Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 35, ini belum seberapa



" dasar wanita kampungan tidak tau diri, apa hebatnya dirimu  mengatakan hal seperti itu!!!" kata jesica dan mengangkat tangannya niat untuk menampar grece namun dengan lihainya grece malah lebih dulu dan


plakkk


 


satu tamparan mendarat cantik diwajag jesica dan hal itu membuat jesica naik pitam dan ingin membalas tamparan grece namun dengan cepat di athan oleh devan..


 


" dev... apa-apaan kamu!! lepaskan tanganku dev.. aku ingin memberi pelajaran dengan wanita kampungan ini!!" kata jesica dengan berteriak dan meronta agar devan melepaskan tangannya


 


" jangan pernah mencoba untuk berfikir  kau mampu menyentuh sedikit pun kulitnya, atau malah kau yang akan terkena imbasnya" kata devan memperingati jesica dan menghempaskan tangan jesica dengan kasar


 


" dev.... aku tidak menyangka kau membela wanita kampungan ini dan mencaciku, apa kau lupa dev? kau pernah berjanji untuk menjadikanku wanita masa depanmu??'kata jesica dengan pilu dan terisak didepan grece dan dvan


 


" itu memnag benar jesica, tapi asal kau tau dan kau ingat itu sudah lama dan bahkan aku sudah melupakan itu, dan semuanya itu karna dirimujuga,jadi jangan pernah muncul lagi dihadapanku" jawab devan dengan acuh


 


 


" sekalipun kau menangis dsrah disini, aku tidak pernah kasihan kepada wanita sepertimu, jadi ku sarankan agar kau pergi saja dari sini dan jangan pernah kembali" kata grece dengan sinis dan menarik tangan devan untuk masuk kedalam


" ini belum seberapa wanita ular,akumasih ingin bermain denganmu dan mengenalmu dengan baik" kata greece dengan nada mengejek dan langsung menutup pintu dengan kasar


 


 


" dasar gadis kampungan, apa dia tidak tau berhadapan dengan siapa? hah.... tunggu saja apa yang akan kulakukan untuk menghacurkan kalian berdua" kata jesica dengan tatapamn kebencian dan wajahnya yang merah padam


 


jesica akhirnya pergi dari kantor devan dan pulang ke apartemen  iliknya, ia ingin memberitahu kepada pamannya marcell agar menyusun rencana yang akan mereka jalankan selanjutnya


 


sedangakan didalam ruangan devan, terlihat laki-laki itu terdiam tanpa bicara sepatah katapun dan wajahnya yang buram dan lesu, devan sedang diintrogasi oleh istrinya sendiri dan sedang menikmati sindiran lezat dari istrinya


 


 


" dengar ya kak devan.... aku tidak suka dengan alasan kakak dengan beralasan karana wanita itu adalah teman lama, kakak lihat sendiri bagaimana ia menanggapi kebaiakn kakak sendiri...


 


 


" kakak sendiri juga sudah berjanji untuk memulai hubungan baik dengan ku, tapi apa?? kak devan malah memberi celah untuk wanita lain mendekati, jadi mulai sekarang jangan pernah mengatakan ingin memulai hubungan jika bekum siap!!" kata grece dengan datar dan dingin, kembali dengan sikap awalnya


 


kata-kata mas, dan hubby yanng tadi keluar dari mulut manis grece hialng seketika dan diganti dengan dirinya yang asli


 


 


" aku ingin pulang, tidak usah mengantarku, aku ingin kesuatu tempat" kata grece dan mengambil rantangan yang ia bawa tadi


 


sementara devan, ia sendiri bingung dengan keadaannya saat ini, pasalnya memang ia sanagt ingin memulai hubungan baik dengan gadis kecilnya itu, tapi mengingat sifat grece yang sangat disngin itu dan sulit untuk didekati ia merasa kalah sebelum berperang


 


 


" ahkkk..... sungguh aku sendiri bingung dengan keaadaan sekarang, aku ingin memperbaiki hubungan kami, tapi gadis kecil itu sangat dingin.." gumam devan dan ternyata secara tidak disadari dave aistennya mendengar apa yang ia katakan


 


" ternyata tuan sendiri sudah mulai tertarik dengan grece" batin dave dalam hatinya


 


mas devan siap-siap buat sakit hati ya, wkwkwk


 


tok...tok...tok....


