
L A 83 - Keberadaan Leo
Suara ledakan keras menggema ke seluruh penjuru perbatasan Kekaisaran Floral dan Kekaisaran Soul. Lima tahun yang lalu, Leo dikabarkan telah mati namun semua itu hanya tipu daya yang dilakukan anak remaja tersebut saat mencoba membalaskan kematian Chiesa dan End.
Pertarungan singkat antara Leo dan Dragon hanya sebuah rencana yang ingin Leo ketahui untuk memastikan kemampuan End. Di pertarungan itu Catloph terbunuh, sedangkan Hisui, Licha, Cochlea dan V terluka parah.
Leo menggunakan semua kemampuan yang ia milik dan melindungi mereka, lalu ia menghilang bagai ditelan bumi. Lima tahun kemudian Leo kembali muncul dengan membawa rasa sakit yang ia derita selama ini.
Mengetahui rencana Kerajaan Canute yang hendak menyerang Kerajaan Floral, Leo menghancurkan armada perang yang seharusnya dapat melenyapkan satu negara. Kabar ini mengguncang Benua Carta dan Benua Gaspar.
”Apa berita ini benar?” tanya Hera kepada anggota Allegra.
”Nyam... Nyam... Aku mendengar kabar ini dari Ratu Floral, aku rasa ini benar.” Anggota Allegra yang bernama Nyanmaru dan berasal dari Kekaisaran Canard menjawab.
Sementara anggota yang lain saling berpandangan karena mengetahui kabar ini belum sepenuhnya benar. Organisasi yang berada dibawah naungan Elemen ini memiliki anggota yang bisa dibilang unik. Mantan anggota Tartaros dan kriminal di beberapa kerajaan bergabung dibawah pasukan yang dibentuk Hera dan disetujui oleh Ratu Sylv dan Raja Shevchen.
”Leo sudah mati. Bocah itu mati dan terbunuh dengan keji oleh Dragon. Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, Nenek tua sialan!” ujar V yang juga berada disitu dan memasang ekspresi sinis.
”Jaga mulutmu, Elf sialan!” Nyanmaru menegur.
”Berisik, kucing bodoh!” V membalas.
Cochlea yang juga berada disitu melerai dan memberikan pendapatnya. Cochlea menjelaskan bahwa ia mendengar kabar yang sama diterima Nyanmaru tentang pergerakan Leo yang misterius. Setelah lima tahun menghilang, Leo muncul dengan kabar menghancurkan armada perang Kerajaan Canute dan mencoba menghentikan invasi Kekaisaran Timur.
”Saat itu walaupun ingatanku samar, tetapi aku bisa mengingat jika Leo menggunakan sihir yang menyelamatkan nyawa kita berempat setelah Catloph mati...”
”Hisui, Licha, kalian berdua pasti menyadari perubahan yang terjadi pada Leo bukan? Setelah menerima roh sihir dari End dan Chiesa, aku yakin dia menerima Ingatan keduanya. Leo membohongi kita. Dia berniat menyelesaikan semuanya sendirian.”
Mendengar penjelasan Cochlea membuat ruangan yang diisi delapan orang itu hening. Keberadaan Allegra sendiri menjadi ancaman bagi pasukan kerajaan besar, sedangkan Elemen sendiri benar-benar menjadi momok bagi Kekaisaran Bahamut, Kerajaan Canute, Kekaisaran Timur dan Kekaisaran Suci Luquenje.
”Hisui, Licha, Ghost, kalian bertiga awasi pergerakan di Akademi Carta dan lihat situasi disana.” Hera menjelaskan kepada ketiganya jika ia menemukan rumor tentang Akademi Carta yang telah disusupi dari penyihir Kekaisaran Timur.
”Virginie, Cochlea dan Celestre... Kalian bertiga pastikan penyusup yang berada di Kerajaan Gaspar. Lihat dengan mata kepala kalian sendiri apakah Leo ada disana untuk menghentikan pasukan Kekaisaran Timur atau malah sebaliknya...” ujar Hera menambahkan.
Setelah keenam orang itu meninggalkan ruangan, Hera memberikan tugas kepada Nyanmaru untuk membawa beberapa pasukan bayangan untuk memastikan keberadaan Leo di Kerajaan Floral, Kerajaan Soul dan Kerajaan Gaspar.
Pergerakan Allegra untuk memastikan keberadaan Leo benar-benar menemui titik terang. V, Cochlea dan Celestre yang menuju Kerajaan Gaspar dikejutkan dengan ratusan tubuh yang tak bernyawa dan nampak mengenaskan tergeletak di padang rumput yang luas.
Selain ratusan tubuh tak bernyawa yang sudah dipastikan pasukan dari Kekaisaran Timur, V dan yang lainnya menemukan puluhan tubuh penduduk yang telah mati. Disana terdapat pria tua, wanita dan bayi. Melihat ini tentu saja membuat V mengetahui betapa tragis yang dilakukan pasukan Kekaisaran Timur kepada penduduk Kerajaan Gaspar.
”V, aura sihir ini...” gumam Cochlea pelan.
V menyadari bahwa samar-samar aura sihir milik Leo terasa jelas sebelum menghilang sepenuhnya.
”Leo yang melakukan semua ini... Jika dia masih hidup kenapa dia tidak kembali?” V mengepalkan tangannya dan menggertakkan giginya penuh kekesalan.
Celestre yang sedang mengamati akhirnya buka suara setelah sekian lama terdiam.
”Berikan pemakaman yang layak untuk mereka. Setelah itu kita kembali.” Celestre memperhatikan tumpukan mayat penduduk Kerajaan Gaspar dan berkata dengan nada memerintah kepada V dan Cochlea.
’Gadis sialan ini!’ Cochlea mengumpat dalam hati karena sikap dingin Celestre.
Memang setelah bergabung ke dalam Allegra, hubungan V, Cochlea dan Celestre bisa dibilang sangatlah tidak akur. Cochlea pun mengikuti arahan Celestre karena tidak ingin memperpanjang masalah mereka.
Tak lama seekor kucing berwarna hitam menghampiri V dan melompat ke bahu wanita Elf tersebut.
”Meong... Meong...”
V hendak memegang kucing hitam tersebut namun kucing hitam itu melompat ke arah Celestre. Terlihat Celestre menatap kucing hitam tersebut dan seperti orang yang sedang mendengarkan penjelasan.
”Nyanmaru memberitahu bahwa Leo Avalon terlihat berjalan disekitar Ibukota Floral...”
Mengetahui ini V dan Cochlea saling berpandangan. Keduanya merasa benar-benar tidak percaya karena mendengar kabar ini. Lalu mereka bertiga bergegas menuju Kerajaan Floral untuk memastikan.