Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 39,daddy yakan membereskannya disini....




 


posisi tidur mbak grece dan mas devan saat kejadian semalam:>


 


 


pagi hari menjelang dan grece masih saja sibuk dengan dunia mimpi dan tidak sadar bahwa devan sudah bangun sejak tadi, hari ini hari yang menguntungkan buat devan, pasalnya hari minggu ia libur dan bisa menghabiskan waktu bersama gadis kecilnya.


 


 


devan sibuk melihat wajah cantik milik grece dan tersenyum menikmatinya, sungguh bibir manis milik grece menjadi candu tersendiri untuknya.


" uhhhggg... jam berapa sekarang?" lengguhan keluar dari bibir mungil grece dengan nyawa yang masih terkumpul setengah, ia membuka matanya dan merasakan sebuah tangan mengelus kepalanya


 


" k..kak. kak devan?" satu kata lagi keluar dari mulut grece dan seketika itu juga ia bangkit dari tidurnya


" kenapa... hemm?"tanya devan dan ikut duduk di depan grece


 


" t..tidak ada!.. aku akan membersihakan diri lebih dulu" kata grece dan dengan secepat kilat berlari menuju kamar mandi


 


" dasar gadis kecil tidak tau malu" kata devan sambil tersenyum geleng kepala


 


setelah membersihkan diri,gantian devan yang masuk kedalam kamar mandi, dan grece berlalu kedapur menyiapkan sarapan untuk mereka dan sekalian membangunkan adiknya yang manja,sarah


 


" sarah ayo bangun, bantu kakak menyiapkan sarapan" kata grece sambil menggoyangkan tubuh sarah


 


" humggg.... lima menit lagi kak, aku akan bangun" kata sarah sambil menarik kembali selimutnya


" tidak ada lima menit lagi sarah, bangun sekarang atau kamu akan tinngal dirumah ini" kata grece sambil berjalan keluar


" yayaya... aku bangun,,, aku akan bangun" kata sarah dan langsung beranjak kekamar mandi


 


grece tersenyum melihat tingkah adiknya itu, yang dulunya mereka tidak pernah akur dan bahkan sering sekali embuat grece menangis kini menjadi adik kesayangan yang sangat manja


 


dengan fokusnya grece menyiapkan sarapan tanpa melihat siapa yang datang, karna ia pikir itu adalah sarah adiknya,


 


" sarah tolong ambilkan garam itu" kata grece masih sibuk mengaduk sop kari yang ia buat


 


" sekalian ambilkan penyedap rasa itu" tambah grece lagi dan menuangkan apa yang baru saja ia terima


 


" selesai" kata grece dan melihat kebelakang yang sebenarnya adalah suaminya dan sarah sendiri duduk diatas meja makan


 


dengan wajah bingung grece melihat keduanya sambil mulut yang menganga, sarah dan devan yang melihanya tertawa terbahak-bahak, sambil mengatakan


 


" kak grece tutup mulutnya nanti lalat bertelur disana" sambil tertawa sarah meledek, sedangkan devan menahan senyumnya melihat wajah menggemaskan gadis kecilnya


 


" kalian berdua memang sudah berencana mengerjai ku ya??" tanya grece kesal dan menyiapkan sarapan yang ia buat tadi


 


" hahhahahaha.... maafkan kami kak, lagipula itu ide kak devan yang ingin membantu kakak memasak katanya" jawab sarah yang masih tetap tertawa


 


" t..tidak... bukan begitu yang aku katkan tadi, aku hanya ingin melihatmu membuat srapan" kata devan menyangkal perkataan sarah tadi


 


" ooooo.... kak devan jangan menyangkal lagi, yang aku katakan tadi adalah benar" kata sarah tak mau kalah


 


" sudah,sudah,... jangan ribut lagi ayo sarapan dulu, kita akan keluar setelah ini' kata grece menengahi devan dan sarah


 


" terimakasi kakak ku yang paling cantik" kata sarah menerima makanan yang diberikan grece kepadanya


 


" makanlah sarah, jangan banyak bicara" kata grece dengan cuek


" issss" kata sarah dan akhirnya mereka menikmati sarapannya dengan tenang


 


 


" kak, kemana kita kan pergi hari ini?" tanya sarah yang tidak sabar untuk menikmati hari liburnya bersama kakaknya dan kakak iparnya


