Love at First Sight

Love at First Sight
BODYGUARD??



Satu bulan telah berlalu, hubungan Shen dan Zoe semakin dekat, mereka sudah cukup mengenal kepribadian masing-masing dan keluarga mereka pun sudah mengetahui mengenai hubungan mereka.


Beatrice dan Erina sangat exited mendengar berita mengejutkan tersebut begitu pula dengan Anna yang senang putrinya menjalin hubungan dengan Shen anak angkat dari teman lamanya.


Keluarga mereka sama-sama ingin Shen dan Zoe segera melangsungkan pernikahan mereka, namun Zoe menundanya karena dia masih sibuk dengan proyek kerjasamanya dengan perusahaan Grey.


Shen sudah menawarkan bantuan untuk membantunya namun Zoe menolaknya karena dia ingin melakukan pekerjaan itu dengan hasil kerjanya bersama dengan rekan-rekannya.


"Zoe!!" Panggil seseorang ketika Zoe baru masuk kedalam Lobby apartemen.


Zoe melihat kearah orang itu, Zoe mengerutkan keningnya melihat sosok tersebut. "Zoe!! Apa kau masih marah padaku? Tolong maafkan aku Zoe. Hidupku sungguh kacau tanpamu Zoe." Ucap pria itu.


Zoe melipat tangannya di depan dadanya. "Sudah?kalau sudah pergilah" Ucap Zoe dingin dan melangkah kearah lift.


"Zoe!! Tungguu!!" Ucap pria itu menyusul Zoe.


BUGH!!


BUGH!!


Bogeman keras mendarat di wajah pria itu. Zoe berbalik kebelakang dan terkejut melihat Shen menghajar pria itu hingga babak belur.


"Shen hentikan, kau bisa membunuhnya." Zoe menahan tangan Shen ketika pria itu ingin menghajar Jack yang sudah diangkat oleh security.


"Lepaskan baby, aku memang akan menghabisinya." Jawab Shen.


Zoe langsung memeluk tubuh Shen yang tampak sangat emosi itu. "Please stop!" Lirih Zoe.


Shen mengatur nafasnya lalu memegang tangan Zoe yang melingkar di perutnya. Lalu dia melepaskan tangan Zoe dan menarik kedalam lift.


"Apa dia menyentuhmu?" Tanya Shen.


Zoe menggelengkan kepalanya. "Dia sama sekali tidak menyentuhku." Jawab Zoe mengusap tangan Shen.


"Jangan berbicara dengannya lagi, jika dia masih menemuimu kau cukup mengangkat tanganmu maka anak buahku akan datang dan membereskannya." Ucap Shen cemburu.


"Kau memberikanku pengawal?" Tanya Zoe terkejut.


Ting!!!


Pintu lift terbuka dan Shen membawa Zoe kedalam apartemennya. "Jawab aku Shen!" Seru Zoe ketika mereka sudah di dalam apartemen.


"Iya aku tidak suka, aku tidak suka setiap pergerakanku diawasi oleh seseorang." Jawab Zoe kesal.


"Mereka hanya menjagamu dari jarak yang tidak dekat denganmu baby, kau tenang saja okay." Timpal Shen.


Zoe diam dan memalingkan wajahnya dari Shen karena dia kesal sebab pria itu ternyata diam-diam memberikan seseorang untuk mengawasinya.


Zoe merasa Shen tidak memahaminya dan tidak mempercayainya, dan benar-benar merasa sangat tidak nyaman karena itu akan membatasi pergerakannya jika seseorang memantaunya apalagi hampir selama 24jam.


Shen memegang kedua tangan Zoe. "Baby, aku melakukan itu karena aku ingin melindungimu apalagi kau sudah tahu kan jika aku merupakan seorang mafia, please mengertilah." Ucap Shen.


"Tapi aku sungguh tidak suka, dan aku juga akan menjaga diriku dengan baik. Sudah cukup kau melacak ponselku tidak perlu berlebihan seperti ini." Ucap Zoe yang masih kekeh tidak ingin memiliki bodyguard bayangan.


"Sorry baby, untuk masalah ini kau tidak bisa membantah atau menghentikanku. Karena seluruh anggota keluarga Grey dan Ben memiliki penjaga bayangan, dan kau sudah masuk kedalam keluarga Ben." Jelas Shen yang tidak bisa dibantah.


Zoe menghembuskan nafasnya, lalu menjatuhkan dirinya di atas sofa. Shen berjalan ke dapur lalu kembali lagi dan duduk disebelah Zoe dengan memberikan segelas air putih untuk kekasihnya.


Zoe mengambil gelas itu dan meminumnya sampai habis, Shen mengambil gelas ditangan Zoe dan meletakkannya di atas meja.


"I Love You, baby." Ucap Shen memeluk Zoe.


"I Love You too, Darling." Balas Zoe.


...****************...


Dua minggu Kemudian, ikatan hubungan Shen dan Zoe semakin erat dari waktu ke waktu. Shen bahkan sudah mulai tergila-gila kepada Zoe, wanita yang dulu sering diabaikannya.


Sudah empat hari Shen pergi ke luar negeri untuk mengurus perusahaan Grey yang sedang bermasalah di Kanada, Shen terpaksa harus menggantikan Aarav karena sang bosnya itu tidak bisa meningalkan istrinya yang tengah hamil.


Zoe sedang menyantap makan siangnya di restoran depan perusahaannya, bersama dengan temannya.


"Akhirnya proyek kerjasama kita dengan perusahaan Grey sebentar lagi rampung." Seru Eva.


"Sebentar lagi kita bisa beristirahat dengan tenang." Timpal Zoe.


"Oh ya, bagaimana kabar hubungan mu dengan pria hot itu?" Tanya Eva yang sudah mengetahui hubungan antara Zoe dan Shen, karena Zoe sendiri yang menceritakannya.


BERSAMBUNG.