
12.00, wakru wilayah italia, lucio yang sudah berkelana dialam mimpinya kini tersadar karena mendengar suara ponselnya yang berdering dari tadi membuat lea marah karena terhusing dengan suara ponsel tersebut
" rispondi al telefono"
( angkatlah terfonmu) " kata lea sentengah bangun dari tidurnya
"non ha molta importanza"
(itu tidak terlalu penting)" jawab lucio yang tidak ingin diganggu
"ma e` cosi` rumoroso"
(tapi itu sangat berisik" kata lea dan akhirnya lucio mau tak mau mengangkat telfon itu dengan menjauh dari tempat tidur mereka
" che cose'e`"
( ada apa?)" tanya lucio yang ternyata si penelfon adalah anak buahnya yang ada di markas
" mi dispiace capo per aver disturbato il tuo sonno ma e` molto urgente"
( maaf bos menagnggu tidurmu, tapi ini keadaan sangat mendesak)" jawab anak buah lucio
" di` velocemente quello che vuoi dire"
( cepat katakan apa yang ingin kau katakan)" kata lucio tidak sabar mendengar informasi yang ingin disampaikan aak buahnya
" ia nostra base viene attaccata dal boss musuh menico"
( markas kita diserang oleh usuh bos)" kata anak buahnya dan seketika itu juga lucio berjalan menuju lemarinya untuk berganti pakaian.
"aspetta li`\, verro` presto"
(tunggu disana, aku akan segera datang)" kata lucio dan mengakhiri tefonnya
"che cose'e`"
( ada apa)" tanya lea dengan menatap pebuh tanay kearah lucio, ia bisa melihat kekhawatiran dari wajah suaminya
"vado prima, tu stai bene qui da solo guisto?"
( aku pergi dulu, kau baik-baik saja sendiri disini kan?)" tanya lucio kepada istrinya, ia tidak ingin membua lea merasa khawatir dengannya
"sto bene, da solo ma dove stai andando?)"
( aku tidak apa-apa, tapi kau mau kemana?)" tanya lea yang masihh ingin tau keman suaminya pergi larut malam begini
"ho affari urgenti, saro` a casa presto"
(ada urusan mendesak, aku akan segera pulang)" kata lucio dan mencium kening lea dengan penuh kasing dan lembut, ia segera turun dan memacu mobilnya kemarkas utama
sementara di negara yang berbeda, tepatnya di indonesia, keluarga hernandes yang satu ini masih saja ribut tentang devan yang masih ingin bermanja ria dengan grece istrinya
makin lengket aja nih mas devan wkwkwk
" kak devan.. ayo cepat sarapan jangan seperti anak kecil saja yang merajuk" kata grece yang mulai kesal dengan tingkah devan, ia tidak habis pikir devan bisa bersikap demikian padanya
" suapi aku cepat, jika tidak aku tidak akan makan dan tidak kekantor, toh juga ada dave yang mengurus semua pekerjaanku" kata devan cuek dan tidak mau peduli dengan wajah grece yang sejak tadi menahan marahnya
" huh... untung saja aku masih bisa menahan emosiku!" kata grece dan dengan cepat ia meraih piring yang berada didepan devan dan menyuapi devan dengan rasa kesalnya
sedangkan sarah yang melihatnya hanay bisa tertawa karena sikap kedua kakanya yang tidak pernah akur, grece yang notabenya tidak suka dengan hal yang seperti itu pada akhirnya harus mengalah dan mengikuti kemauan devan
" selesai, sekarang kak devan minum dan berangkat kekantor" kata grece dan membersihkan meja makan
" kamu datang nanti siangkan?" tanay devan sebelum ia keluar dari rumah
"hemm... baiklah aku berangkat" kata devan dan berlalu keluar rumah, ia tidak tau bahwa dave sudah lama menunggunya diluar rumah
" aku juga berangkat kak, dahh" kata sarah dan keluar untuk pergi kesekolahnya
tiba saatnya grece sendiri di rumah, ia tidak tau apa yang ignin dia lakukan. ingin menemui harris takut jika devan tidak mengijinkannya,
"huh... bosan juga jika seperti ini, ahh aku telfon mommy saja" kata grece dan berlalu kekamarnya
namun, siapa sangaka sebelum grece menelfon lea, harris sudah lebih dulu menelfon dirinya
" ada apa harris? apa ada yang terjadi?" tanay grece dengan cepat, karena pada dasrnya harris sangat jarang menelfon dirinya jika tidak ada hal yang terjadi
" maaf bos, tapi aku mendapat kabar bahwa di markas utama mengalami penyerangan, tuan lucio menyuruhku untuk datang kesana hari ini" kata harris dengan tergesa-gesa
" bagaimana kabar daddy, apa mereka baik-baik saja ria?" tanay grece mulai khawatir dengan lucio dan lea
" mereka baik-baik saja bos, tapi tuan berkata bahwa kita mengalami kerugian yang sangat besar" kata harris lagi dan hal itu sukses membuat grece mengeram
" aku ikut harris" putus grece dengan cepat
" jangan bos, ini terlalu bahaya untuk kita semua, takut jika musuh hanay menjadikan itu umpan dan malah menyerang kediaman bos yang ada disana" kata harris dengan cepat melarang grece untuk ikut
" tapi harris aku khawatir dengan mommy" jawab grece namun ia msih bisa menenangkan dirinya
" tidak apa-apa bos, nyonya akan menyusul kesini dengan pesawat pribadi kata tuan" kata harris dan terdengar ia sudah masuk ke heli yang sudah disiapkan
" baiklah harris, sampaikan kepada dday untuk berhati-hati, jika kalian membutuhkan ku vcepat beritahu aku" kata grece
" baiklah boss, aku berangkat dulu" kata harris dan di jawab iya oleh grece
grece mulai tidak tenang dengan informasi yang bari ia dapat, segera ia menelfon mommy lea untuk menanyakan kabarnya
tut..tut..tut..
" hallo mommy" kata grece
" hallo sayang, mommy sangat merindukanmu sayang," kata lea diseberang
" bagaimana kabar mommy, apa mommy baik-baik saja?" tanay grece dengan cepat
"mommy baik-baik saja sayang, mommy disuruh daddy mu untuk datang kesana, ini mommy ingin siap-siap sayang" kata lea dengan semangat
" baiklah mom, nanti jika sudah sampai mom kabari grece agar grece yang akan menjemput mom bersama kak devan" kata grece
" iya sayang, mom siap-siap dulu ya" kata lea dan dijawab iya oleh grece
kini grece bisa tenang setelah mendengar suara mommy lea, ia bisa bernafas lega dan sekarang waktunya untuk bermain dengan laptop kesayangannya dan melihat apa yang selanjutnya akan terjadi
dengan gerakan lihai grce mengotak-atik laptopnya dan melihat apa saja yang bisa ia kerjakan, dengan otak yang ia miliki dan kemampuan yang sudah diasah oleh lucio sejak kecil ia bisa meretas setiap data yang ingin ia retas
" sungguh orang bodoh ang melakukan hal seperti ini" gumam grece kala melihat data mush yang ia retas dengan mudah
" tidak menyimpan data dengan baik dan tidakmembuat aplikasi sendiri untuk melindungi data pribadi" kata grece dan tak...
selesai sudah apa yang ia cari, sekarang ia hanay tinggal memberitahu daddy lucio agar tidak khawatir lagi dengan markas utama yang diserang musuh
next
semoga suka dengan novel baru othor ya readers:>
jangan lupa like,komen,dan favorit kalian:>