Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
Part 95, kapan kalian menikah??



Masih dengan suasana rumah hernandes, mereka menikmati


kebersamaan setelah sekian lama saling membenci satu sama lain, karena


kesalahan seseorang yang menginginkan kehancuran mereka


“lalu bagaimana rencana kalian kedepannya” tanya lea saat


mereka tengah sibuk membahas tentang hubungan harri dan jesica


“saya ngikut dengan harris saja tante, saya ingin harris


yang memutuskannya” kata jesica tersenyum dan melirik sang kekasih disampingnya


“bagaimana harris, apa kamu sudah ada persiapan dan


planning?” tanya lea lagi kali ini melirik kearah harris yang sudah ia anggap


anak sendiri


“saya merencanakan pernikahan secepatnya nyonya, nanti saja


akan membicarakannya dengan paman bryan” kata harris dan menggenggam tangan


jesica seolah memberikan kepastian dengan kekasihnya


“baguslah kalau begitu, kalian harus secepatnya melaksanakan


pernikahan” kata lea dan dijawab iaya oleh keduanya


Sedangkan ditempat lain, sarah  dan dave sedang menikmati kebersamaan mereka,


keduanya terlihat sedang bercanda satu sama lain, saling bercerita diri


masing-masing.


“kak dave, bagaimana jika nanti aku menginginkan sesuatu


yang sulit didapatkan?” tanya sarah sambil melirik wajah kekasihnya dengan


polos dan raut wajah yang menggemaskan


“aku akan berusaha untuk mendapatkannya” kata dave sambil


tersenyum sambil mengecup kepala sarah dengan lembut


“bagaimana kalau itu sangat sulit, dan bisa membahayakan kak


dave?” tanya sarah lagi, dia ingin melihat bagaimana dave menjawab


pertanyaannya dan membayangkan jika nanti dirinya mengandung seperti kakaknya


grece,dan pasti akan mengalami nyidam


“aku akan terus berusaha untuk mendapatkannya” kata dave dan


membuat sarah tersenyum Bahagia, ternyata ia mendapatkan laki-laki yang pantas


untuk dirinya dan menjaga dirinya demi masa depannya.


“terimakasih bby, sudah menjadi laki-laki yang mau


menjagaku, jangan pernah bosan dengan sikapku dan tuntun aku untuk menjadi


tidak ingin kehilangan laki-laki itu, begitu pula sebaliknya, dave membalas


pelukan itu tak kalah eratnya, sungguh Wanita yang sedang bersamanya ini punya


banyak beban namun karna keceriaan sarah tidak terlihat apa yang ia pikirkan.


“jangan pernah memikirkan hal yang tidak perlu dipikirkan,


apalagi sampai berpikir kalau aku meninggalkanmu, itu tidak akan pernah


terjadi” kata dave dan diangguki oleh sarah namun masih nemplok di pelukan dave


“kalau begitu kita masuk yuk, sudah malam dan tidak enak


meninggalkan mereka terlalu lama” kata dave dan diajawab iya olej sarah,


keduanya masuk kedalam untuk menemui keluarga yang lain


“kalau begitu kami pulang dulu, tuan,nyonya. Lain kali saya


akan kesini lagi, untuk mengurus acaranya” kata harris sambil mengajak jesica


untuk pulang


“jangan khawatir tentang acara itu, semua akan diurus dengan


lea dan grece…” perkataan lucio terhenti saat mendengar suara cempreng gadis


kecil kesayangan mereka dirumah itu


“dan aku…..” teriak sarah dambil berlari menghampiri


kakaknya grece dan langsung dibalas dengan gelengan kepala semuanya, namun


berbeda dengan devan yang menatap sarah dengan tajam, kesal dengan sarah yang


seenaknya mengambil tempat duduknya disampping istrinya


“heii anak kecil hanya butuh sekolah yang benar” kata devan


dan sarah yang mendengarnya hanya meleletkan lidahnya dan mencebikkan bibirnya


“dasar anak kecil tidak tau malu” kata devan dan menarik


rambut sarah dengan pelan namun segera dilepas karna melihat mata istrinya


sudah melotot kepadanya


“kak dave jahat” kata sarah membuat raut wajah sedih agar


kakaknya grece semakin memarahi devan


“mas, jangan seperti itu, Namanya juga masih kecil” kata


grece dan mengelus kepala adiknya dengan sayang, jesica yang melihat


kebersamaan mereka mau tak mau dalam hatinya merasa iri


next


Jangan lup like,komen, dan favorit