
Tubuh Jack sudah lunglai karena tidak memiliki tenaga akibat dihajar habis oleh Shen. "Ingat, ini peringatan terakhirku jika kau kembali menampakkan wajahmu bahkan jika hanya batang hidungmu saja dihadapan calon istriku maka aku akan menghabisi keluargamu.
Aku akan menghabisi keluargamu sampai ke akar-akarnya dan membakar semua bisnis keluargamu tanpa tersisa, lalu aku akan sendiri yang akan mengasingkan kalian ke desa terpencil yang tidak diketahui oleh orang lain." Tekan Shen dengan penuh ancamannya.
Jack merasa takut dengan tatapan mata dan ancaman Shen tersebut, namun dia berpikir jika Shen hanya mengancamnya saja. "K-kau tidak akan bisa melakukannya." Jawab Jack mencoba memberanikan diri.
Shen menyeringai mendengarnya, karena dia tahu pria ini tidak akan mudah berhenti jika belum diberi bukti dari ancamannya.
Lalu Shen menjatuhkan kasar tubuh Jack di lantai. Shen menyuruh anak buahnya untuk memberikan tabletnya kepadanya. Shen membuka tablet tersebut dan memperlihatkan sebuah video kepada Jack.
Mata Jack seketika terbelalak melihat video tersebut dimana sang ayahnya dibawa oleh polisi dengan borgol ditangannya dan foto neneknya yang kembali dirawat di rumah sakit setelah mengetahui anaknya ditahan oleh polisi, betapa terkejutnya dia jika pria itu sama sekali tidak main-main dengan ucapan nya.
"Apa yang kau lakukan pada keluargaku??" Marah Jack hingga dia kembali mengeluarkan darah di mulutnya.
"Hanya contoh kecil saja!! Tapi jika kau kembali mengabaikan peringatanku maka kau akan melihat sendiri kehancuran keluargamu dengan mata kepalamu sendiri." Tegas Shen lalu memberikan tablet tersebut kepada anak buahnya.
"Dan untuk kasus ayahmu, aku hanya membantu polisi membongkar kebusukannya yang telah melakukan penggelapan uang kepada beberapa orang." Sambungnya.
"Ka-kau pria yang sangat mengerikan! Bagaimana Zoe bisa hidup dengan pria jahat sepertimu nanti!" Seru Jack.
"Iya kau benar, aku memang pria yang mengerikan namun hanya kepada musuhku saja. Sedangkan kepada wanitaku, aku akan menjadi pria yang sangat liar." Jawab Shen menyeringai.
Jack sangat marah mendengar ucapan Shen itu namun dia tidak bisa berbuat apa-apa, apalagi setelah melihat bagaimana pria itu benar-benar mengancam keluarganya.
"Ingat pesanku baik-baik!! Jika tidak ingin ibumu dan adikmu yang menjadi korban selanjutnya." Ancam Shen lalu pergi meninggalkan gedung tua itu.
Jack mengepalkan tangannya lalu ia menangis karena dia sudah tidak memiliki harapan lagi untuk Zoe, wanita yang sangat dicintainya selama ini.
Jack sangat menyesali apa yang telah dia lakukan di masa lalu sehingga Zoe meninggalkan nya. Dia pikir dengan menjebak Zoe malam itu bisa mengikat kembali wanita itu dalam hidupnya.
Namun siapa sangka jika malam itu justru merubah segalanya, Zoe justru terikat oleh pria lain yang tampaknya memiliki kekuasaan.
Namun jika pria itu sampai berani melakukannya maka Shen akan langsung menghabisi Jack tanpa tersisa alias membunuhnya.
"Hallo bos!!" Ucap Shen ketika sang bos menghubungi nya.
"Dimana kau sekarang?" tanya Aarav.
"Aku baru tiba di perusahaan bos." jawab Shen.
"Siapa yang menyuruhmu pulang ke New York hah?" Ketus Aarav.
"Tapi aku sudah menyelesaikan tugasku disana bos." jawab Shen.
"Tapi aku belum menyuruhmu kembali bodoh," Tegas Aarav.
"Maaf bos." ucap Shen.
"Sekarang kau........ " Ucapan Aarav terpotong karena sang istri tercinta memanggilnya.
"Honey!!! Cepat kemari!" Teriak Arabella.
"Baik Sayang." jawab Aarav langsung mematikan handphone nya tanpa melanjutkan kata-katanya lagi.
Shen bernafas lega dan sangat berterimakasih kepada Arabella karena telah menyelamatkan nya dari perintah sang bos.
"Nona Arabella benar-benar sang dewi penyelamat!" Gumam Shen.
BERSAMBUNG.