Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 21, pulang ke negara asal



pagi-pagi sekali, grece bangun dari tidurnya setelah satu minggu ini ia menghabiskan waktunya dengan mertua dan adiknya, sarah.


dirumah ini, grece begitu di sayangi olwh kedua orangtua devan, lea dan lucio seolah orangtua kandung grece yang memberikan cinta kasih kepadanya, grece sendiri tidak pernah terpikir akan menemukan keluarga baru dan bwgitu sangat menyayanginya


grece berjalan kearea dapur, ia berencana akan memasak sarapan untuk suaminya dan mertuanya, sudah sangat lama grece tifsk bertarung dengan alat-alat dapur,


dengan mulai memotong bahan makanan dan menyiakan semua keperluannya, tiba-tiba sarah adiknya menghampiri dan menawarkan membantu grece


"pagi kak, sibi biar sarah bantuin masak juga", kata sarah dan mengambil alih pisau yang digunakan grece memotong bawang dan cabe


"sarah tidak usah dek, kau pergilah kekamar dan bersiap untuk kesekolah",kata grece tapi sarah tetap tidak mendengarkan dirinya dan melanjutkan pekerjaanya


.akhirnya tidak lama setelah itu, sarapan yang mereka buat sudah tersedia diatas meja dengan rapi, grece menyuruh sarab kembali kekamarnya untuk bersiap sementara dirinya menuju kamar devan dan membangunkan suaminya tersebut


."kak, bangunlah ini sudah pagi", kata grece.... yahh dia sudah mengganti nama panggilannya karena devan selalu protes dengan mengatakan


"kenapa hanya dave yang kau panggil kakak, apa aku telalu tua untukmu!!?", itulah kata-kata yang didenfar grece ketika devan melihatnya berbincang dengan dave


akhirnya, sejak saat itu grece memanggil devan dengan sebutan kakak, agar tidak terlalu kaku jika didepan mertuanya dan orang banyak


"tunggulah sebentar lagi gadis kecil, apa kau tidak bisa melihatku tidur dengan nyaman",kata devan dengan suara seraknya dan masih memejamkan matanya


"tapi kak, hari ini kakak harus bekerja dan grece juga harus melakukan banyak hal lagi",kata grece dengan menarik tabgan decan agar terbangun


"aishhh... tidak bisakah kau membiarkanku tenang sebentar lagi saja!!",kesal dwvan dan berlalu menuju kamar mandi


grece dengan cepat menyiapkan keperluan kantor devan, selama seminggu ia melatih dirinya agar menjadi istri yang seperti pada umumnya, melakukan tugas melayani suaminya dengan baik,tentu saja dengan ajaran mommy lea dan bujuk rayu sarah


"heii gadis kecil!! dimana kau taroh dasi ku!",tanya devan setelah selesai menggunakan bajunya


"itu didekat tas kantormu kak",kata grece sambil merapikan tempat tidur mereka


"cepatlah kau bereskan itu, kau pakaikan dasiku dulu",kata devan sambil mendekati grece, menyerahkan dasinya kepada grece


"astaga taun tidak tau diri ini, sudah tau aku banyak pekerjaan masih menyisahkan saja",gumam grece sambil mendumel tanoa sepengetahuan devan


"selesai", kata grece dan berbalik melanjutkan pekerjaannya yang belum tuntas


mereka berdua akhirnya turun dan menghampiri semua orang yang berada dimeja makan


"pagi mom,dad,",sapa devan dan duduk dikursi disamping lucio


"pagi dev,grece... dimana sarah?",tanya lea yang kebetulan tidak melihat sarah


"aku disini tante",kata sarah sambil berlari menuju meja makan mereka


"ayo sarapan dulu,setelah ini kalian mengantar kami kebandara",kata lea sambil tersenyum kearah tiga orang yang sudah ia anggap sebagai anaknya itu


"mom sama dad,jadi pulang hari ini?",tanya grece dengan nada sedih dan raut wajah yang berubah


"baiklah mom",kata grece lirih dan menbuat lea dan lucio tersenyum, grece mengambilkan makanan devan dan untuk sarah lalu mereka menikmatinya dengan tenang tanpa suara


"om,tante, kak, aku berangkat ya... om dan tante jika nanti pergi hati-hati dijalan, jangan luoakan sarah",kata sarah yang sebenarnya ia juga sedih karena tidak mempunyai orangtua uang menyayanginya lagi, lea dan lucio menganggu dan memeluk sarah dengan lembut.


