
Pasangan pengantin baru itu tampak sangat menikmati perjalanan honeymoon mereka. Arabella membuka kaca jendela mobil dan memangku wajahnya dengan tangannya yang berada di pintu mobil lalu membiarkan angin masuk dan meniup rambutnya yang terurai.
Arabella memejamkan matanya dan tersenyum menikmati perjalanannya bersama dengan seorang yang sangat dicintainya.
Dia sama sekali tidak menyangka hidupnya berubah seratus tiga puluh derajat setelah bertemu dengan seorang pria yang sangat-sangat mencintainya sekarang.
Dan keluarga Aarav yang menerimanya apa adanya dan menyayanginya sepenuh hati. Dia berharap kebahagiaan nya sekarang bertahan selamanya tanpa ada gangguan ataupun goncangan yang menghancurkannya.
Aarav tersenyum melihat raut bahagia istrinya itu. "Kau senang sayang?" Tanya Aarav.
Arabella melihat kearah Aarav lalu mencium pipinya. "Aku sangat-sangat senang honey, Terimakasih kau adalah hero dalam hidupku. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana nasib hidupku jika tidak bertemu denganmu kala itu." Kata Arabella tersenyum.
Aarav menepikan mobilnya sedikit masuk kedalam bukit. Lalu dia mengambil tangan istrinya dan menciumnya.
"I wish i could turn back the clock. I'd find you sooner and love you longer." Ucap Aarav.
Arabella tersenyum lalu mencium suaminya itu, Aarav membalas ciuman lembut penuh cinta itu. Pria itu melepaskan seatbelt nya dan istrinya.
Lalu mengangkat Arabella untuk duduk di pangkuannya. Lidah mereka masih saling menyapu sehingga terdengar decapan yang saling bersahutan diantara keduanya.
"Kau ingin mencobanya di mobil, sayang." Lirih Aarav dengan suara beratnya.
Arabella tersenyum lalu menganggukkan kepalanya. Wanita itu sedikit bangkit lalu melepaskan ****** ******** dari balik dress pendeknya.
Setelah itu ia membantu Aarav membuka ikat pinggangnya dan kembali saling berciuman tapi kali ini ciuman mereka sangat panas dan menggebu.
Arabella mengarahkan senjata Aarav yang sudah berdiri tegak kedalam inti miliknya. "Ahh.... " Lenguh keduanya ketika berhasil melakukan penyatuan.
Arabella bergerak diatas tubuh Aarav, pria itu mendorong bokong Arabella supaya MilikNya lebih masuk kedalam. Lenguhan indah tak hentinya keluar dari mulut Arabella, yang tentu saja membuat Aarav semakin gila menggerakkan tubuh wanita itu diatasnya.
Aarav membuka kancing dress milik Arabella lalu mengeluarkan benda kenyal itu yang masih terkait dengan bra. Aarav mencium, ******* dan menghisap benda tersebut.
"You're so sexy baby." Lirih Aarav menatap wajah istrinya yang berkabut gairah itu.
mobil para Anak buah Aarav berhenti sekitar 100meter , mereka hanya bisa melihat dari kejauhan mobil bergoyang sang bos.
"Bos selalu bergairah dimana pun berada." seru salah satu anak buah Aarav.
"Wajar saja mereka kan masih pengantin baru." Timpal temannya.
Setelah satu jam kemudian mereka pun menyelesaikan kegiatan panas itu ketika sama-sama sudah mendapatkan puncaknya masing-masing.
Aarav kembali melanjutkan perjalanannya, mereka akan menuju ke Belgia. Aarav akan membawa Arabella berkeliling di negara itu karena terdapat banyak tempat liburan yang
menyenangkan di negara tersebut, mulai dari wisata keluarga, sejarah (bangunan tua), taman yang indah (banyak), tempat unik yang tiada duanya. Dia akan membawa istri tercintanya itu ke semua tempat tersebut.
setelah menempuh perjalanan lebih tujuh jam-an, akhirnya mereka tiba di belgia. kota pertama yang mereka datangi yaitu Gent,
salah satu tempat yang dikenal sebagai sebuah kota kuno dengan nuansa yang tenang serta memiliki banyak situs bersejarah.
Kota ini juga terkenal dengan perumahan Alter Piece, yaitu sebuah tujuan favorit bagi pecinta seni dan penggemar sejarah, tetapi ketenangan dan pesona tempat ini menarik
perhatian semua jenis wisatawan. Perpaduan nyata antara sejarah dan suasana santai ini menjadikan kota ini salah satu tempat wisata di Belgia yang tidak boleh dilewatkan.
Dan disanalah mereka berdua berada sekarang. lebih tepatnya di Gravensteen yang merupakan salah satu benteng moated terkuat di Eropa Barat, dikelilingi oleh Sungai Lieve.
Arabella berdiri di atas benteng tersebut dan Aarav memeluknya dari belakang, melingkarkan tangannya di perut wanita itu , mereka menikmati pemandangan sungai yang tenang dan menenangkan siapapun yang melihatnya.
BERSAMBUNG.