
"Masuk!" Ucap Shen dingin.
Zoe masuk kedalam mobil, Shen melajukan mobilnya dengan kencang sampai-sampai Zoe berpegang di tali seatbelt. "Shen, apa kau ingin mati?" Kesal Zoe.
Shen tidak menjawab, wajahnya masih menampakkan kemarahan dan Zoe melihat itu. *Ya ampun kenapa pria ini tiba-tiba muncul sih* batin Zoe.
"Turun!" Ucap Shen dingin ketika mereka sampai di depan lobby apartemen.
Zoe turun dan Shen langsung menarik tangan wanita itu. "Lepaskan Shen, aku bisa jalan sendiri." Seru Zoe.
Namun Shen tidak menanggapi protesan itu.
Ting!! Pintu Lift terbuka dan mereka berdua masuk kedalam nya dimana ada dua orang berada di dalam lift. Kedua orang itu langsung bergeser ketika melihat wajah bringas Shen.
Ting!! Pintu lift terbuka dan Shen menarik Zoe ke unit apartemennya.
BRUK!!
Shen membanting pintu apartemen dengan kasar dan membuat Zoe terkejut. "Bukankah aku sudah mengatakan padamu, jangan temui atau berbicara dengan pria itu lagi! Apa kau sengaja ingin membuatku marah Zoe??" Marah Shen.
"Tidak Darling! Aku hanya ingin menjelaskan dan menegaskan pada Jack untuk jangan pernah lagi menemuiku atau mencariku! Hanya itu, tidak lebih!" Jawab Zoe mencoba memberikan penjelasan pada Shen agar tidak salah paham.
"Jangan pernah sebut nama pria itu di depanku, dan lagi kau sama sekali tidak perlu menjelaskan apapun padanya!" Tegas Shen tidak suka Zoe menyebutkan nama mantannya itu.
"Okay aku tidak akan menyebutkan namanya lagi, dan aku akan benar-benar mengabaikannya mulai sekarang." Jawab Zoe.
Namun Shen masih belum puas dengan jawaban Zoe. "Kita akan menikah minggu depan! Tidak ada penolakan lagi!" Tegas Shen.
"What??" Kaget Zoe.
"Ada apa? Kau ingin menundanya lagi? Apa jangan-jangan kau masih mencintai pria itu, sebab itu kau selalu menolak setiap kali aku mengajakmu menikah?" Ucap Shen yang masih kesal.
"Apa yang kau katakan! Aku sama sekali tidak memiliki perasaan apapun pada Jack lagi." Bantah Zoe.
"Jangan sebut pria itu lagi!" Bentak Shen.
Zoe cukup terkejut, dia tidak berpikir Shen akan semarah ini padanya. Jika tau Shen akan semurka ini, dia tidak akan menerima ajakan Jack tadi.
"Maaf, Darling please jangan marah lagi ya!" Bujuk Zoe memeluk Shen.
"Aku akan marah! Sungguh aku sangat menyesali perbuatanku hari ini!" Jawab Zoe.
"Sebagai hukumannya, kau tidak boleh menunda pernikahan kita lagi." Ucap Shen.
Shen ingin mengikat Zoe dalam sebuah pernikahan secepatnya, karena dia sudah sangat yakin jika Zoe adalah wanita pilihan nya.
"Beri aku waktu satu bulan lagi ya, pekerjaanku akan rampung sebentar lagi." Ucap Zoe.
"Kau tenang saja aku akan mengurus semuanya, dan setelah kita menikah nanti kau tak perlu bekerja lagi." Ucap Shen memeluk kekasihnya.
"No! Aku tetap akan bekerja darling, aku tidak bisa hanya berdiam diri saja dirumah." Protes Zoe.
"Sssttt... Menurutlah sayang, aku tidak ingin mendengar bantahanmu hari ini karena itu akan kembali membuatku marah." Ucap Shen.
Zoe menghela nafasnya, dia akan kembali membicarakan masalah tersebut nanti kepada Shen, ketika suasana hati pria itu sudah membaik.
BUGH!!
BUGH!!
BUGH!!
Shen menghujani tubuh Jack yang sudah babak belur dan terkapar di atas lantai. Setelah Shen membawa Zoe pergi dari restoran tadi, anak buah Shen membawa Jack ke sebuah gedung tua yang sudah tak terpakai.
"Kau benar-benar cari mati denganku, bukankah aku sudah memperingatimu sebelumnya," Bentak Shen lalu menendang perut Jack hingga pria itu memuntahkan darah.
"A-aku me-mencintainya, ci-cintaku padanya jauh lebih besar darimu dan aku ti-tidak akan menyerah." Ucap Jack terbatuk-batuk.
Shen berdecak mendengar ucapan pria itu. "Hei sampah, kau tidak akan pernah mengecewakannya jika cintamu itu sungguh besar padanya." Ucap Shen.
"A-aku yakin Zoe akan memberikan kesempatan padaku dan aku yakin dia akan memilihku, pria yang dikenalnya jauh lebih lama dibandingkan denganmu." Ucap Jack.
Ucapan Jack semakin menambah kemarahan Shen, dia menendangi tubuh Jack dengan keras lalu mengangkat tubuh pria itu lalu menghentakkannya ke dinding, dengan kaki Jack yang tidak menampak tanah.
BERSAMBUNG.