
Sesuai denga napa yang pernah
direncakan oleh harrs dan jesica akan menggelar pernikahan secepatnya, dan
sekarang adalah minggu-minggu mendekati hari pernikahan mereka, dan sekarang,
semua keluarga termasuk grece si bumil ikuta mempersiapkannya, tidak lupa
dengan janji yang pernah dikatakan oleh lea bahwa ia akan mengurus semua
pernikahan harris, sama seperti pernikahan devan sebelumnya.
“mom, apa semua sudah
dipersiapkan?” tanya grece saat dirinya sudah selesai dengan manik-manik
disetiap sudut ruangan, mereka tidak menyewa hotel ataupun Gedung pernikahan,
tapi kali ini pernikahan harris akan digelar di rumah bryan langsung
“sudah sayang, sebentar lagi akan
datang pesanan kita yang lainnya” jawab lea tersenyum karna grece malakukan apa
yang menjadi pekerjaannya dengan baik, tidak lupa juga sarah dan jesica ikut
berpartisipasi disana
“rah coba kamu bawa itu kesini
dek, kakak mau menempelkannya disini” kata jesica kedapa sarah yang sedang
duduk sambil memilih hiasan yang akan mnereka lanjut tempel
Kali ini mereka tidak menyewa WO,
malah mereka sekeluarga yang turun tangan mempersiapkannya dan juga untuk
fetting baju pemngantin langsung dipesan dari butik milik lea yang paling
popular saat ini, jadi semuanya benar-benar murni dari hasil tangan mereka
“ini kak” kata sarah sambil
membawa apa yang diminta oleh jesica sambil membantu Wanita itu untuk
menyelesaikan apa yang mereka kerjakan
“akhirnya semua selesai” kata
grece mendekati kedua orang itu dengan tersenyum, namun saat dirinya ingin
melangkah untuk mengambilkan minum perutnya tiba-tiba sakit dan membuat grece meringis
dan langsung duduk di sofa yang ada didekatnya
“ada apa sayang, apa yang
terjadi” lea langsung mendekati grece yang menahan sakit, segera mereka yang
ada disana khawatir dan mengambil apa yang bisa membuat bumil itu merasa baikan
“mo..mom.. in isa..sakit sekali”
kata grece sambil memegangi perutnya yang terasa sakit, sarah yang berada
diantara mereka langsung mengambil ponsel miliknya untuk mengubungi kakaknya
devan
“sayang, bertahanlah sebentar,
jes tolong katakana pada supir siapkan mobil, kita kerumah sakit sekarang” kata
lea menyuruh jesica yang tepat berada disampingnya, jesica segera melakukan apa
yang diperintahkan oleh lea, segera berlari keluar untuk menyiapkan mobil
membawa grece
“mom.. sakit sekali” ringis grece
yang terus memegangi perutnya yang sakit, lea yang melihatnya jadi tidak tega,
Wanita itu memeluk menantunya sambil mengelus perut grece
Sarah yang tadinya menelfon devan
kakanya, langsung melaoprkan aap yang sedang terjadi kepada kakanya grece,
mendengar hal itu devan yang tadinya sedang mengadakan meeting bersama kliennya
langsung meninggalkannya begitu saja, ia langsung melaju menuju tempat dimana
istrinya sekarang
“tante mobilnya sudah siap” kata
jesica dan diangguki oleh lea, pelayan yang membantu mereka mempersipakan
Gedung pernikahan ikut membantu majikannya
“sarah, sekarang kalian ada
dimana?” tanya devan selagi menyetir mobilnya sambil menahan kecemasannya
terhadap istrinya dan calon buah hati mereka
“kami sedang menuju rumah sakit
kak, datanglah kesana, aku akan sharelock” kata sarrah dan dujawab iya oleh
devan, segera devan mengakhiri panggilannya
Sementara dimobil yang ditumpangi
lea dan grecce serta jesica dan sarah, sedang cemas-cemasnya melihat grece yang
masih saja meringis dan menangis sangking sakitnya dibagian perut
“sayang tahanlah, sebentar lagi
kita sampai” kata lea yang masih terus mengelus perut grece agar sakit grece
berukurang sedikit
“mom..apa grece akan melahirkan?”