" kemana ya??.. bagaimana kalau kita kepantai?" tanya grece dan melihat kearah suaminya seolah meminta persetujuan


 


" kenapa kamu melihatku? apa ada sesuatu jawaban kemana kita akan pergi!?" tanya devan dengan cuek dan datar


" huh.. kita kepantai saja dek, aku akan menelfon kak dave untuk ikut dengan kita juga" kata grece dan mengambil ponselnya menghubungi dave untuk datang kriumah mereka


 


devan yang melihat hal itu hanya mendegus kesal, ia merasa grece tidak pedili padanya lagi


dasar tuan devan, belum apa-apa sudah menjadi beby besar yang manja untuk mbak grece


 


setelah deal mereka pergi kepantai, grece menyuruh sarah bersiap dan mengajak devan kembali kekmar mereka untuk bersiap juga,


 


tidak lama, dave sudah tiba dirumah mereka dan bersiap untuk pergi menghabiskan hari libur mereka hari ini,sungguh momen yang belum pernah dirasakan oleh dave semenjak menjadi asisten devan, kita dia bisa merasakan pemandangan indonesia yang begitu indah


 


sampai dipantai, dave dan sarah begitu antusias sambil berlari kesana kemari dan berfoto ria, sedangkan devan sendiri ia terlihat tetap cuek dan tidak peduli dengan sekitarnya, grece jangan ditanya ia lebih tidak peduli dengan apa yang ada disekitarnya


 


" apa kamu tidak ingin mandi atau berfoto bersama sarah?"tanya devan yang melihat grece tidak peduli dengannya


" tidak kak, aku disini saja, aku tidak terlalu suka dengan hal seperti ini" jawab grece sambil melihat kedepan menikmati angin sepoi-sepoi


" lalu mengapa kau mengajak kami kesini jika kamu sendiri tidak menyukainya?" tanya devan heran melihat sikap grece yang terkadang cuek tapi kadang peduli


 


" aku hanya ingin melihat sarah bahagia dan menikmati hari-harinya bersama kita" jawab grece dengan sendu dan jelas terlihat dimatanya kasih sayang yang sangat besar kepada sarah


 


devan terdiam mendengar jawaban grece, ia tidak pernah berfikir bahwa grece mempunyai sisi hangat seorang kakak, sungguh bukan grece yang biasa devan lihat


dret..dret..dret..


 


suara ponsel milik grece terdengar, ia melihat siapa yang menelfonnya hari minggu seperti ini, tidak mungkin harris, sementara mereka baru kemarin bertemu


 


" daddy?" batin grece dan langsung mengangkat telfonnya dan sedikit menjauh dari devan


 


" siapa yang menelfonnya, sampai ia harus menjauh dariku?" batin devan yang melihat grece menjauh darinya


" hallo daddy? bagaimana kabar daddy dan mommy disana?" tanya grece dengan antusias


 


" kami baik-baik saja grece, daddy hanya ingin bertanya tentang apa yang dikatan oleh harris pada daddy" kata lucio dengan to the point


" ia dad, aku bertemu dengan wanita itu, dan sudah tau semuanya, mengapa daddy menyembunyikannya dariku?" tanya grece dengan membuat suaranya terdengar kesal


 


" hahahahah.... bukan seperti itu grece, dad hanya ingin kamu senidri yang menvcari tau dan tidak bergantung dengan informasi yag adddy berikan, sekarang kamu sudah tau dan apa yang selanjutnya kamu lakukan?" tanya lucio


 


" aku ingin mengikuti permainan mereka dad, tapi bagaimana dengan tuan marecell yang masih megusik markas kita dad? tanya grece dengan rasa ingin tau


 


" tenanglah grece, daddy yang akan mengurus mereka semua, daddy sudah membuat perlajaran pertama untuk mereka" kata lucio dengan senyum devil disana


" baiklah dad, kalau begitu aku hanya akan menunggu tugas dari daddy" kata grece, namun tiba-tiba pembicaraannya diganggu oleh suara devan


 


" kau berbicara dengan siapa??" tanay devan tepat dibelakang grece


 


jeng..jeng..jeng


 


*next


semoga suka dengan nove baru othor ya readers


jangan lupa like,komen,dan faforit kalian:>>