Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 71,kesempurnaan istri



dikantor hernandes, ia menerima


telfon dari anaknya dan secepatnya ia menerimanya, ia memberikan kode kepada


dave dan harris, agar diam dari candaan mereka.


"hallo ada apa dev?"


tanya lucio dengan cepat, pasti anaknya ini menelfon dirinya karan ingin


memberitahu kondisi menantunya


"hallo dad, bisakah daddy


datang kesini?grece sudah sadar dan sekarang mencari daddy dan mommy" kata


devan dengan nada senang bercampur haru


"syukurlah dave, kalau


begitu kami akan segera datang kesana tunggu kami" kata lucio dengan cepat


kilat menyuruh dave dan harris mengakhiri pekerjaan mereka


"simpan semua itu, kita


kerumah sakit sekarang, menantuku sudah sadar" kayta lucio dan dijawab


dengan anggukan kepala dari asistennya


"aku dan harris akan pergi


lebih dulu kesana dave, kau bisa menjemput istriku dari rumah, aku takut jika


dia sendiri kerumah sakit tidak memikirkan keadaannya lagi" kata lucio dan


dijawab iya oleh dave


mereka bertiga akhirnya berpisah


diparkiran, dengan lucio dan harris langsung kerumah sakit dan dave kerumah


hernandes terlebih dahulu.


sesampainya dirumah sakit, dengan


langkah yang tergesa-gesa lucio berjalan kearah kamar menantunya, diikuti oleh


harris yang tidak kalah cepatnya juga


"bagaimana kabarmu


nak?" tanya lucio ketika masuk kedalam kamar grece


"aku baik-baik saja dad,


hanya saja aku merasa sedikit lemas sekarang" kata grece sambil


menampilkan senyuman bahagia


'baguslah nak, aku khawatir karna


sudah dua hari kamu tidak sadarkan diri, takut terjadi sesuatu dengan


cucuku" kata lucio dengan menekankan kata cucuku


"heheh iya dad, kan anak


mami kuat, jadi ga boleh menyerah buat membangunkan maminya, iakan


mas?"kata grece dengan menirukan suara ank-anak, mendengar hal itu devan


merasa sangat bahagia, ia tidak bisa menggambarkan perasaannya saat ini seperti


apa


"apa mom masih belum datang


dad?" tanya grece yang sedari tadi menunggu mommy lea dan sarah namun tak


kunjung datang


"sebentar lagi dia datang


bersama dave nak, daddy tadi menyuruh dave menjemput mereka berdua" kata


lucio sambil mengelus kepala grece dengan lembut


sementara dirumah hernandes, lea


yang baru saja tiba dan masih menyiapkan makan siang dan keperluan devan yang


akan dibawa dan dibantu dengan sarah, terkejut mendapat kedatamngan dave yang


tiba-tiba, pasalnya tadi pagi tidak ada sesuatu yang tertinggal sseingatnya


"ada apa dave? mengapa kamu


datang dan berlari seperti itu? apa ada yang tertinggal dirumah?" tanya


lea sambil terus melanjutykan pekerjaanya


"tidak nyonya, tapi


kedatangan saya kesini ingin memeberitahu kepada nyonya kondisi nona grece saat


ini, sekarang nona grece sudah sadar dan ingin bertemu dengan ngonya dan


sarah" klata dave dan hal itu berhasil membuat lea maupun sarah berhenti


dari pekerjaan mereka dan langsung mendekati dave


"apa aku tidak salah dengar


dave, menantuku sudah sadar? kalau begitu kita harus bersiap secepatnya dan


menuju kesana, aku ingin melihat kondisi menantuku seekarang" kata lea dan


diikuti sarah untuk bersiap sesegera mungkin


tidak menunggu lama, akhirnya


mereka sudah bersiap dan tidak lagi membawa barang yang sudah mereka siapkan,


hanya membawa makan siang untuk devan, karna tentu anaknya itu tidak sempat


keluar untuk makan


"kakak..."


