Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 101, persiapan pernikahan



Sesuai denga napa yang pernah


direncakan oleh harrs dan jesica akan menggelar pernikahan secepatnya, dan


sekarang adalah minggu-minggu mendekati hari pernikahan mereka, dan sekarang,


semua keluarga termasuk grece si bumil ikuta mempersiapkannya, tidak lupa


dengan janji yang pernah dikatakan oleh lea bahwa ia akan mengurus semua


pernikahan harris, sama seperti pernikahan devan sebelumnya.


“mom, apa semua sudah


dipersiapkan?” tanya grece saat dirinya sudah selesai dengan manik-manik


disetiap sudut ruangan, mereka tidak menyewa hotel ataupun Gedung pernikahan,


tapi kali ini pernikahan harris akan digelar di rumah bryan langsung


“sudah sayang, sebentar lagi akan


datang pesanan kita yang lainnya” jawab lea tersenyum karna grece malakukan apa


yang menjadi pekerjaannya dengan baik, tidak lupa juga sarah dan jesica ikut


berpartisipasi disana


“rah coba kamu bawa itu kesini


dek, kakak mau menempelkannya disini” kata jesica kedapa sarah yang sedang


duduk sambil memilih hiasan yang akan mnereka lanjut tempel


Kali ini mereka tidak menyewa WO,


malah mereka sekeluarga yang turun tangan mempersiapkannya dan juga untuk


fetting baju pemngantin langsung dipesan dari butik milik lea yang paling


popular saat ini, jadi semuanya benar-benar murni dari hasil tangan mereka


“ini kak” kata sarah sambil


membawa apa yang diminta oleh jesica sambil membantu Wanita itu untuk


menyelesaikan apa yang mereka kerjakan


“akhirnya semua selesai” kata


grece mendekati kedua orang itu dengan tersenyum, namun saat dirinya ingin


melangkah untuk mengambilkan minum perutnya tiba-tiba sakit dan membuat grece meringis


dan langsung duduk di sofa yang ada didekatnya


“ada apa sayang, apa yang


terjadi” lea langsung mendekati grece yang menahan sakit, segera mereka yang


ada disana khawatir dan mengambil apa yang bisa membuat bumil itu merasa baikan


“mo..mom.. in isa..sakit sekali”


kata grece sambil memegangi perutnya yang terasa sakit, sarah yang berada


diantara mereka langsung mengambil ponsel miliknya untuk mengubungi kakaknya


devan


“sayang, bertahanlah sebentar,


jes tolong katakana pada supir siapkan mobil, kita kerumah sakit sekarang” kata


lea menyuruh jesica yang tepat berada disampingnya, jesica segera melakukan apa


yang diperintahkan oleh lea, segera berlari keluar untuk menyiapkan mobil


membawa grece


“mom.. sakit sekali” ringis grece


yang terus memegangi perutnya yang sakit, lea yang melihatnya jadi tidak tega,


Wanita itu memeluk menantunya sambil mengelus perut grece


Sarah yang tadinya menelfon devan


kakanya, langsung melaoprkan aap yang sedang terjadi kepada kakanya grece,


mendengar hal itu devan yang tadinya sedang mengadakan meeting bersama kliennya


langsung meninggalkannya begitu saja, ia langsung melaju menuju tempat dimana


istrinya sekarang


“tante mobilnya sudah siap” kata


jesica dan diangguki oleh lea, pelayan yang membantu mereka mempersipakan


Gedung pernikahan ikut membantu majikannya


“sarah, sekarang kalian ada


dimana?” tanya devan selagi menyetir mobilnya sambil menahan kecemasannya


terhadap istrinya dan calon buah hati mereka


“kami sedang menuju rumah sakit


kak, datanglah kesana, aku akan sharelock” kata sarrah dan dujawab iya oleh


devan, segera devan mengakhiri panggilannya


Sementara dimobil yang ditumpangi


lea dan grecce serta jesica dan sarah, sedang cemas-cemasnya melihat grece yang


masih saja meringis dan menangis sangking sakitnya dibagian perut


“sayang tahanlah, sebentar lagi


kita sampai” kata lea yang masih terus mengelus perut grece agar sakit grece


berukurang sedikit


“mom..apa grece akan melahirkan?”


