Leo Avalon

Leo Avalon
L A 53 - Kemunculan Tartaros ~ Arc 2 - Kerajaan Soul End ~



L A 53 - Kemunculan Tartaros


Ketika hari yang dinantikan tiba, Festival Sihir Soul berlangsung sangat sederhana dan lebih seperti acara mengenang jasa Earth yang berhasil mengambil alih tahta kerajaan. Hari itu sosok Olympus memberitahu semua penduduk Kerajaan Soul tentang pewaris tahta kerajaan yang sesungguhnya.


Olympus di hadapan semua penduduk menyerahkan diri dan akan mengeksekusi dirinya, namun Hera menghentikannya dan meminta pria itu menebus semua dosanya.


“Aku telah berdosa! Dosaku tidak akan bisa dimaafkan! Aku tidak memiliki wajah untuk melihat penduduk dan semua orang!”


“Tebus semua dosamu dengan mengembalikan negeri ini seperti sedia kala setelah itu matilah!”


Kini Kerajaan Soul sedang dalam masa pemulihan. Hera juga menjanjikan perlindungan kepada Kerajaan Soul mengingat sekarang Three Lions sedang fokus untuk menyatukan Kerajaan di seluruh Benua Carta setelah insiden perpecahan beberapa tahun silam.


“Banyak negeri diluar Benua yang telah jatuh! Benua Carta hampir mengalami hal yang sama namun berkat perjuangan kalian kita bisa mengembalikan keadaan!” ujar Hera kepada Mars, Mercurius, Saturn, Venus dan Yupiter.


“Kita sudah sejauh ini namun tindakan kita ini justru membawa kita kedalam masalah yang lebih besar!” Hera memasang ekspresi wajah yang sangat serius.


“Pemimpin, kita sudah sejauh ini dan aku tidak melibatkan banyak orang. Aku dan Yupiter sudah membicarakan hal ini. Kami akan keluar dari Galaxy dan memancing Tartaros untuk mengejar kami. Aku tidak ingin melibatkan yang lainnya terutama Leo.” Mars memberitahu apa yang ada didalam pikirannya dan membuat Hera tersenyum kecut.


“Tartaros ya? Aku mendengar kelompok ini hanya beranggotakan tujuh orang. Kekuatan mereka setara dengan kita bahkan lebih. Dari informasi yang kudengar mereka berhasil mengacaukan Kerajaan Gaspar dan mengambil negeri itu dari tangan bawahan Gdanks.” Hera menjelaskan.


Mars dan Yupiter terlihat memiliki rencana Masing-masing dan Hera tidak akan menghentikan keduanya.


“Ketua Hera, terimakasih atas bantuan yang telah kau berikan kepadaku selama beberapa tahun ini. Tetapi hari ini aku bersama Mars memutuskan keluar dari Galaxy. Kematian Earth bisa menjadi alasan kita untuk membubarkan kelompok ini.” Yupiter menatap semua rekannya serius sebelum menambahkan.


“Aku akan memastikan Tartaros tidak menyentuh orang-orang yang kusayangi. Mereka berbahaya.” Yupiter menambahkan sambil mengepalkan tangan.


Saturn yang sedari tadi diam angkat bicara.


“Kalian berhak memutuskan tujuan kalian setelah ini begitu juga dengan diriku. Aku akan mengawasi putra mahkota yang harus ku lindungi.” Setelah berkata demikian Saturn menghilang dengan ekspresi muka yang kecewa.


“Saturn!” Venus mencoba menghentikan Saturn namun percuma.


“Ketua, apa kau benar-benar ingin membubarkan kelompok ini?” Mercurius bertanya dengan serius kepada Hera.


“Apa kau takut menjadi incaran Raja Iblis dan Kekaisaran Bahamut?! Kita sudah sejauh ini dan tidak bisa berhenti setelah kematian Earth!”


“Mercurius! Aku tidak mempunyai pilihan lain!”


Hera dan Mercurius saling menatap tajam satu sama lain sebelum akhirnya Mercurius menggertakkan giginya.


“Baiklah jika itu keputusanmu. Terimakasih atas bantuanmu selama ini, Ketua Hera.” Lalu Mercurius pun meninggalkan tempat tersebut disusul oleh Mars dan Yupiter.


“Venus, jalani hidup yang baru dan aku berharap kalian semua bisa bahagia.” Hera tersenyum hangat kepada Venus dan memegang pundak wanita berambut putih itu.


“Ketua juga. Kau tidak seharusnya memendam semua ini sendirian Ketua.” Venus mengepalkan tangannya dan memahami perasaan Hera.


Setelah itu keduanya tidak lagi berbicara sampai Hera keluar ruangan disusul Venus yang dipenuhi perasaan gundah.


Sementara itu Leo belum mengetahui betapa bahayanya angin perubahan yang dibawa Galaxy dan entah membawa mereka ke akhir yang semestinya atau malapetaka.


— ARC 2 - Kerajaan Soul END —