senam itu bagus untuk ibu hamil, bagaimana kalau kita mencobanya sekarang." Seru Arabella.


"Ayo bell," Jawab Zoe exited.


Mereka berdua pun beranjak dari duduknya dan berjalan masuk kedalam mansion untuk menukar pakaiannya. Daniel dan Lukas mengikuti langkah kedua wanita itu.


"Maaf nona, kalian mau kemana?" Tanya Lukas ketika mereka memasuki mansion.


"Berganti baju, kalian mau ikut?" Jawab Zoe.


Lukas dan Daniel terdiam tanpa berani menjawab atau bertanya lagi.


Arabella membawa Zoe masuk kedalam kamar sedangkan Daniel dan Lukas menunggu di depan pintu.


Betapa terkejutnya kedua pria itu ketika melihat kedua nona keluar dengan pakaian olahraga yang seksi dan ketat. "No-nona, kalian mau kemana?" Tanya Daniel terperangah bersama dengan Lukas.


"Olahraga senam, ada apa?" Jawab Arabella santai.


"Sebentar nona saya telpon bos sebentar." Ucap Daniel segera mengeluarkan handphone nya.


"Tidak perlu menelponnya, kami hanya akan senam hamil sebentar di halaman belakang." Seru Arabella.


Daniel menghubungi nomor sang bos sementara Arabella dan Zoe menunggunya, namun nomor sang bos tidak aktif, lalu Daniel beralih menelpon Shen namun nomor Shen juga tidak aktif.


"Sudahlah, mungkin suami kami sedang sibuk sekarang, jangan menganggu nya." Seru Arabella menarik tangan Zoe menuju halaman belakang.


"Oh my god.. Bagaimana ini Dan?" Ucap Lukas khawatir akan kemarahan bos mereka nanti.


"Cepat ikuti nona-nona itu." Seru Daniel berjalan dengan cepat menyusul Arabella dan Zoe.


"Oh god.... " Daniel dan Lukas memegang kepalanya ketika melihat kedua wanita itu melakukan senam hamil di halaman belakang.


Daniel dan Lukas terus menghubungi sang bos dan asisten nya, Daniel juga mengirimkan foto yang sedang dilakukan para nona-nona itu di halaman belakang.


Beberapa menit kemudian Aarav tampak menelpon Daniel setelah melihat foto yang dikirimkan anak buahnya itu. "Apa yang kalian lakukan hah?? Bagaimana kalian membiarkan mereka." Teriak Aarav marah.


"Ka-kami sudah mencegahnya bos, tapi nona tetap mau melakukannya." Jawab Daniel takut.


Aarav langsung mematikan sambungan teleponnya dan segera menuju pulang bersama dengan asistennya yang sekarang juga sedikit kesal.


"Kita harus sering melakukan gerakan ini Bell." Seru Zoe sembari senam dengan Arabella.


Mereka mengikuti gerakan senam hamil dari tablet milik Arabella.


"Kau benar Zoe, semua gerakan ini membuat tubuhku terasa lebih baik." Timpal Arabella.


"Sweetie!!!" Teriak Aarav berlari kearah istrinya begitu juga dengan Shen.


"Apa yang kalian lakukan hah??" Ucap Aarav menahan rasa kesalnya.


"Kalian sedang hamil, tidak baik jika terlalu banyak bergerak." Tambah Shen.


Aarav dan Shen melepaskan jas mereka dan memakaikannya ke istri mereka masing-masing.


"Tenang saja, kami melakukan senam hamil dan dokter juga menganjurkannya." Jawab Arabella.


BERSAMBUNG.