Leo Avalon

Leo Avalon
L A 52 - Lembaran Baru Leo Avalon



L A 52 - Lembaran Baru Leo Avalon


Dengan Saturn yang mengawasi perbincangan antara Hera dan Leo, identitas Leo terbongkar di hadapan Hera saat itu juga. Leo memberitahu garis besar tujuannya yaitu untuk melindungi adiknya Lea dan membalaskan kematian kedua orang tuanya.


“Aku tidak menyangka kau adalah keturunan keluarga Avalon. Aku bisa merekomendasikan kau masuk kedalam Akademi Carta, tetapi Leo setelah semua ini aku harap kau menjalani hidup dengan normal dan melupakan Galaxy.” Hera memberikan jawabannya dan membuat Leo sedikit tidak terima dengan keputusan tersebut.


“Ini perintah! Perintah dari Ketua Galaxy!” ujar Hera mutlak.


“Tetapi, Ketua... Aku memiliki kemampuan yang cukup untuk bergabung dengan Galaxy!” Leo bersikeras menolak permintaan Hera.


“Tidak, kau tidak cukup memenuhi kriteria, Leo. Hiduplah dengan normal, mulai hari ini Galaxy telah bubar.” Hera memutuskan dan membuat Leo mengepalkan tangannya.


Saturn menenangkan Leo dan berkata, “Galaxy sudah usai, Leo. Saat kami membentuk kelompok ini, kami berjanji akan membubarkannya jika salah satu dari kami mati.”


“Apa kau coba membohongiku, Saturn?!” Leo menatap Saturn dingin dan tidak percaya.


Saturn tertawa pelan, “Tak perlu marah, Leo. Kami akan baik-baik saja, kau jangan pernah terlibat lagi dengan ini. Berjanjilah padaku, jika tidak aku merasa berdosa pada Ayah dan Ibumu.”


Saturn mengelus kepala Leo dan membuat anak remaja itu berhenti berbicara. Tatapan Saturn menunjukkan kasih sayang yang mendalam kepada Leo.


“Bisa berjanji padaku Leo?” Saturn berkata dengan nada lembut.


Leo menghela nafas ringan, “Saturn, jangan mati. Aku membutuhkan penjelasan darimu.”


Setelah itu Leo pergi menuju kamarnya dan mencoba mencerna maksud dari Hera dan Saturn. Leo menyadari ada yang tidak beres dengan semua ini.


Hingga saat malam tiba Hera mengetuk pintu kamar Leo dan memberitahu anak remaja tersebut tentang betapa bahayanya Galaxy.


Hera berterus terang jika kejadian akhir-akhir ini membuat Galaxy menjadi incaran para pembunuh. Yang Hera maksud bukanlah pembunuh biasa melainkan seseorang yang mampu membunuh anggota Galaxy.


“Saturn... Kau penasaran dengannya bukan? Jika kau peduli padanya, kau harus mencoba hidup dengan normal dan menikmati kehidupanku di Akademi Carta.”


“Suatu saat kau akan mengetahuinya sendiri dari Saturn.”


Saturn memberikan sebuah surat sebelum keluar dari kamar Leo. Leo pun membaca surat tersebut dan terkejut jika yang selama ini dilakukan Galaxy akan membuat Raja Iblis yang lain ataupun Kekaisaran Bahamut bergerak.


Kemampuan Chiesa belum sepenuhnya orang itu tunjukkan selain itu kematian Raflesia bisa menjadi alasan Kekaisaran Bahamut memulai peperangan. Hera meminta Leo untuk fokus menjalani pendidikan di Akademi Carta terlebih dahulu dibandingkan bergabung dengan orang-orang seperti mereka.


“Ketua... Kau...” Leo mendecakkan lidahnya karena tidak dapat berkata apapun.


Diwaktu yang sama Venus dan Mercurius menahan Olympus. Disana terlihat Olympus menyesali perbuatannya dan begitu menyesal karena telah salah padam dan terjerumus kedalam jurang yang begitu dalam.


“Aku tidak pantas untuk hidup... Bahkan sampai akhir Kakakku yang bodoh itu melindungiku...”


Venus yang mendengar ini memukul wajah Olympus sangat keras.


“Bodoh! Earth akan sedih jika melihatmu seperti ini! Apa kau tidak tahu betapa dia sangat menyayangimu, Olympus?! Dia selalu membicarakan tentangmu!”


Mendengar itu mata Olympus berlinang air mata dipenuhi penyesalan.


“Tidak ada gunanya menyesal sekarang, Olympus. Earth sudah pergi untuk selamanya. Dia orang yang terlalu baik dan aku berharap dia bisa pergi dengan tenang disana.” Mercurius memegang pundak Olympus dengan sangat erat dan menambahkan.


“Kau harus mengembalikan kerajaan ini pada semestinya sampai sosok raja yang sesungguhnya dewasa.”


“Mercurius... Apa maksudmu?”


“Hahaha... Bodoh! Bahkan kau tidak mengetahui jika Earth memiliki istri dan seorang anak. Dia masihlah seorang bayi dan tugasmu adalah mengembalikan negeri ini ke tempat semestinya sampai bayi itu dewasa.”


“Itu sudah menjadi tugasmu.” Mercurius pergi setelah memberitahu Olympus kenyataan yang luar biasa.


Dengan ini tirai perjalanan awal Leo di Kerajaan Soul berakhir dan tirai baru yang penuh dengan letupan masa muda menanti di babak cerita baru yakni Akademi Carta.