Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 108, tinggal disini



siang hari menjelang, pengantin baru yang asik tidur sejak tadi baru saja bangun dan turun kebawah, jesica yang tadinya malu untuk keluar dari kamar akhirnya mau juga karna perutnya sudah keroncongan dan harris pun sudah memaksanya untuk keluar


tak...tak..tak..


suara langkah kaki pengantun baru itu terdengar membuat seluruh manusia yang ada disana menatapa mereka dengan tatapan yang mencurigakan, terlebih lagi sarah yang melihat keduanya dengan tatapan selidik


" mengapa menatap kami seperti itu?", tanya harris dengan bingung dan langsung membawa istrinya kedapur untuk sarapan


"kak harris apa sudah jebol gawangnya?", tanya sarah dengan cekikikan dan tersenyum dibelakag baju dave


"sarah!!", peringatan pertama dari grece dan tatapan membunuh dari mami baby twins itu membuat sarah kikuk dan takut


"harris, apa masih tajam untuk diasah??", tanya devan dengan menganggkat alisnya dan menatap harris dengan senyuman smirk


"mass jangan mulai!", kata grece namun tidak diindahkan oleh suaminya, malah yang lain ikut menggoda pengantin baru itu


"jes,berapa ronde tadi malam, atau jangan-jangan kalian telat karna harris terlalu ganas?",tanya mommy lea dengan menahan tawa dan membuat jesica malu tak terhingga


"mommy jangan menggoda mereka nanti kak jesica malu", kata grece yang merasakan apa yang dirasakan jesica karna dirinya juga pernah disuasana seperti itu


"kita cuma nanya kak, kan siapa tau kak harris tidak mampu lagi", kata sarah menimpali ucaoan mommy lea yang membuat suasana semakin ribut


"sudah ..sudah.. jangan menggoda mereka lagi", kata lucio dan membuat mereka diam sementara harris dan jesica kembali melanjutkan langkah mereka kedapur


tidak menunggu lama pasangan baru yang tadi mengisi perutnya yang kosong kembali ikut bersama keluarga yang lainnya


"tante, kami berfikir untuk kembali kerumah ayah saja kami terlalu merepotkan kalian", kata jesica tidak enak kepada keluarga hernandes


"kenapa jes?apa kamu tidak nyaman tinggal disini?", tanya lea yang merasa sedikit sedih mendengar perkataan jesica


"bukan begitu tante, kami tidak merasa enakan kalau menumpang disini terus", kata jesica yang tau nada suara lea sedikit merendah


"kenapa penumpang, ini rumah kalian juga, harris sudah kami anggap sebagai abak sendiri laku apa bedanya dengan devan?", tanya lea yang mengerti maksud perkataan dari jesica


"tapi tante, gimana dengan ayah, dia akan sendirian dirumah", kata jesica lagi dan memang benar jika ia tinggal disini bryan akan hidup sendiri dirumah mereka


"ayah mu tinggal disini jes, rumah kalian sudah dijual dan kita akan tinggal disini semuanya, untuk apa mansion ssbesar ini kakau pengghuninya hanya tiga empat orang, kakau masib ada keluarga yang tinggal diluar", kata devan dan diangguki oleh grece istrinya


"tapi dev,, kami tidak begitu istimewa atau spesial buat tinggal bersama kalian", kata jesica dan diangguki olwh harris, ia juga merasa sungkan jika harus tinggal disana bersama istrinya dan keluarga kecilnya nanti


"itu sudah peraturan dari daddy jes", kata grece dan membuat harris maupun jesica menoleh kearah lucio, bwgitu juga dengan bryan yang sejak tadi sudah ada disana menyimak


"apa benar tuan?", tanya harris angkat bicara mengenai apa yang ia dengarkan barusan


"iya ris, kalian akan tinggal disini, toh juga masih banyak kamar kosong dan mansion terlaku luas untuk ditempati beberapa orang", kata lucio tegas dan seolah perkataanya mutlak tidak terbantah


