
**BUAT READERS OTHOR TERSAYANG, JANGAN LUPA MAMPIR KE NOVEL OTHOR YANG DILAPAK SEBELAH YAKK
JUDULNYA\= kumohon cintai aku(lupakan masa lalumu)
tengkiuu readers, jangan lupa like komennya di tinggal ya๐๐**
Diapartemen jesica, ia sedang memikirkan bagaimana caranya ia harus masuk keperusahaan hernandes tanpa dibalas dengan kebencian devan padanya,
memang selama beberapa hari ini, jesica sudah mencari tau semua tentang devan dan letak perusahaan mereka dikota ini, hal itu membuat jesica inhin bergerak cepat dan membuat devan kembali kepelukannya, menguasai seluruh harta keluarganya,
jesica sangat geram karena kegagalan pertunangan mereka,oleh ulah orangtua devan sendiri, yang mengetahui jati dirinya, dan mengancamnya menggunakan keburukan dirinya dan tujuannya mendekati devan.
"sekarang adalah waktu yang tepat, devan akan kembali kepelukanku dan aku akan membuatnya bertekuk lutut",kata jesica sembari bersiap untuk pergi keperusahaan devan
dengan mengenakan style yang elegan dengan polesan make up yang pas untuk dirinya, jesica mengambil kunci mobilnya dan melajukannya keprusahaan devan.
jesica yang ingin berkunjung ke perusahaan devan
sementara di perusahaan devan, ia masih sangat kesal dengan sikpa cuek grece,yang tidak pernah mendengarkannya dan menurutinya
"huh, mengapa gadis kecil itu sangat sulit untuk diatur",gumam devan dan menengadah melihat langit-langit yg ruangannya
"mengapa aku bisa membuat kontrak pernikahan dengannya, jika ku tau sikapnya cuek dan dingin seperti itu tidak akan pernah terjadi seperti ini",lanjut devan lagi dan tidak sadar bahwa dave mendengar semua apa yang ia katakan
"tuan kau sangat payah dalam menururus hidup mu sendiri, kau hanya pintar jika bersaing dengan dunia bisnis",kata dave dalam hati
"ehh.. dave mengapa kau ada disana, dan kapan kau datang, mengapa tidak bersuara!!",kata devan dengan terkejut karena kehadiran dave yang tidak ia sadari
"maaf tuan, saya baru saja datang dan melihat tuan seperti banyak pikiran", kata dave dengan jujud
"iya dave, aku punya banyak pikiran yang tidak pernah kau mengerti, aku ousing dengan kelakuan gadis kecil itu",kata devan dan mulai memperbaiki duduknya
"kenapa tuan, bukankah nona grece sagat mengurus tuan dengan baik, dan nona juga selalu menyiapkan keperluan tuan semua",kata dave yang sebenarnya sudah tau apa yang dikatakan oleh devan
"bukan itu maksudku dave, maksudku aku puisng dengan sikapnya yang dingin dan cuek itu, sangat berbanding terbalik dengan gadis pada umumnya yang manja",kata devan dan melirik dave
"mungkin tuan belum tetlalu dekat dengan non, padahal jika tuan dekat dengannya nona sangat baik dan lembut, ia bahkan bersikap manja dengan orang yang dekat dengannya",kata dave yang memang sudah dekat dengan grece dan cerita yang ia dengar dari rekannya
"kau sok tau dave, kau bahkan jarang beryemu dengannya",kata devan mendengus keaal dan melihat apa yang ada ditangan dave
"apa yang kau bawa dave?",tanya devan dan melihat kearah tangan dave
"ohhh... ini tuan, saya membawa berkas yang harus anda tanda tangani dan mungkin ada beberapa yang tidak sesuai anda bisa melihatnya sendiri tuan",kata dave dan menyodorkan berkas itu kepada devan
tiba-tiba pintu ruangan devan didorong dari luar dan sekretarisnya masuk kedalam
"ada apa!?",tanya devan datar
"maaf tuan menganggu waktu anda, saya hanya ingin mwmberitahu, ada seorang wanita yang mencari tuan, katanya dia orang dekat tuan",kata sekretaris itu dengan ketakutan, ia takur devan marah padanya
"siapa dia? dave apa kau ada janji temu dengan rekan yang lain?",tanya deva melihat kearah dave
"tidak ada tuan, hari ini tidak ada meetkng dengan siapapun",jawab dave dengan santai
klek...
