Leo Avalon

Leo Avalon
L A 74 - Rencana Sepuluh Tahun Lalu



L A 74 - Rencana Sepuluh Tahun Lalu


Berita menghilangnya Leo sudah tersebar dan nama Tartaros berubah menjadi sebuah ancaman di Benua Carta. Dirumorkan kelompok Tartaros bermarkas di Kerajaan Gaspar dan tidak banyak orang yang mengetahui jika Mars Gaspar yang mengambil alih kepemimpinan dan Yupiter Silica mantan anggota Galaxy juga sudah bergabung dengan Tartaros.


Misi utama Mars dan Yupiter adalah memastikan terbentuknya Elemen. Sepuluh tahun yang lalu rencana ini sudah dibuat bersama dengan semua elemen kerajaan di dunia ini termasuk Kerajaan Avalon, Cakrawyuha, Kekaisaran Kai, Kekaisaran Timur, Kekaisaran Suci Luquenje, Kekaisaran Bahamut dan Kerajaan Canute.


Namun karena insiden kesalahpahaman, Kerajaan Canute berperang dengan Kekaisaran Timur dan Kekaisaran Suci Luquenje. Akibat dari insiden itu tanah suci Kerajaan Sylv digemparkan dengan terculiknya ratusan Elf yang didalangi Kekaisaran Bahamut.


Chiesa memberi misi penting kepada Mars dan Yupiter untuk menangkap dalang sepuluh tahun yang lalu. Tentu saja itu merupakan tugas yang sulit untuk keduanya karena saat ini situasi di Benua Carta menjadi perhatian seluruh dunia karena akan terbentuknya aliansi semua kerajaan di daratan dunia ini.


”V, Cochlea, kalian berdua bersama Leo kutugaskan untuk pergi ke Kerajaan Floral. Ada rumor jika petinggi militer Kekaisaran Bahamut berada disana. Selain itu aku mendapatkan informasi penting jika Kekaisaran Bahamut dan Kekaisaran Timur berupaya menggagalkan pertemuan penting ini.”


”Aku rasa Kekaisaran Canard yang akan menjadi target mereka.”


Chiesa memberitahu secara mendetail rencana Tartaros selama beberapa hari kedepan. Mereka mengadakan pertemuan di Kerajaan Gaspar yang berbatasan langsung dengan Benua Carta.


”Aku belum bisa melupakan kejadian sepuluh tahun lalu! Aku akan memastikan para pengganggu mati ditangan ku!” ujar V.


Cochlea memperhatikan V dan memejamkan matanya. Begitu banyak penyesalannya sampai ia mengambil jalan seperti ini, demi membantu V maka Cochlea berniat mengikuti sahabat Elf nya itu ke neraka sekalipun.


”Bagaimana Leo? Apa kau sudah terbiasa dengan kehidupan disini?” ujar Chiesa sambil menikmati apel yang baru saja dipanen.


Leo menghela nafas sebelum menanyakan kondisi Mars dan Yupiter kepada Chiesa.


”Mereka berdua kuberi misi yang penting. Aku melakukan banyak kesalahan kepada mereka, tetapi semua itu perlu karena aku mencoba mengakhiri rantai diskriminasi di dunia ini. Untuk itu aku rela berperang sebagai seorang pembunuh ataupun Raja Iblis sekalipun.”


Setelah mengatakan itu Chiesa meminta Hisui dan Licha pergi ke Kerajaan Soul, sedangkan End dan Dumfries akan berjaga di Kerajaan Gaspar.


Bersamaan dengan misi yang dilakukan para anggota Tartaros, situasi di Wilayah Allegra yang merupakan Padang rumput dan dekat dengan sungai besar nampak ramai. Wilayah Allegra merupakan tempat yang sakral sepuluh tahun lalu dan menjadi markas Three Lions.


Disana ada sebuah istana megah yang menjadi tempat digelarnya pertemuan bernama Istana Giftia. Sepuluh tahun yang lalu para pemimpin negeri di seluruh dunia berniat membentuk sebuah naungan pemerintahan dengan harapan menurunnya diskriminasi dan peperangan.


Kaisar Canard adalah orang pertama yang mengusulkan rencana tersebut dan berharap ada suatu saat dimana semua ras hidup berdampingan seperti manusia, Elf, Dwarf, Demon atau Iblis dan ras yang lainnya.


Tahun ini pertemuan itu kembali diadakan dengan anggota yang berkurang. Perbedaan ideologi menjadi penghalang namun sekarang di tanah suci Allegra tepatnya Istana Giftia berkumpul para pemimpin dari belahan dunia untuk membentuk pemerintah dunia yang mereka beri nama Elemen.


Ditengah rencana terbentuknya Elemen, terjadi pertarungan dahsyat di suatu tempat dan ini berakhir dengan kabar kematian Mars Gaspar dan Yupiter Silica.


Insiden ini membuat pertemuan menjadi tertunda karena ada desas-desus campur tangan Kekaisaran Bahamut dan Kekaisaran Timur dalam insiden ini.