"lalu bagaimana dengan kalian dave, apa sudah menentukan tanggal pernikahan?", tanay lucio seketika membuat sarah tersedak dengan ludahnya sendiri mendengar nama kekasihnya disebut


"kami belum tau tuan, saya masih belum bisa memastikannya" kata dave dengan kikuk dan tidak tau harus berkata apa lagi


"sarah, bagaimana denganmu, apa sudah siap jika minggu depan menikah dengan dave?", tanya lucio dengan suara bariton dan sedikit menekan


"aku belum tau dad, aku masih bingung dengan pernikahan ini, aku belum siap jika harus memiliki anak diumur seperti ini", kata sarah jujur dan gugup jika ditanya seperti itu


"iyalah tidak sia, orang kamu manja gitu kapan siapnya",ledek devan dan membuat sarah jadi mayun, ia kembai dibuat kesal oleh kakak nya itu


"dev jangan seperti itu, namanya juga umur sarah masih terlaku dini untuk menikah", kata lea membela putrinya dengan tersenyum dan mengelus kepala sarah, gadis itu langsung tersenyum senang mendapat pembelaan dari mommynya dan menjulurkan lidah kearah devan


"dasar anak kecil, lagian dave ngapain sih suka sama abak kecil ingusan ini", kata devan dan langaung mendapat pukulan dari istrinya


"kamu ini mas, udah jadi papa juga masih kayak anak-anak, sarah itu beda sama kamu yang udah tua gini!", kata grece dan membuat dwvan langsung menviut dan tidak berani menjawab lagi, ia lebih baik diam dari pada harus berdebat dengan singa mode on


"ahhaah kak devan kalah", kata sarah sambil mengejek devan dengan tawa yang cekikikan dan lidah mejulur keluar


"sarah, jangan seperti itu pada tuan", kata dave mencoba memberi nasihat kepada kekasihnya agar lebih dewasa dan tau keadaan


"maaf", kata sarah menciut jika sudah mendapat teguran dari dave, dasar gak kakak ga adek sama-sama bucin tingkat akut🤣🤣


"lalu bagaimana? apa kalian aka menunggu lagia tau dipercepat sajaa?", tanya lucio dan membuat kedua pasang yang belum sah itu saling melirik satu sama lain


"umm bagaimana rah? aku sih terserah sarah saja tuan", kaya dave memberikan pertanyaan itu kepada sarah


"umm dua minggu lagi gimana dad, aku hatus persiapan yang lebih ekstra", kata saraj dengan menganggkat tangannya seolah menyemangati dirinya


"lihatlah kekasihmu dave, sangat gila dan barbar", kata devan dengan mengejek namun langsung diam saat fano menangis di pangkuannya


"astaga mas, aku bilang juga apa kan, kamu ini memang", kata grece dan memberikan fany kepada sarah untuk menenangkan fano


"yasudah kakua begitu, dua minggu lagi mom persiapan yang bagus", kata lucio menatap lea dan diangguki oleh istrinya itu,seolah tau aoa yang dibicarakan suaminya


"kalau begitu semuanya sudah jelas dan bryan kalian bisa langsung membawa barang seperlunya dari rumah lama kalian", kata lucio menatap besannya dan dijawab iya oleh bryan yang sejak tadi tidak bicara sama seperti grece yang hanya menyimak saja


"kami pamit keatas dulu ya mom, dad, ayah, baby twins mau tidur", kata grece dan diangguki mereka semua, sarah dan grece menuju kamar untuk wmnidurkan baby twins yang sejak tadi menguap karna ngantuk, sementara lea mengajak jesica untuk ikut keatas bersama baby twins yang menggemaskan


#next


maaf ya readers, karna othor ngetik pake hp jadi belibet dan banyak typo, juga susah banget 😪😉😉