Love at First Sight

Love at First Sight
Pernikahan!



Pagi harinya Zoe berangkat ke mansion Aarav bersama dengan Shen. Sampainya di mansion Zoe langsung disambut oleh Nyonya rumah dimana Arabella telah menunggunya di ruang tamu bersama dengan Aarav setelah mereka selesai sarapan.


"Zoe!! Aku sungguh senang kau mau menemaniku." Seru Arabella senang dan memeluk Zoe.


"Hmm... Aku sudah jadi pengangguran sekarang, jadi aku tidak mempunyai kesibukan lagi." Jawab Zoe.


"Kau tenang saja, aku akan memberikan kesibukan baru padamu." Ucap Arabella.


Kedua wanita tertawa bersama, lalu Arabella menggandeng tangan Zoe mengajaknya ke taman belakang.


"Sweetie, aku pergi bekerja sebentar ya." Ucap Aarav mengecup bibir istrinya sekilas.


"Zoe, aku titip istri tercintaku sebentar." Seru Aarav.


"Siap bos!!" Jawab Zoe seraya memberi hormat kepada Aarav, Arabella terkekeh kecil Melihatnya.


Lalu Aarav pergi melangkah keluar, Shen menghampiri Zoe dan mencium kening wanita itu. "Aku pergi dulu, nanti aku jemput." Ucap Shen lembut dan dijawab anggukan oleh Zoe.


Shen pun segera menyusul bosnya yang sudah berada di depan pintu. "Kata Aarav kalian akan menikah minggu depan! Apakah berita itu benar Zoe?" Tanya Arabella.


Zoe menganggukkan kepalanya. "Iya, Shen ingin kami menikah secepatnya." Jawab Zoe tersenyum.


Arabella dan Zoe duduk di taman belakang seraya menikmati pemandangan indah disana dan mengobrol ringan seputar wanita dan kehamilan Arabella.


"Apa kau sudah memeriksakan kandunganmu bell?" Tanya Zoe.


"Sudah, mereka sangat sehat Zoe." Jawab Arabella senang.


Zoe mengusap perut Arabella dengan lembut. "Apa jenis kelaminnya?" Tanya Zoe.


"Dua bayi laki-laki." Jawab Arabella tersenyum.


"Wah!! Mereka pasti akan sangat tampan, ayah yang tampan dan ibu yang cantik. Betapa beruntungnya kalian boys." Seru Zoe.


Arabella terkekeh kecil mendengarnya. "Apa kau sudah siap untuk hamil Zoe?" Tanya Arabella.


Zoe tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Aku sudah siap, bahkan aku akan mengikuti program hamil nanti agar bisa secepatnya mengandung dan memberikan bayi untuk Shen" Seru Zoe.


"Aku akan mendoakanmu agar bisa hamil secepatnya," Jawab Arabella tersenyum.


...****************...


Zoe tampil cantik dengan gaun pengantinnya yang sangat mewah dan elegan, bak seorang putri kerjaan, wanita itu berjalan di atas altar dengan bergandengan tangan dengan sang ayah.


Shen berdiri diujung altar dimana sang pendeta juga berada disana untuk menikahkan mereka. Shen tampak terpesona melihat kecantikan calon istrinya yang berjalan kearah nya.


Beberapa waktu kemudian mereka sudah resmi menjadi sepasang suami-istri setelah selesai mengucapkan sumpah suci di hadapan pendeta.


Para keluarga terlihat sangat bahagia melihat pasangan pengantin itu. "Akhirnya putra kita menikah juga." Ucap Beatrice menggandeng tangan suaminya.


"Hmm., semoga kebahagiaan selalu menyertai mereka berdua." Ucap Shen.


Aarav dan Arabella berjalan menghampiri sang pengantin untuk memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua. "Selamat atas pernikahan kalian," Ucap Arabella mencium kedua pipi Zoe.


"Terimakasih Arabella." Jawab Zoe tersenyum.


"Aku lihat tadi ada tuan Boby, jangan lupa untuk menyapanya nanti dan tawarkan kerjasama padanya karena perusahaannya sedang berkembangnya saat ini." Kata Aarav yang justru masih memikirkan pekerjaan disaat asistennya itu sedang menikah sekarang.


"Yang benar saja kau Aarav, kami sedang menikah sekarang dan kau masih memberikan pekerjaan untuk suamiku." Ucap Zoe heran.


"Honey apa yang kau katakan! Bicarakan itu nanti, sekarang Shen sedang menikah," Ucap Arabella mencubit perut suaminya.


"Shen tidak akan keberatan sayang. Benarkan Shen?" Tanya Aarav yang tentu saja membuat Shen tidak berani menolak bos besarnya itu.


"Baik bos!" Jawab Shen pasrah.


"Tidak Shen, kau akan cuti selama satu bulan untuk honeymoon bersama dengan Zoe dan jangan memikirkan tentang pekerjaan termasuk untuk hari ini," Tegas Arabella, Aarav ingin mengucapkan sesuatu tapi ia langsung ciut ketika mendapat tatapan tajam dari istrinya.


"Terimakasih Bella, kau memang sahabatku yang sangat pengertian!" Seru Zoe memegang kedua tangan Arabella.


"Terimakasih nona." Jawab Shen tersenyum lebar namun senyuman nya seketika sirna ketika melihat tatapan sinis dari bosnya.


"Simpan wajah jelekmu itu honey." Ucap Arabella melihat wajah cemberut suaminya.


Lalu Arabella dan Aarav pun berpamitan kepada sepasang pengantin itu. "Bagaimana bisa kau memiliki bos tak berperasaan seperti itu, untung saja istrinya sangat baik dan pengertian." Ucap Zoe.


. BERSAMBUNG.


Note : Sorry ya ges Author sering nggak update, karena author lagi sibuk banget bulan ini dengan pekerjaan, jadi sering nggak punya waktu buat bikin novel๐Ÿฅบ Mohon Pengertiannya Ya Readers Tercinta ๐Ÿ™๐Ÿ’ž