Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 22, jangan mencariku



hari ini grece memutuskan untuk mencari tau perihal ssesuatu yang menjadi tamda tanya besar dihatinya, tentang semua yang dikatakan daddy lucio beberapa hari yang lalu.


kini grece bersiap-siap dan sembari menyiapkan baju kerja untuk devan, ia tidak ingin suaminya ini mencurigainya, dan bertanya kemana ia pergi,


grece melayani devan sebagaimana apa yang diajarkan oleh mommy lea kepadanya, ia harus bisa membuat devan senyaman mungkin dengan dirinya, tapi bukan berarti devan bisa berbuat sesuka hatinya.


"bi, jika kak devan mencariku bilang saja aku ada urusan mendadak ya bi",pamit grece kepada salah satu pelayan yang ia lihat disana


"baik nona, tapi kalau boleh tau mau kemana nona pagi-pagi buta begini",tanya kepala pelayan itu


"aku ingin bertemu dengan temanku bi, katakan saja begitu pada kak devan, aku pergi bi...",kata grece sambil berteriak menuju mobil yang sudah terparkir


ia dibelikan lucio mobil sebagai hadiah pernikahan dan untuk kendaraan grece kemana-mana, supaya iya tidak meminjam motor milik devan lagi,


grece memacu mobilnya dan segera keluar dari kawasan rumah devan, ia berencana ke tempat harris lebih dahulu, agar mendspatkan jalan pertama apa yang harus ia cari


sementara dikamar milik devan, ia sendiri baru bangun dari tidurnya, ia merasa grece tidak membangunkannya, ia bingung sendiri dan melihat sekitarnya


"tumben sekali anak kecil itu tidak membangunkanku, apa dia melupakan tugasnya",batin devan dan segera melangkah berlalu kekamar mandi


setelah selesai dengan ritual mandinya, devan melihat diatas sofa sudah ada pakaian kantornya, ia langsung memakainya dan dan kelur dari kamar, ia melihat sekelikingnya sudah sepi


"kemana gadis kecil itu,tidak biasanya ia tidak ada dirumah", gumam devan yang tidak melihat siapapun disana


"tuan sudah bangun? tadi nona grece berpesan sarapan tuan sudah dimeja makan",kata pelayan yang membantu grece tadi menyiapkan sarapan


"kemana gadis itu bik? mengapa tidak terlihat disini??",tanya devan dan melihat sarah yang baru juga banhun dan keluar dari kamarnya


"pagi kak devan, dimana kak grece?",tanya sarah yang sudah bersiap menggunakan baju sekolahnya


"nina grece katanya ada urusan penting yang harus diselesaikan, jadi nona pergi duluan tanpa menunggu tuan dan nona sarah",kata kepala pelayan yang melihat tuannya bertanya kepada pelayan lain itu


"hemm, baiklah bik, terserah dia aja",kata devan cuek dan berlalu menuju meja makan


sementara sarah, ia masih bertanya-tanya kemana sepagi ini grece keluar, tidak biasanya kakaknya itu seperti ini.


grece sampai ketempat harris dengan memakan waktu satu jam, sungguh melelahkan apalagi grece belum sarapan tadi pagi, karena buru-buru berangkat kesini


"harris, apa kau ada didalam??, bukalah pintu mu sialan ini", grece menggedor pintu rumah harris dengan kuat, dan terdengar suara harris berteriak dari dalam


"tunggulah sebentar bos, apa kau tidak bisa sabar, aku sedang memakai baju",kata harris dari dalam, ia menggerutu melihat sikap grece yang tidak sabaran itu


huh dasar bos tidak ada hati, apa dia tidak bisa sabar sebentar, huh didepan suaminya saja ia mau disuruh-suruh dan berbaik hati",batin harris dan langsung membuka pintu rumahnya


terlihat grece bersender didaun pintu dengan memainkan jarinya dan bersiul ria,


"apa kau tidak bisa lebih cepat membuka pintu harris, kau membuayku menunggu disini", kata grece dengan menatap tajam kearah harris dan langsung masuk tanpa menghirukan tatapan harris yang menatapnya dengan geram


