
L A 36 - Kerajaan Soul
Diatas tebing yang ada di suatu tempat Kerajaan Soul terlihat beberapa orang yang terikat kedua kaki dan tangannya oleh rantai besi. Mulut mereka disumpal oleh kain yang berlumuran darah dan disiksa saat mereka meronta.
“Semua pejabat ataupun orang-orang yang mengetahui hal ini akan mati. Kita akan menunggu kedatangan Yang Mulia Chiesa kembali kesini setelah menyelesaikan urusannya di Kekaisaran Bahamut.” Terlihat sosok pria yang membawa rantai tersenyum dingin menatap orang-orang yang tidak berdaya.
“Tetapi kalian melakukan hal yang tidak perlu dan berharap dapat kembali merebut negeri! Dasar para pecundang bodoh!” Pria itu mengalirkan aura sihirnya pada rantai yang ia pegang.
Dan tak lama rantai yang mengikat orang-orang tersebut semakin melilit dan menghancurkan tubuh orang-orang yang telah mengetahui rencana jahat sosok Raja Soul yang didukung oleh Chiesa.
“Joram, kembali lagi kau membunuh banyak orang! Bukankah sudah ku ingatkan padamu untuk menyisakan beberapa sebagai santapan peliharaanku!”
Dari arah belakang terdengar desisan suara ular yang mencoba melilit pria bernama Joram. Dengan rantai yang tiba-tiba memanjang dan menjadi tajam ujungnya, Joram langsung membalikkan badannya menatap dingin ular berwarna putih yang besar.
“Reptile! Apa kau sedang bercanda denganku?! Aku akan membunuhmu jika kau mendekatkan ular busuk ini kepadaku!” Joram mengatakan itu sambil menjaga jarak dari ular pelihara pria bernama Reptile.
“Seperti biasa kau takut dengan peliharaanku ini, Joram.” Reptile segera menjentikkan jarinya agar Joram tidak membunuh ular putih kesayangannya.
“Aku kemari untuk menyampaikan pesan padamu, Joram. Para pasukan pemberontak bekerjasama dengan Galaxy, itulah yang kudengar. Dan satu hal lagi, kejadian di Kerajaan Floral terdengar sangat janggal berbeda dengan kata-kata kita yang melaporkan.” Reptile menjelaskan alasan kedatangannya dan membuat Joram diam.
‘Kalau tidak salah seseorang bernama Ghost yang terlibat dengan semua kekacauan disana,’ batin Joram mencoba mengingat.
“Dari yang aku dengar gadis bernama Charlotte Floral membunuh Ayahnya sendiri dan menghentikan kekacauan dengan bantuan Ghost. Tetapi aku rasa itu semua hanyalah cerita palsu yang dibuat Three Lions. Mereka mencoba menyembunyikan sesuatu yang lebih besar,” ucap Reptile dengan ekspresi serius.
“Dalam perjalanan kembali kesini, aku tidak sengaja bertemu dengan beberapa penduduk yang melihat kejadian disana. Aku sendiri belum mempercayai hal ini sepenuhnya tetapi malapetaka Naga Hitam bangkit dikota itu dan disegel oleh beberapa orang tak dikenal.” Mendengar hal ini Joram langsung melebarkan matanya.
“Jadi menurutmu Dragon terlibat dengan semua ini?”
Setelah itu Reptile mengajak Joram kembali menuju Ibukota Soulfred untuk membahas rencana menghancurkan para pemberontak.
Diwaktu yang sama Leo bersama Mercurius, Venus dan Saturn sedang dalam perjalanan menuju Kerajaan Soul. Mereka berempat kesulitan untuk memasuki Kerajaan Soul karena penghalang besar yang bisa mendeteksi adanya gangguan penyusup dari luar.
“Jadi bagaimana cara kita masuk kesana?” Leo bertanya dan menunjuk hutan yang mengelilingi Kerajaan Soul.
“Leo, teman-teman kita bisa masuk kesana walaupun ada penghalang, kau pikir semua ini berkat siapa?” Saturn tersenyum bangga dan terlihat menyombongkan dirinya.
“Semua itu berkat aku.” Saturn mengeluarkan kemampuannya dan tak lama empat peti muncul.
“Peti?” Leo merasakan firasat buruk.
Sebelum akhirnya Leo mendengarkan penjelasan Saturn yang meminta dirinya untuk masuk kedalam peti.
“Kau tidak berusaha menjadikanku sebagai mainanmu bukan?” Leo menatap tajam Saturn dan membutuhkan kepastian.
“Entahlah, siapa yang tahu dengan hal itu.” Saturn mendekati Leo dan mendorong remaja tersebut.
Leo terbaring diatas peti dan tak lama Saturn memanggil Archie menggunakan sihir pemanggilan.
“Apa yang akan kau lakukan-” Sebelum Leo menyelesaikan ucapannya peti itu tertutup rapat dan Archie langsung mengangkat peti tersebut dan melemparnya kearah Kerajaan Soul.
“Apa kau hendak membunuh Leo, Saturn?” Venus menghela nafas dan tak lama Saturn memintanya untuk melakukan hal yang sama dengan Leo.
Dimulai dari Venus, kemudian Mercurius, lalu yang terakhir Saturn. Akhirnya mereka bertiga menyusul Leo masuk kedalam Kerajaan Soul.