pintu ruangan itu terbuka kembali, seorang wanita cantik bak model berjakan sdengan senyuman dibibirnya
seketika devan dan dave langsung melotot tidak percaya dengan penglihatan mereka, devan menatap dengan oenuh rasa yang bercampur aduk,sedangkan dave menatap dengan penuh kebencian yang mendalam dan rasa tidak suka
"wanita kunti ini lagi, mengapa di bisa samoai disini,apa dia mencari tau semua tentang devan!?",batin dave dalam hati dan melihat kearah devan
devan terdiam beberapa saat, dan bafu sadar saat wabita itu berbicara padanya
"hai sayang, bagaimana kabarmu, apa kau melupakanku?",kata jesica dengan senyuman licik dan langsung duduk di sofa ruangan devan
"apa yang membawamu kesini jesica!!! jangan membuat keribuyan dikantor ku!!",kata devan dingin dan sengat datar
"van... jangan terlalu galak denganku, apa kau tidak ingat bagaimana kamu mencintaiku dulu",kata jesica dengan nada yang lembut
"diam jes, itu sudah berlalu,jangan mengungkitnya lagi",kata devan menahan kesalnya
"van, aku ingin bicara padamu, bisakah kita keluar?",tanya jesica penuh harap, membuat wajahnya memelas
"aku punya pekerjaan yang banyak,tidak ada waktuku jes",kata devan masih dengan mode dingin
"ayolah van, apa kau tidak merindukanku",kata jesica dan memeluk lengan devan manja
dave yang melihatnya sangan muak dan ingin sekali menendang wanita kunti ini dari hadapannya, dave sangat bemci dengan wanita ini, sangat membuat moodnya hancur
jika saja devan mau mengikuti permintaannya entah apa mungkin yang akan dikatan dave dalam hatinya tentang ketololan tuannya ini
"van... ayolah pliss aku merindukan mu",sambung jwsica lagi dan menarik tangan devan agar mengikutinya keluar
"tuan... anda harus mengerjakan berkas yang menumouk dimeja anda, tuan tidak bisa menundanya lagi",kata dave mencegah kepergian devan
taoi devan bukannya melawan ajakan jesica taoi malah mengikuti jesica dan mengatakan kepada dave jika pekerjaannya bisa dikerjakan nanti saja
sementara jesica tersenyum puas, ia sangat senang akhirnya devan memilih dirinya dan meninggalkan pekerjaannya, itu artinya devan masih ada perasaan untuk dirinya,sunghuh hal yang sangat diharapkan oleh jesica
mereka melangkah keluar dari perusahaan itu, dan tidak bisa dipungkiri lagi mata karyawan devan semua menuju mereka berdua, namun jesica asik dengan tingkahnya yang menyebalkan itu, bergelayut manja dilengan devan
"jes... jangan berlebihan begini, ini kantor jangan membuat karyawanku berpikiran yang lain tentang kita",kata devan dan melepaskan tangan jesica dari lengannya
"van... kemana kita akan pergi?",tanya jesica ketika mereka sudah berada dalam mobil devan
"terserah padamu,aku ikut saja",kata devan dan melajukan mobilnya
"kita ketaman saja, taoi sebelum itu kita membeli minuman aku sangat haus",kata jesica dan langsung diangguki oleh devan
devan membawa mobilnya sampai ketempat yang dikatakan oleh jesica, tanpa ia sadari ada seseorang yang melihat mereka dengan tatapan yang sulit diartikan
#next
jangan lupa like dan komennya di fibggalkan ya readers๐๐