
Tidak terasa tiga bulan setelah kejafian yang menewaskan beberapa
nyawa, dan membuat semua kejadian beberapa tahun silan yang telah lama tertutup
Kembali terbuka dan akhirnya terungkap kisah yang sebenarnya.
Sekarang ada seorang gadis yang telah pulih dari
rehabilitasi yang ia jalanai untuk menyembuhkannya dari kebiasannnya dan
depresinya yang ia alami setelah kejadia tiga bulan lalu, gadis itu adalah
jesica marcello mantan kekasih devan hernandes, ia mengalami depresi saat
setelah kejadian dulu, kejiwaannya terganggu dan selalu menyebut nama devan
dalam tidurnya
Kadang jesica suka keluar sambil teriak nama devan, ia masih
percaya dengan ilusinya yang terus mengingatkannya tentang kebersamaannya
dengan sang mantan kekasih, sungguh miris nasib gadis ini, padahal dirinya
begitu cantik dan baik hatti jika tidak terhasut oleh pamannya sendiri
Sementara ayahnya sudah kehabisan akal untuk menyembuhkan
putrinya itu, dan sekarang adalah waktunya untuk anak gadisnya sembuh setelah
menjalani teraphy.
“sayang, kamu mau kemana pagi-pagi begini?” tanya bryan saat
melihat putrinya turun dari ranjangnya dan melangkah keluar
“aku ingin mencari udara segar ayah, sebentar saja” kata jesica
dan melanjutkan langkahnya keluar dari kamarnya dan menuju taman belakang rumah
mereka
Jesica dim dalam kesunyian pagi hari, memperhatikan setiap
sudut taman yang diantaranya ada beberapa Bunga yang mekar dan dikerumini
beberapa serangga, ia mendekati bunga tersebut sambil tersenyum hambar
“tidak ada lagi yang perlu aku sesali dan harapkan” monolog
jesica sambil berjalan pelan menelusuri setiap tumbuhan yang ada ditaman itu
“dan pada akhirnya semuanya terungkap, semua hanya masalah
waktu saja” tambahnya lagi dan berhenti disatu tumbuhan tanpa bunga, namun
memiliki daun yang cukup unik
“aku mingkin masih memikirkannya, tapi apakah dia
memikirkanku atau masih mengingatku?’ katanya dan menghirup udara dan menghembuskannya
dengan pelan, ia merasa semua yang telah ia lakukan untuk mendaptkan devan
sia-sia, yang ada hanya penyesalan diakhir tanpa mendapatkan apapun juga
Jika ia tau akan seperti ini jadinya, mungkin lebih bai kia tetap
berada didunianya yang dulu, dimana ia hanya bersenang-senang dan memikirkan
karirinya, meskipun dibawah kendali pamannya, namun jesica setidaknya masih
bisa menikmati kehidupannya
“sayang, jangan terlalu lama diluar” kata bryan saat melihat
putrinya Kembali bersedih dan terdiam cukup lama ditaman itu, dan apa yang baru
saja putrinya rasakan, tidak luput daripenglihatan bryan, ia sungguh tidak
mampu melihat keadaan putrinya yang semakin hari semakin menyedihkan dan terus
mengingat devan
“baik ayah” jawab jesica dan berbalik melihhat ayahnya yang
menatap dirinya, seolah mata itu mengatakan “jangan bersedih lagi”
“sayang, berhenti mengingatnya, dan kembalilah seperti
jesica dulu, yang tidak pernah memikirkan orang lain, menikmati waktunya sehari-hari”
kata bryan dan memeluk putrinya dengan lembut
“baik ayah, tapi ijinkan aku hanya hari ini mengingatnya
sepuasku, dan setelah itu aku akan melupaannya dan berdamai dengan masalaluku
lagi” kata jesica sambil melepaskan pelukan sang ayah
“baiklah sayang, tapi jangan siksa dirimu yang terus
mengingatnya, karna dia sudah mendapatkan penggantimu dalam hidupnya, dan jika
ia bisa melakukan itu, mengapa kamu tidak?” tanya bryan sambil tersenyum dan
memberikan semangat untuk putrinya
“baiklah ayah, aku berjanji akan menikmati hidupku dan
melupakan dirinya” kata jesica dengan semangat dan tersenyum mengembang yang