"baik-baiklah disini sarah, jika nanti libur sekolah kau bisa datang kesana menemui kami",kata lea ditengah pelukannya dengan sarah


adegan dramquen itu telah berakhir, kini grece sedang bersiap untuk mengantarkan mertuanya kebandar, dengan drvan dan lea lucio, sudah bersiap menunggu dimobil.


grece datang dengan tersentim kikuk,karena merass tidak enak sudah ditunggui oleh mereka didalam mobil, ia masuk dengan duduk disamping devan sebagai pengemudi mereka



style bella ketika menuju bandara😍


sesampainya dibandara, dave ternyata sudah menunggu mereka terlebih dahulu disana, ia menyambut tuannya tersebut dan membawa mereka ketempat pesawat yang sudah ia booking sebelumnya


"sayang,mom sama dad berangkat dulu ya... jangan terlalu lekah mengurusi semuanya, biarkan devan yang melakukanny",kata lea sambil memeluk grece dengan erat, sementara grece menangis karena merasa kehilangan sosok ibunya lagi


"dev, jangan membuat grece menangis atau sakit hati, ingat dev dia masih labil dan terlalu jauh dibawah umurmu, pastikan kau mengajarkannya menjadi lebih dewasa",kata lea dan memeluk anaknya tersebut


sementara lucio, ia sudah berbicara sebelumya kepada grece,tentang apa yang akan mereka lakukan selanjutnya dan misi mereka kedepannya


"kami pamit ya nak, jangan membuatnya banyak fikiran atau membuatnya tidak nyaman dirumah, kupastikan kau yang pertama menjafi penghuni kutub utara", kata lucio memperingati anaknya devan, karena ia tau bagaimana sikao devan selama mereka tinggal serumah dan perasaan devan dengan siapa


"baiklah dad, aku janji akan menjaga menantu kesayangan kalian ini", jawab devan yang merasa jengah melihat kedua orangtuanya, tak oerbah sepeduli ini dengan orang lain


"hati-hati mom,dad, beritahu aku jika kalian sudah sampai",kata grece sambil melambaikan tangannya, setelah ritual drama mengahrukan itu🤣🤣 mereka berangkat menuju kantor devan, dengan grece yang ikut bersama mereka


"mengapa kau duduk didepan!! kau pindah atau kita tidak berangkat",ancam devan yang melihat grece duduk disamping kemudi dave


"aku ingin disini kak, lagipula apa bedanya itu",kata grece dengan satai dan datar


"kau tidak mendengarkan ku lagi!! apa aku hrus memberimu pelajaran!!",suara devan meninggi dan hal itu bukannya membuat grece takut ia semakin mendudukkan dirinya dan memaninkan ponselnya


"kau berani sekali grece, apa kau tidak takut dengan devan??",batin dave yang melihat ekspresi tenag grece


"huh... dasar gadis tidak tau malu, apa hebatnya dave sampai mengacuhkanku",kata devan sambil menatap tajam kearah dave


"mengapa kau melototi ku tuan arogan?? apa kau menyalahkanku lagi sekarang??", batin dave lagi tapi tetap fokus kejalanan tanpa menghiraukan tuannya itu


hanya memakan waktu setengah jam, kini mereka bertiga sudah sampai diperusahaan milin devan, dan segera mungkin mereka keluar dari dalam mobil dan membuat karyawan hiboh dengan kedatangan grece yang satu mobil dejgan devan atasan mereka plus pemilik perusahaan ini


#next


semiga syuka dengan novel bari othor ya readers😍😍


jangan lupa dukungan buat othor😍😍 like,komen dan vote sebanyak"nya😍😍😘