tanya grece ditengah kesakitannya, ia masih belum membayangkan kalau dirinya


akan melahirkan sekarang, belum etrbayang dibenaknya


“kalau mom lihat-lihat kayanya


udah deh sayang, kan sekarang sudah genap Sembilan bulan kandungan kamu” kata


lea berfikir dan tidak terasa perut grece tadi mulai reda dan terasa sedikit


“kayanya iya mom, soalnya kata


doketr tiga hari lalu grece akan mendekati hari lahiran” katta grece


mengingat-ngingat, namun belum sampai sakitnya hilang, sekarang sudah datang


lagi bahkan semakin sakit dari sebelumnya


“astaga mom, apa anak mas devan


ingin menyakitiku” kata grece sambil menahan sakitnya semakin menjadi-jadi,


namun bukan itu yang membuat lea berhenti, tapi perkataan menantunya itu


membuat dirinya ingin tertawa


Bagaimana mungkin menantunya


hanya menyalahkan suaminya karna sakitnya ignin melahirkan, ada-ada saja


menantunya ini, piker lea


“sayang, jangan berkata sepertii


itu,namanua juga orang yang mau melahirkan, sudah pasti itu sangat sakit” kata


lea namun melirik dua orang Wanita yang sedang menahan tawa, sarah dan jesica


hanya bisa melihat adegan bumil itu mengoceh, walaupun sudah diambang


melahirkan masih saja punya tenaga untuk mengoceh ria


“kita sudah sampai nyonya” kata


supir yang membawa mobil mereka


“ayo sayang kita turun” ajak lea


sambil membantu grece turun daro mobil dengan perut buncitnya yang terus ia


pegang, ini bukan perut ibu-ibu hamil pada umumnya, ukurannya terlihat lebih


besar, namun sejauh ini grece tidak mau mengecek jenis kelamin anaknya, ia


hanya konsul kepada dokter dan rutin cek Kesehatan kandungannya


“sayang” panggil devan saat


melihat istri dan mommynya yang masuk kedalam rumah sakit, ia juga baru saja


tiba disana karna rasa khawatirnya dnegan snag istri sangat besar


“devan, untung saja kamu sudah


sampai kemari nak, ayo bawa istrimu kedalam” kata lea dan diangguki oleh devan,


pria itu memapah grece untuk masuk kedalam, sedangkan sarah dan jesica


memanggil suster agar cepat menangani grece


“silahkan bawa keruangan bersalin


tuan” kata seorang suster yang dipanggil oleh sarah dan jesica sambil membantu


grece untuk menuju ruang bersalin


“sus, apa yang terjaadi dengan


istriku?” tanya devaan yang sebenarnya belum tau apa yang sedang terjadi,


dirinya hanya cemas kepada istrinya, ia tidak tega melihat grece yang kesakitan


“apa tuan tidak tau kalau istri


tuan akan melahirkan?” tanya suster itu dengan menahan tawa, baru kali ini


mendengar seorang suami yang bertanya kenapa istrinya kesakitan begitu


“ap aitu artinya anak kami akan


lahir sus?” tanya devan dengan wajah sumringgah dan senang, mendengar kabar


istrinya akan melahirkan membuat devan langsung emnatap grece menghujami


istrinya dnegan kecupan disekitar wajah grece, namun mendapat hal sepeeti itu,


bukannya senang, grece malah berteriak kkarna perutnya lagi-lagi sakit


“mas.. jangan menambah emosi ku,


ini terlalu sakit mas” teriak grece sambil menarik rambut devan yang ada


disampingnya, dokter yang baru saja datang tertawa melihat pemandangan


didepannya itu


“tuan, biarkan saja istrinya


seperti itu, ibu-ibu yang mau melahirkan kerap sekali melakukan seperti itu


kepada suaminya” kata dokter Wanita itu dengan tersenyum geli


“tapi dok, ini sangat sakit” kata


devan meringis karna rambutnya rontok ditarik oleh istrinya


“ini lebih sakit mas, aku tidak


mau mengandung anakmu lagi kalau sakitnya seperti ini’ kata grece sambil


menatap devan dengan tajam


“tapi sayang, bukankah kamu juga


merasakan…” kata devan setengah berbisik ketelinga istrinya, dnegan segera


grece memukul devan dnegan sisa tenaganya


“baik bu, ini sudah pembukaan


terakhir, sekarang kita mulai, ibu boleh mengejan ketiga saya hitung sampe tiga


ya” kata dokter Wanita itu memberi aba-aba kepada grece


next


Lagi-lagi othor dibuat ngakak


dengan kelauan pastry itu, udah mau jadi orangtua tapi kelakuannya tetap


seperti itu wkwkwkwk😊


Jangan lupa like,komen,dan


favorit kalian ya readers:>