I Love You Ketos

I Love You Ketos
part 38



Masih pagi Qi, muka lo lesu amat kaya kurang gizi," celetuk mawar


"Iya nih tumben-tumbenan ga ceria kaya biasanya," sahut fika


Sesampai nya di dalam kelas, Qiya di hadap kan dengan kedua teman nya yang tingkat ke kepoan nya menjulang tinggi


Tanpa niat menjawab Qiya haya diam saja sambil menelungkupkan kepalanya di atas meja dengan tangan nya yang menjadi tumpuan


"Lah bocah.. di tanya malah diem aja," ujar Fika


"Gausah banyak tanya bisa?" Ucap Bara dengan nada tidak santai


"Ck, biasa aja dong! Gue kan cuma tanya,"ujar Fika dengan memutar bola mata nya malas


Sedangkan Fira hanya menghela nafas dengan kelakuan kedua teman nya itu


"Gue ketoilet bentar," izin Qiya karena masih ada waktu 10 menit lagi sebelum pembelajaran di mulai


"Gue ikut," ujar Fira


"Gausah, gue sendiri aja... Ga lama ko janji,"


"Hmm yaudah hati-hati,"


" Berasa anak tk ," cibir Qiya


Setelah kepergian Qiya, kedua teman nya mulai bertanya-tanya kepada Fira


"Fir? si Qiya kenapa si? Tumben banget sikap nya kaya gitu?" Tanya mawar


"Kenapa kepo banget sama urusan orang?" Sahut Bara tidak suka


"Gue ga ngomong sama lo!" Sewot mawar


"Keluarga Daren mutusin pertunangan mereka," jawab Fira


"Apa!"


"Hah?!"


Ujar nya bersamaan antara Fika dan Mawar


"Pelanin suara kalian! Berisik!!" Ucap Fira


"Hehe sorry sorry gue kaget aja Fir, ko bisa si?" Ujar Fika


Fira hanya mengangkat bahu nya acuh. 5 menit berlalu, kini Qiya sudah berada di dalam kelas


Setelah mengobrol-ngobrol sebentar... Bel masuk sudah terdengar dengan nyaring


~~


Jam istirahat sudah tiba, semua siswa dan siswi sibuk mengantri memesan makanan, begitupun dengan Fira dkk dan juga Daren dkk


"Tega banget lo Ren mutusin si Qiya, kurang apa coba dia Ren?" Tanya mawar kepada Daren


"Jangan di bahas War," ujar Qiya dengan cuek karena tidak suka dengan pembahasan yang mengenai masalah diri nya


"Mulut lo ga bisa apa diem sehari aja? Jangan bikin suasana jadi runyam," tegur Bara


"Kenapa si? Lo sewot mulu sama gue!!" Ujar mawar sembari menunjuk ke arah Bara


Fika menurunkan tangan Mawar yang mengarah ke Bara," udah War.. malu ah di liat orang,"


Fira menarik tangan Qiya seraya pergi dari area kantin, yang kemudian di susul oleh Bara


Tidak lama Fika dan Mawar pun ikut bangkit dan pergi


Daren dkk hanya melihat kepergian mereka


"Sebenernya ada apaansi?" Tanya Mahendra karena tidak paham dengan arah pembicaraan mereka


"Ada apa ren?" Tiko bertanya


"Gue udah putusin pertunangan sama si Qiya,"


"Serius? Masalah nya? Tanya Mahendra


"Gue ga bisa ceritain sekarang .. tapi gue janji kalo waktu nya udah tepat.. pasti bakalan gue kasih tau,"


"Kalo itu yang terbaik... Gue selalu dukung semua keputusan lo Ren," ujar Tiko


"Makasi ko udah ngertiin gue,"


~~


Qiya di bawa ke ruang UkS oleh Fira," istirahat, muka lo pucat banget,"


"Gue gapapa Fir, Bar" ucap nya meyakin kan


"Nurut aja ya Qi?" Pinta Bara


Mau tidak mau Qiya pun menurut, sebab memang benar ia sedikit pusing akibat semalam yang kurang tidur


"Lo tiduran aja, atau mau pulang?" Tanya Bara


"Berasa keliatan lemah nya banget gue," cibir Qiya," gue di tiduran aja di sini, lagian gapapa juga.. lebay banget sampe di tawarin pulang,"


"Bukan lebay Qi, ini namanya kita peduli sama lo," ujar Bara membenarkan


"Terserah, gue mau tidur bentar,"


Fira dan Bara saat ini sedang duduk di sofa yang di sediakan di dalam UKS


Melihat Qiya tertidur, keduanya juga ikut menutup mata, karena memang tidak ada pembicaraan yang harus di bahas juga pikir mereka masing- masing