Leo Avalon

Leo Avalon
L A 35 - Three Lions — ARC 1 ~ Kerajaan Floral End —



L A 35 - Three Lions


Setelah kepergian Leo dan anggota Galaxy, Charlotte kedatangan tamu tak terduga yang merupakan orang-orang paling berpengaruh di Benua Carta. Three Lions merupakan julukan untuk tiga orang yang diakui kemampuannya karena pencapaiannya.


Sebelum Marcus Floral menjadi Raja Floral dan Kerajaan Soul dikuasai oleh Chiesa, kondisi Benua Carta sangat tentram namun pemberontakan dan pengaruh campur tangan negeri asing dari Benua Carta membuat keseimbangan Benua Carta menjadi goyah.


Dengan dukungan penuh dari Kerajaan Sylv, kini Three Lions berniat melakukan penyerbuan terhadap Kerajaan Floral dan Kerajaan Soul. Namun sebelum itu terjadi, Three Lions disibukkan dengan kemunculan organisasi yang lebih merepotkan dari Galaxy yang bernama Tartaros.


Kemunculan Tartaros memicu Three Lions untuk mencari informasi tentang kelompok ini lebih lanjut. Para pembunuh keji yang tersebar di belahan dunia bergabung kedalam kelompok ini.


Alasan mengapa Three Lions lebih mengutamakan masalah Tartaros karena sosok saudari kembar dari Ratu Sylv diculik oleh kelompok tersebut. Hingga saat ini kepada saudari kembar Ratu Sylv belum diketahui.


Ditengah semua itu, Benua Carta kembali dihebohkan dengan pembantaian yang dilakukan Marcus Floral yang bekerjasama dengan orang-orang dari Kerajaan Avalon. Namun pembantaian itu dihentikan oleh Charlotte Floral dan orang-orang kepercayaannya.


Nama Ghost pun menyebar dengan cepat. Ghost yang awalnya merupakan kelompok penjahat yang didirikan Mars Floral sekarang berubah menjadi sosok pemuda yang memakai topeng iblis dengan kemampuan Phoenix.


Orang-orang menerima berita ini tanpa mengetahui yang sebenarnya. Keterlibatan Galaxy seolah tidak ada di Kerajaan Floral, namun disaat yang bersamaan Benua Carta juga dihebohkan dengan bentrokan antara Galaxy dan penyihir dari Kerajaan Soul.


Dikabarkan Kerajaan Soul menutup negerinya karena telah disusupi Galaxy dan dikabarkan pertempuran besar akan segera terjadi disana.


Menyadari berita yang tidak sepenuhnya benar Charlotte hanya menghela nafas dan meratapi kepergian Leo.


“Ratu Floral, jika sudah mengisi semua dokumen ini maka kau telah resmi menjadi Ratu Kerajaan Floral dan akan mengemban tugas tersebut. Kau tidak keberatan bukan?” Sosok wanita berumur empat puluhan tahun menerima dokumen pemberian Charlotte dan memastikan Charlotte bersedia mengemban tugas tersebut dalam keadaan sadar.


“Aku akan mengemban tugas ini, Nyonya Hera.” Charlotte berkata dan memastikan Hera mempercayai dirinya.


“Menjadi seorang Ratu diusia yang sangat muda. Kau telah membuat sejarah Charlotte Floral. Selain itu kau adalah murid berbakat Akademi Carta dan akan lulus tahun ini. Menjadi sebuah kebanggaan untuk Akademi Carta dapat memiliki seorang siswi sepertimu.” Pria berumur empat puluhan tahun memuji Charlotte dan mengelus dagunya sambil memperhatikan seorang gadis yang terlihat tidak peduli dengan pembahasan.


“Hmmm...” Gadis bernama Celestre menatap Charlotte dengan tajam sebelum memalingkan wajahnya seperti tidak tertarik.


Charlotte sedikit sebal dengan sikap gadis itu kepada dirinya.


‘Apa-apaan dia itu?!’ batin Charlotte melihat Celestre yang justru mengeluarkan sebuah permen lolipop dan memakannya.


Kemudian Soren memberitahu Charlotte tentang berapa bahayanya kondisi Benua Carta. Pergerakan Lima Raja Iblis Agung menciptakan kekacauan dimana-mana. Bukan hanya Lima Raja Iblis Agung, tetapi ada kabar burung jika Kekaisaran Bahamut mulai melakukan pergerakan setelah mengalami kekalahan saat berperang dengan Kazan yang merupakan satu dari Lima Raja Iblis Agung.


Charlotte yang mengetahui hal ini menyadari betapa beratnya mengemban tugas ini.


“Beberapa hari lagi Ratu Sylv akan berkunjung kemari dan kita akan mendiskusikan masalah mengenai Kerajaan Soul. Kami memiliki informasi penting tentang anak dari Raja Soul sebelumnya yang masih hidup. Keberadaannya entah dimana tetapi kita harus memastikan dia tidak bergabung dengan Tartaros,” ucap Hera memberitahu Charlotte.


“Dan kami selama beberapa minggu akan berada disini membantumu Ratu Floral.” Hera menambahkan.


Setelah itu Charlotte membawa ketiga orang penting ini menemui Clara dan Lyon untuk membahas masalah Naga Hitam yang terlepas dari segel sihir. Gulungan sihir milik Kerajaan Floral yang merupakan harta suci ini justru menjadi malapetaka.


“Tidak ada yang mengetahui bagaimana Naga Hitam berakhir tetapi aku rasa hal ini akan memicu kemarahan dan ketertarikan Dragon untuk kemari.” Charlotte menjelaskan kemungkinan terbesar dampak dari terlepasnya segel malapetaka.


Mengetahui hal ini Hera dan Soren saling memandang. Keduanya langsung memejamkan mata dan menarik nafas dalam-dalam karena mengetahui kekacauan yang menantu justru lebih besar.


Di waktu yang sama sesuatu yang membuat orang-orang ketakutan terjadi di Kerajaan Soul. Sekitar puluhan pejabat ditemukan tak bernyawa dengan kepala yang terpisah dari badannya.


Kini babak Kerajaan Floral telah usai dan saatnya kisah ini memasuki babak baru yakni Kerajaan Soul.


- Arc 1 ~ Kerajaan Floral End -