 


 


dave sengaja mengetuk pintu ruangan devan kembali agar devan tidak mengetahui bahwa dirinya sudah lebih dulu disana


 


" ada apa dave? apa ada masalah?" tanya devan dengan kedatangan dave tiba-tiba diruangannya


 


" tidak tuan, saya hanya ingin memberitahu tuan nanti siang kita tidak ada jadwal lagi"kata dave sambil memberikan  tablet yang ia pegang kepada devan


 


  " hemm.... baiklah dave jika begitu aku bisa pulang dan menemui gadis kecil itu dirumah" kata devan dan langsung mengambil jas miliknya dan berjalan keluar diikuti oleh dave dibelakangnya


devan berjalan dan langsung menuju area parkiran, ia sungguh tidak sabar untuk pulang kerumah dan bertemu dengan gadis kecilnya


 


 


 


 


padahal grece ingin membuat kejutan yang luar biasa untuk pertemuan pertama mereka, agar ada kesan yang tidak terlupakan antara mereka hahahhhahhaah......


 


grece memicu mobilnya dengan kecepatan rata-rata berharap ia cepat bertemu harris dan membicarakan misi mereka selanjutnya, tanpa disangka oleh grece apa yang selanjutnya akan terjadi disana


 


devan, dengan langkah cepat langsung memasuki rumahya dan melihat sekeliling rumahnya sepi, ia masuk kekamar dan berharap penuh gadis kecilnya ada disana


 


" gadis kecil????" kata devan dan melihat sekekliling rumah, sepi...


 


" kemana dia pergi??" gumam devan dan mengambil ponsel miliknya  untuk menghubungi grece


 


tut..tut....


 


"siapa yang menelfonku sekarang ini?? apa dia tidak punya pekerjaan lain selain menganggu orang saja" omel grece dan melihat siapa yang menelfonnya


 


" hallo ada apa kak?" tanya grece dengan dingin dan sangat datar


 


" ada apa ada apa, dimana kau sekarang kenapa tidak ada dirumah" kata devan dengan nada yang tinggi


 


" aishhh.... kak devan, bisakah berbicara pelan saja, aku tidak tuli  jadi pelan saja bicaranya" kata grece tak mau kalah dengan omelan devan


 


" dimana kau sekarang gadis kecil, apa kau mengingkari janji mu,kau bilang tidak akan keluar tanpa ijinku"


kata devan dengan pelan, ia menurut dengan perkataan grece tadi


 


" aku lagi punya urusan penting dan tidak bisa dihindari,jadi maafkan aku, sebentar lagi aku juga kan pulang" kata gfrece dan tiba-tiba suara terdengar dari belakang grece dan hal itu membuat devan semakin naik pitam dan marah


" ini minumlah dulu, jangan salah paham dengan yang kamu lihat barusan" kata laki-laki yang menyodrkan minuman dengan grece yang tak lain adalah harris


 


" makasih harris, suruh dia datang kesini" kata grece tanpa mempedulikan devan yang masih tersambung telfon dengannya


 


" hei...hei... gadis kecil!! apa kau bermain gila diluar sana!!!!!!" kata devan dengan setengah teriak dari sebarang


 


" aduhh kak devan... jangan teriaki aku, aku tidak melakukan hal yang aneh disini, aku bertemu dengan temanku" kata grece dengan pelan agar suasana tidak semakin membuat devan marah, karna ia paham devan pasti salah paham dengan apa yang baru saja ia lihat.


 


*next


semoga syuka dengan novel baru othor


jangan lupa kasih like, komen dan faforit kalian ya