artinya ia sudah siap melepaskan beban yang selama ini ia pikul dan berusaha
untuk memulai yang baru
ayah, ia melnagkah dan memikirkan kata-kata ayahnya barusan
“memulai hidup baru dan menikmati hidupku” gumam jesica
ditenagh langkahnya dan masuk kedalam kamar, ia mengeluarkan ponsel miliknya
dan mencoba menghubungi seseorang yang selalu ada untuknya selama ia dalam masa
teraphy
“hallo, apa kamu bisa datang kerumah?” tanya jesica namun
tidak ada sahutan dari seberang telfon
“hallo, apa kamu bisa mendengarku har?” tanya jesica lagi dengan
perasaan harap-harap cemas, ia takut jika yang ia hubungi melupakannya dan
tidak mau bertemu dengannya lagi
“ha..hall..hallo, apa kamu sibuk?” tanya jesica menahan
airmatanya dan suara yang sudah hampir menangis
“iya hallo jes, ada apa?” kata seseorang dari seberang, suaranya
masih tetap sama seperti beberapa minggu lalu saat ia menolong jesica dan
mengatakan jesica bisa melakukan yang ;lebh baik lagi untuk bertahan
“hallo har, apa kamu sibuk?” ualng jesica lagi dan kali ini
suaranya sudah berubah senang dan Bahagia, akhirnya seseorang yang ia harapkan
akhirnya angkat bicara
“yahh,, begitulah jes. Aku tidak sibuk tapia da beberapa hal
yang harus aku lakukan” jawab seseorang seberang telfon
“tapia da apa, apa kamu membutuhkan ku?” sambungnyalagi
dengan pertanyaan yang membuat jesica berhasil tersenyum Bahagia
“ya.. aku membutuhkanmu, tapi aku takut mengganggu pekerjaanmu”
kata jesica dengan suara yang ia pelankan
“tidak.. aku akan kerumahmu setelah selesai dengan
pekerjaanku” kata orang tersebut dan langsung mengakhiri sambungan telfon,
bukannya marah karna diakhiri secara sepihak, tapi jesica malah senang karna
orang yang ia harapkan akan datang
Sebenarnya jesica dan bryan tidak jadi pergi dari Indonesia,
itu dalah permintaan bryan dan disetujui oleh lucio, setelah mendengar
kabar jesica yang seperti itu, lucio menjadi kasihan dan membiarkan bryan menetap
diindonesia, namun sdengan syarat mereka dijaga ketat oleh pengawal lucio, dan
selalu dipantau oleh harris asistennya dan orang kepercayaan lucio, juga bryan
sekarang telah menjadi teman bisnis lucio dan harris didunia bawah,
Banyaknya kenalan bryan dan lucio semakin membuat organisasi
mereka menjadi lebih kuat dan luas, saat ini seluruh dunia bawah sudah tunduk
dengan mereka, bukan tanpa alasan, tapi pada dasarnya memang dua orhganisasi
yang besar berubah menjadi satu semakin membuat mereka jaya
Sementara di tempat lain, seorang pria sedang buru-0buru
mengerjakan tugasnya, ia ingin secepat mungkin selesai dan menemui seseorang
yang sudah ia temani bebrapa bulan terakhir ini, yang sulunya ia merasa kasihan
dengan Wanita itu karna melihat kondisinya yang sangat buruk, dan ia berusaha
untuk membuat Wanita itu semangat Kembali dan punya harapan utnuk kembai
seperti semula
“cepat bawa daftar yang harus kita temui, dan jangan lupa
psntau terus pergerakan kelompok ini” perintahnya kepada anak buahnya, dan
tanpa menunggu lama apa yang ia minta sudah dibawa oleh anak buahnya
“ini bos, semua daftar sudah disini, dan beberapa orang kita
sudah terjun ketempat” lapor salah satu pengawalnya dan langsung dijawab iya
“bauklah, kau boleeh pergi” jawab pria itu dan melihat satu
persatu daftar yang diberikan oleh pengawalnya barusan
“ternyata tidak semudah yang aku bayangkan, terlalu banyak
orang munafik didunia ini” kata bryan dan langsung memasukkan kertas itu
kedalam laci mejanya, ia ingin menemui seseorang yang kataya butuh dirinya
next
Jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers:>