I Love You Ketos

I Love You Ketos
part 21



Yang tadi nya akan mengadakan kumpulan malam bersama teman-teman nya, malah di batal kan,karena si kembar terjebak macet parah hingga jam 8 malam.. alhasil kini mereka semua berkumpul di pagi hari di rumah qiya dan fira.


Rumah nya yang besar dan megah bak istana ini terlihat sepi, karena anggota keluarga nya tidak banyak.. terlebih lagi kedua orang tuanya selalu sibuk dalam urusan kerja nya yang berada di luar negri.


Ketika pulang ke rumah saja.. paling lama hanya 3 hari , itu pun atas paksaan, kalo tidak di paksa... Mungkin orang tua nya akan pulang sesempat nya saja.


" Sepi banget rumah kalian," ujar mahendra memecah keheningan. Karena semenjak mereka sampai di rumah si kembar.. tidak ada obrolan yang khusu, yang lain nya sibuk memainkan handphone serta melihat acara televisi


"Kita cuma di temenin sama supir dan juga art dra.. soalnya ortu gue selalu sibuk kerja," ujar qiya


Mahendra yang mendengar itu pun hanya ber oh ria


"Mau kemana fir," tanya tiko yang melihat pergerakan fira yang bangkit dari duduk nya. Teman-teman nya yang lain pun ikut menoleh ke arah fira


"Ambil cemilan bentar," ucap nya singkat


"Oh iya gue juga bawa makanan khas Jerman, bentar gue ambil dulu oke," ujar qiya yang baru ingat bahwa ia membeli makanan dari Jerman kemarin


"Lo ga kangen ren sama si qiya? Diem mulu perasaan dari tadi," tanya fika dengan cibiran


"Iya nih , orang mah kalo abis ldr an pasti kangen ya.. apalagi kalian ga sempet liburan berdua," ucap mawar menimpali


"Ngapain juga lo berdua ngurusin hubungan gue? Kaya ga ada hal lain aja," jawab daren dengan cuek


"Hubungan mereka ya urusan mereka.. gausah ikut campur kalo ga tau apa-apa" sahut tiko


Ucapan tiko barusan sepertinya ada maksud lain fikir daren, apa mungkin dia tau sesuatu? Rasa nya tidak mungkin.. apalagi hubungan antara diri nya dan fira sangat terjaga dengan rapi.


"Maksud lo ko," mawar menimpali, karena pernyataan tiko barusan seakan-akan sedang terjadi sesuatu," mereka berantem?"


Sedangkan tiko hanya diam saja


"Lagian udah beberapa kali juga pertanyaan lo ga pernah di jawab.. eh malah nanya lagi," sahut mahendra dengan tawa nya yang di ikuti fika dan juga daren


"Ck," tiko hanya berdecak sebal


Setelah nya si kembar membawa makanan yang berbeda di tangan mereka.


Mahendra menghampiri fira seraya membantu membawa cemilan yang di bawa fira karena terlalu banyak.


"Makasih dra,"


"Sama-sama,"


Perlakuan mahendra terhadap fira tidak luput dari pandangan daren dan tiko, namun mahendra hanya fokus kepada tiko.. soal daren? Dia tidak tau apa-apa tentang perasaan nya


Ekhem


Mahendra berdehem menetral kan diri nya, karena merasa tidak enak terhadap perasaan tiko... Padahal ia tidak ada maksud lain, hanya sekedar ingin membantu nya saja tidak lebih...tapi pikiran nya membuat mahendra takut jika tiko salah mengartikan perlakuan nya ... Dirinya hanya peduli sebagai teman tidak lebih, karena jika diri nya tiba-tiba menjauh.. takut nya malah di curigai oleh teman-teman nya yang lain.


"Banyak banget gilaaaa," ujar mawar, " ini makanan nya enak-enak pasti,"


"Jelas lah makanan konglomerat mah ga kaleng-kaleng," ucap mahendra menimpali


"Nye nye nye nye ," cibir mawar


"Makan aja abisin," suruh qiya


Mereka sibuk memakan makanan yang di suguh kan qiya dan fira, makanan nya enak-enak bahkan sangat enak sekali


Memang ya mereka tenang kalo lagi makan aja.. selebih nya kumat lagi.