"harris, apa kau tidak memberikan minum untuk bosmu ini, huh sungguh menyedihkan",kata grece dengan mencibir


"maaf bos, saya akan mengambilkan dulu",kat harris dan pergi menuju dapur miliknya, ia kembali dengn membawakan cappuchino kesukaan bosnya dan meletakkannya diatas meja


" nanti bos jika sudah waktunya aku mencari pasangan",kata harris cuek dan menjengah malas


"ya ya ya itu harus ris, supaya ada yang menemanimu dan mengurusmu juga",kata grece lagi dengan enteng


"sudahlah bos, untuk apa bos datang jau-juh kesini, apa ada masalah? ku pikir tidak ada karna tuan lucio mengatasi semuanya",kata harris sambil menikmati kopinya juga


" iya ris, aku ada urusan dan pertanyaan yang penting untukmu, tapi kau harus menjawab dengan jujur",kata grece dan mulai memperbaiki duduknya dan menghadap harris


" iya bos sebisa mungkin aku menjawab jujur",jawab harris dan menatap bosnya


"begini, apa kau mengetahui tentang diriku masa kecil? kau sudah lama menjadi orang kepercayaan daddy lucio, dan kau pasti banyak tau tentang diriku",kata grece sengan menatap harris dalam


"yang aku ketahui tentang dirimu bos, bos adalah anak dari orang dekat tuan lucio dan yang sebenarnya bos sempat diculik hibgga sampai ketangan keluarga alberto",jawab harris hati-hati, ia tidak ingin jika bosnya ini mengetahui rahasia yang masih tersimpan rapat-rapat


"harris, siapa orangtua kandungku, mengapa daddy lucio tidak memberitahuku?",tanya grece lagi


" aku tidak tau bos, yang ku tau hanya ifu saja, dan lagi aku bekerja dengan tuan lucio setelah bos sudah berada di keluarga laberto"_jawab harris dengan jantungnya sudah berdebar takut keceplosan


"apa kau yakin dengan jawabanmu rs, aku hanya ingin tau siapa sebenarnya diriku, dan apa maksud perkataan daddy lucio yang mengatakan aku masih banyak tidak mengetahui rahasia",kata grece sembari berfikir


"nanti jika sudah waktunya, bos juga akan mengetahuinya, bersabarlah bos mungkin ini belum waktu yang tepat"_kata harris agar grece melupakan rasa keingintahuannya


"tapi ris, aku tidak bisa hanya diam berpangku tangan, aku harus menyelidiki sendiri"_kata grece dengan nada penuh keyakinan


" taoi bos, bagaimana jika terjadi sesuaru?",tanya harris merasa was-was dengan perkataaan grece barusan


"jangan khawatir ris, aku bisa mengatasi semuanya, aku juga bisa melindungi diriku sendiri", kata grece dengan menoleh kearah harris


sementara dikantor devan, ia merasa tidak bisa fokus pada pekerjaannya, ia terus memikirkan gadis kecil itu,mengapa ia bisa pergi tanpa memberitahunya, seketika devan meronggoh sakunya dan berniat menelfon grece


dengan mencari nama diponselnya, akhirnya nomer grece terlihat dengan nama "gadis kecil" devan langsung memanggilnya dan terhubung


"hallo, kau dimana gadis kecil!",tanya devan dengan datar


"aku masih ada urusan kak, jadi maaf tidak bisa menunggu kakak tadi pagi",kata grece tak kalah datarnya juga, saat ini ia sedang berada ditempat pelatihannya digedung tua


" pulanglah secepatnya, jangan membantahku, atau aku yang akan menjemputmu",kata devan lagi


"untuk dua hari kedepan mungkin aku tidak bisa pulag kak, urusanku sangat banyak disini, dan satu lagi kak, jangan mencariku!",kata grece dengan datar dan langsung memutuskan panggilan devan


"huh dasar anak kecil, tapi urusan apa yang membuatnya tidak pulang kerumah",gumam devan


ia memanggil dave untuk menyelesaikan pekerjaann yang tersisa


#next


semoga syuka dengan novel baru othor ya reders😍😍