tanya grece ditengah kesakitannya, ia masih belum membayangkan kalau dirinya
akan melahirkan sekarang, belum etrbayang dibenaknya
“kalau mom lihat-lihat kayanya
udah deh sayang, kan sekarang sudah genap Sembilan bulan kandungan kamu” kata
lea berfikir dan tidak terasa perut grece tadi mulai reda dan terasa sedikit
“kayanya iya mom, soalnya kata
doketr tiga hari lalu grece akan mendekati hari lahiran” katta grece
mengingat-ngingat, namun belum sampai sakitnya hilang, sekarang sudah datang
lagi bahkan semakin sakit dari sebelumnya
“astaga mom, apa anak mas devan
ingin menyakitiku” kata grece sambil menahan sakitnya semakin menjadi-jadi,
namun bukan itu yang membuat lea berhenti, tapi perkataan menantunya itu
membuat dirinya ingin tertawa
Bagaimana mungkin menantunya
hanya menyalahkan suaminya karna sakitnya ignin melahirkan, ada-ada saja
menantunya ini, piker lea
“sayang, jangan berkata sepertii
itu,namanua juga orang yang mau melahirkan, sudah pasti itu sangat sakit” kata
lea namun melirik dua orang Wanita yang sedang menahan tawa, sarah dan jesica
hanya bisa melihat adegan bumil itu mengoceh, walaupun sudah diambang
melahirkan masih saja punya tenaga untuk mengoceh ria
“kita sudah sampai nyonya” kata
supir yang membawa mobil mereka
“ayo sayang kita turun” ajak lea
sambil membantu grece turun daro mobil dengan perut buncitnya yang terus ia
pegang, ini bukan perut ibu-ibu hamil pada umumnya, ukurannya terlihat lebih
besar, namun sejauh ini grece tidak mau mengecek jenis kelamin anaknya, ia
hanya konsul kepada dokter dan rutin cek Kesehatan kandungannya
“sayang” panggil devan saat
melihat istri dan mommynya yang masuk kedalam rumah sakit, ia juga baru saja
tiba disana karna rasa khawatirnya dnegan snag istri sangat besar
“devan, untung saja kamu sudah
sampai kemari nak, ayo bawa istrimu kedalam” kata lea dan diangguki oleh devan,
pria itu memapah grece untuk masuk kedalam, sedangkan sarah dan jesica
memanggil suster agar cepat menangani grece
“silahkan bawa keruangan bersalin
tuan” kata seorang suster yang dipanggil oleh sarah dan jesica sambil membantu
grece untuk menuju ruang bersalin
“sus, apa yang terjaadi dengan
istriku?” tanya devaan yang sebenarnya belum tau apa yang sedang terjadi,
dirinya hanya cemas kepada istrinya, ia tidak tega melihat grece yang kesakitan
“apa tuan tidak tau kalau istri
tuan akan melahirkan?” tanya suster itu dengan menahan tawa, baru kali ini
mendengar seorang suami yang bertanya kenapa istrinya kesakitan begitu
“ap aitu artinya anak kami akan
lahir sus?” tanya devan dengan wajah sumringgah dan senang, mendengar kabar
istrinya akan melahirkan membuat devan langsung emnatap grece menghujami
istrinya dnegan kecupan disekitar wajah grece, namun mendapat hal sepeeti itu,
bukannya senang, grece malah berteriak kkarna perutnya lagi-lagi sakit
“mas.. jangan menambah emosi ku,
ini terlalu sakit mas” teriak grece sambil menarik rambut devan yang ada
disampingnya, dokter yang baru saja datang tertawa melihat pemandangan
didepannya itu
“tuan, biarkan saja istrinya
seperti itu, ibu-ibu yang mau melahirkan kerap sekali melakukan seperti itu
kepada suaminya” kata dokter Wanita itu dengan tersenyum geli
“tapi dok, ini sangat sakit” kata
devan meringis karna rambutnya rontok ditarik oleh istrinya
“ini lebih sakit mas, aku tidak
mau mengandung anakmu lagi kalau sakitnya seperti ini’ kata grece sambil
menatap devan dengan tajam
“tapi sayang, bukankah kamu juga
merasakan…” kata devan setengah berbisik ketelinga istrinya, dnegan segera
grece memukul devan dnegan sisa tenaganya
“baik bu, ini sudah pembukaan
terakhir, sekarang kita mulai, ibu boleh mengejan ketiga saya hitung sampe tiga
ya” kata dokter Wanita itu memberi aba-aba kepada grece
next
Lagi-lagi othor dibuat ngakak
dengan kelauan pastry itu, udah mau jadi orangtua tapi kelakuannya tetap
seperti itu wkwkwkwk😊
Jangan lupa like,komen,dan
favorit kalian ya readers:>