
L A 37 - Pemberontakan
Pasukan pemberontak nampak tidak sejalan dengan Earth dan mereka memilih untuk merencanakan penyerangan mereka sendiri tanpa sepengetahuan Earth. Sementara itu Earth kedatangan tamu tidak terduga yakni Leo dan yang lainnya.
“Earth, apakah masih ada jalan untuk menyadarkan adik bodohmu itu?” Mercurius bertanya.
“Aku yakin Olympus akan sadar. Aku percaya itu.” Earth menjawab penuh keyakinan sebelum menatap ke arah Leo.
“Mercurius, dia siapa?” Earth bertanya.
Sebelum Mercurius menjawab, Leo maju dan memperkenalkan dirinya kepada Earth. Dan saat itu Earth terkejut akan identitas Leo yang sebenarnya dan telah bergabung dengan Galaxy.
“Leo... Avalon... Katamu?” Saat Earth terkejut tiba-tiba seorang pria yang seumuran dengan Mercurius jatuh dari atas langit dan hampir menabrak Saturn.
Sebelum menabrak dirinya, Saturn menghindar dan menginjak badan pria tersebut sambil memasang ekspresi kesal.
“Mars! Apa kau serius ingin menginjak kepalaku hah?! Rasakan ini!” Saturn semakin kesal saat suara Mars terdengar.
“Maaf, Saturn. Aku pikir tadi kalian orang-orang yang ingin membunuh Earth.” Pria bernama Mars Gaspar dan merupakan anggota Galaxy berdiri sambil menerima tendangan Saturn.
“Hah? Kau hanya beralasan bulan?!” Saturn menarik kerah baju Mars lalu membanting pria tersebut.
“Cukup, Saturn. Apa kau ingin membunuh Mars?” Venus mencoba menenangkan Saturn yang dipenuhi emosi.
“Cih!” Saturn langsung berjalan menjaga jarak dari Mars dan berdiri disamping Leo.
“Kau sangat kejam, Saturn... Aduh... Kepalaku sakit...” Mars kembali berdiri sambil mengelus kepalanya.
“Apa kau ingin menjadi kelinci percobaanku sialan?!” Saturn terpancing emosi.
“Aku hanya bercanda Saturn. Kau tidak perlu marah seperti itu. Aku kemari karena kondisi di pasukan pemberontakan semakin kacau. Beberapa dari mereka memilih untuk menunda penyerangan sampai Festival Sihir tiba dan beberapa dari mereka memilih untuk menyerang sebelum Festival Sihir, sedangkan sebagian dari mereka ingin menyingkirkan orang yang menjadi penghalang.” Mars berkata sambil menatap Earth dengan tajam.
“Mereka mencoba menyingkirkanmu, Earth.” Mars menambahkan.
“Yupiter sedang mengamati situasi disana. Kita hanya menunggu Pemimpin datang kemari sebelum kekacauan terjadi. Kuharap pemimpin datang tepat waktu sebelum situasi semakin bertambah parah.”
Informasi yang dibawa Mars Gaspar ini benar-benar membawa semua anggota Galaxy kedalam situasi buruk. Dengan bantuan pasukan pemberontak, mereka dapat mengatasi beberapa masalah dan fokus menghadapi Chiesa namun ternyata perseteruan internal terjadi di pasukan pemberontakan.
Saturn yang merupakan orang kedua setelah pemimpin Galaxy nampak berpikir untuk sesaat. Saat ini dalam pasukan pemberontak terpecah menjadi tiga bagian dan mereka harus dapat mengatasi hal ini bersama dengan rencana yang dilakukan Joram dan Reptile.
‘Sial, ini situasi yang sangat buruk!’ Saturn mengumpat karena dia berpikir kedatangannya kemari untuk mencegah penyebaran rencana Chiesa yang ingin membuat beberapa penduduk di Kerajaan Soul menjadi bagian dari Proyek Angel.
Venus yang mengetahui kekhawatiran Saturn langsung menepuk pundak wanita berambut pirang itu. Lalu Venus meminta Saturn agar tetap fokus pada rencana untuk menghentikan tindakan Chiesa yang sudah memulai rencananya sejak jauh-jauh hari dalam menuntaskan Proyek Angel.
“Kau ingin menghentikan Proyek Angel bukan? Kau bisa mempercayakan tugas yang lainnya kepada kami, Saturn.” Venus berhasil memenangkan Saturn dan membuat wanita itu langsung memberikan tugas kepada semua anggota Galaxy.
“Venus, kau akan bersama Mercurius untuk mengamati pasukan pemberontak yang mencoba melakukan penyerangan sebelum Festival Sihir tiba.” Saturn memberikan perintah kepada Venus dan Mercurius.
“Kemudian Leo dan Earth, kalian berdua akan berhadapan langsung dengan orang-orang yang mencoba menyingkirkan Earth. Dan kalian berdua akan dibantu Mars,” ujar Saturn menambahkan.
Kemudian mereka semua bergerak sesuai arahan Saturn.