Love at First Sight

Love at First Sight
Terkejut!



"Oh ya, bagaimana kabar hubungan mu dengan pria hot itu?" Tanya Eva yang sudah mengetahui hubungan antara Zoe dan Shen, karena Zoe sendiri yang menceritakannya.


"Sstt... Nanti seseorang mendengar ucapanmu, Eva," Ucap Zoe.


"Oh come on nona, aku tidak menyebutkan namanya, tidak akan ada yang tahu girl. Lagian kenapa kau harus menyembunyikan hubungan kalian. " Seru Eva.


"Aku tidak suka menjawab banyak pertanyaan dari orang-orang, itu membuatku risih." Jawab Zoe.


"Kau benar juga sih, hufff susah juga menjadi pacar pengusaha terkenal." Timpal Eva.


Setelah selesai makan siang, Zoe dan Eva kembali ke kantor untuk bekerja. Dan setelah waktu menunjukkan pukul Lima sore Zoe pun baru pulang.


"Zoe!!" Panggil seseorang di Lobby perusahaan tempat Zoe bekerja.


"Oh my god! Mau apa lagi pria ini?" Gumam Zoe sedikit kesal melihat sosok yang memanggilnya.


"Sudah berapa kali aku katakan, jangan menemuiku lagi Jack." Kesal Zoe.


"Bisa kita bicara sebentar Zoe, Please." Mohon Jack.


"Katakan saja sekarang!" Ketus Zoe.


"Tidak bisakah kita bicara di cafe depan sebentar Zoe?" Ucap Jack.


"Hufftt, cepatlah aku tidak punya banyak waktu denganmu." Seru Zoe akhirnya menyetujui ajakan Jack karena dia juga ingin membicarakan sesuatu pada mantan nya itu.


Saat baru beberapa melangkah tiba-tiba dua anak buah Shen menghampiri Zoe dan mendorong Jack menjauh dari Zoe.


"Hei, apa yang kalian lakukan?" Kesal Jack.


"Nona, sebaiknya anda segera pulang." Ujar salah satu pria.


"Aku akan berbicara dengannya sebentar,." Jawab Zoe.


"Tapi tuan Shen melarang anda bertemu dengan pria ini nona!" Kata pria itu.


"Dia tidak ada disini sekarang jadi dia tidak akan tahu," Jawab Zoe.


"Tapi nona.... "


"Tenang saja hanya sebentar." Potong Zoe.


Zoe akhirnya pergi ke cafe depan perusahaan bersama dengan Jack. "Siapa mereka? Apa pria itu yang menyuruh mereka mengawasimu?" Tanya Jack melihat dua bodyguard berdiri di depan cafe.


"Bukan urusanmu! Cepat apa yang ingin kau katakan?" Tanya Zoe.


"Nenek ingin bertemu denganmu Zoe! Dia sudah keluar dari rumah sakit seminggu yang lalu dan terus menanyakan mu. Apa kau bisa menjenguknya Zoe?" Ucap Jack menatap penuh harap.


Zoe memang memiliki hubungan yang baik terhadap keluarga Jack, terutama dengan neneknya, Zoe tampak berpikir dia sebenarnya juga ingin menjenguk nenek Jack namun dia memikirkan perasaan Shen karena takut pria itu akan marah.


"Tapi Zoe, nenek sangat merindukanmu!" Ucap Jack.


*Dan aku juga.* batin Jack.


"Sekali lagi maaf aku tidak bisa Jack, tolong titip salam ku padanya. Dan berhenti menemuiku lagi karena aku sudah tidak memiliki perasaan apapun padamu lagi." Tegas Zoe.


"Zoe..... " Lirih Jack


BUGH!


BUGH!


BUGH!


Shen tiba-tiba datang dan mencengkram kerah baju Jack, lalu menghajarnya dengan bogeman keras.


"Shen..." Zoe terkejut melihat kedatangan kekasihnya itu, karena pasalnya Shen tidak mengatakan kalau akan pulang hari ini.


Shen sengaja pulang tiba-tiba karena ingin memberikan kejutan pada kekasihnya, namun siapa disangka ternyata justru dialah yang dibikin terkejut ketika mendengar laporan dari anak buahnya ketika dia baru tiba di apartemen.


"Bukankah aku sudah memperingatkanmu hah!" Marah Shen menghajar Jack yang sudah tersungkur di lantai.


"Honey hentikan, dia sudah tak berdaya." Seru Zoe mencoba menghentikan Shen yang sedang diliput amarah karena cemburu.


"Kau membelanya!" Geram Shen semakin marah dan menghajar Jack.


Untunglah suasana cafe tidak terlalu ramai sehingga tidak banyak yang melihat ke brutalan Shen itu. Pengujung dan karyawan cafe tidak ada yang berani mendekat karena takut dengan amarah Shen yang sungguh brutal.


Zoe memeluk Shen dengan erat dari belakang.


"Please honey, stop! I love you so much." Ucap Zoe mencoba menenangkan pria itu.


Jack sudah tidak berdaya, bahkan satu kata pun tidak mampu diucapkan oleh bibirnya yang pecah.


Shen menghentikan aksinya dan menarik tangan Zoe keluar dari cafe, setelah Shen dan Zoe keluar barulah beberapa orang mendekati Jack dan membantu pria malang itu.


"Masuk!" Ucap Shen dingin.


Zoe masuk kedalam mobil, Shen melajukan mobilnya dengan kencang sampai-sampai Zoe berpegang di tali seatbelt. "Shen, apa kau ingin mati?" Kesal Zoe.


Shen tidak menjawab, wajahnya masih menampakkan kemarahan dan Zoe melihat itu. *Ya ampun kenapa pria ini tiba-tiba muncul sih* batin Zoe.


"Turun!" Ucap Shen dingin ketika mereka sampai di depan lobby apartemen.


BERSAMBUNG.