"menantuku apa kabar?"


grece akhirnya datang, dengan tersenyum semangat sarah dan lea mendekati


bangkar grece dan memeluknya, perasaan bahagia mereka curahkan satu sama lain,


dengan pelukan hangat dan saling menyalurkan kerinduan


"sudah..sudah, jangan


lama-lama memeluk istriku nanti baby bisa sesak" kata devan dan memisahkan


ketiga wanita itu secara paksa


"isss.. kak devan mahh orang


lagi asik peluk-pelukan" kata sarah dan mencebikkan binya dan membuat


seseorang yang tak jauh darinya menjadi semakin gemas


"diakan istriku jadi aku


berhak menentukan siapa saja yang boleh memeluknya lama" kata devan sambil


menjulurkan lidahnya


"lalu siapa yang bisa


memeluknya lama-lama?" tanya sarah dengan kesal


"hanya aku tidak ada yang


lain" kata devan dengan tersenyum berhasil menjahili adik iparnya,


"kalian ini tidak dirumah,


dirumahsakit sellau saja bertengkar" kata lea menggelengkan kepalanya


melihat kelakukan anaknya yang mneurutnya tidak ukuran umurnya lagi


"kak devan memang kaya anak


kecil aja deh" kata sarah dan berlari menuju lucio mencari perlindungan,


semua orang disana tertawa melihat kelakuan sarah yang menurut mereka sangat


berbeda dengan grece, grece yang pembawaannya tenang dan berjiwa dingin


sedangkan sarah yang notabenya tidak bisa diam dan selalu ada cara untuk


mencaikan suasana


"dasar anak kecil, belajar yang


rajin agar kau bisa pintar, jangan bodoh melulu" kata devan dan mendapat


pukulan sayang dari istrinya


"apaan sih mas, sarah itu


bukan bodoh, kamu saja yang mau berdebat dengan anak kecil" kata grece dan


membuat devan menciut sambil memluknya dengan erat


"dasar suami takut


istri" maki harris dan dave secara bersamaan, mereka heran melihat


kebucinan tuan mereka


"terimakasih sayang, kau


memang istri yang paling sempurna yang dititipkan Tuhan untukku" kata


devan disela-sela pelukannya kepada grece


entah berapa kali devan


berterimakasih kepada grece mulai dari tadi, sungguh grece hanya bisa


membalasnya dengan tersenyum, ia senang mendapatsuami seperti devan walaupun


awal pernikahan mereka tidak baik, dan bisa dikatakan devan dulu membenci


dirinya, namun itu tidak menutup kemungkinan untuk mereka saling jatuh cinta


dan membuka lembaran baru untuk masa depan mereka dan anak-anak mereka.


kabar tentang kehamilan grece


mampu membuat devan semakin mencintai istrinya, dulu ia sudah sangat


menginginkan kehadiran seorang bayi dalam pernikahan mereka, tidak terasa waktu


pernikahan mereka hampir satu tahun dan itu artinya devan sudah menbghabiskan


waktu selama itu bersama istrinya, tidak bisa dipungkiri jika awalnya devan


memang sudah menyukai grece namun tidak sadar akan perasaannya


'kami jadi penjaga nyamuk disini,


aku akan mencari udara segar" kata harris dan keluar bersamaan dengan lea


dan lucio, mereka memberikan ruang kepada pasangan itu


sementara sarah yang


dittinggalkan begitu saja merasa canggung dengan dave, ia tidak tau apa yang


akan ia lakukan


"e..um... aku keluar dulu


mencari udara segar" kata sarah dengan terbata mengikuti alasan harris,


sedangkan dave yang melihatnya tersenyum gemas, ia langsung menyusul sarah dari


belakang


"nikamati kisah cinbtamu


dave" teriak devan melihatasistennya yang sed


next


jangan lupa like,komendan favorit


kalian ya readers:>