Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 62, wanita unik



setelah devan selesai mengomel ria kepada daddynya,akhirnya lucio mengalah dan menurut saja dengan perkataan devan, ia juga merasa sudah waktunya mereka menjalankan misi yng sudah mereka atur dari dulu dengan matang.


" ayo kita berangkat, orang-orang daddy sudah menunggu kita disana", kata lucio sambl membawa sebuah pistol berukuran sedang namun karna kecanggihan teknologi bisa dijadikan sangat kecil dan mampu disimpan disaku celana lucio


"dari tadi kan kita sudah sampai dad!'", kata devan dengan kesal namun tetap berjalan mengikuti daddynya


" diamlah dev, apa kamu tidak mau menyelamatkan istrimu??" tanya lucio semakin membuat devan bertambah kesal setengah mati


" ya ya ya aku tau, daddy pasti mengatakan hal itu lagi", kata devan dan melajukan mobil mereka kettempat yang sudah harris beritahu sebelumnya


sementara ditempat lain, marcello sampai degedung tempat grece mereka tahan, dengan wajah yang senag dan diikuti oleh kevin dan istrinya mereka semua berjalan menaiki tangga keruangan grece.


"apa kalian tidak merasa kasihan dengan anak itu??" tanya marcell ditengah langkah kaki mereka


" untuk apa aku kasihan dengan anak pembawa sial itu!!?" toh juga kalau bukan perintah darimu aku tidak akan sudi membesarkannya dan mengasuhnya!" jawabb istri kevin yang tak lain adalah emita ibu dari sarah


" bagaimana mungkin kalian tidak merasa kasihan dengannya, padahal selama ini kalian yang membesarkanya, dan bagaimana jika anak perempuan kalian menjadi jaminan oleh keluarga hernandes" kata marcell lagi dan berheti melangkah


kevin dan emita terdiam, mereka baru ingat bahwa ada sarah yang tinggal bersama keluarga hernands saat ini.


" bagaimana?? apa kalian masih tetap ingin melanjutkan misi ini?? tapi untuk berhenti sekarang juga tidak ada gunany" kata marcel dan diangguki oleh kevin dan emita


" kami tidak peduli dengan hal itu, sebelumnya juga kami sudah sepakat akan hal ini, asalkan dendam ku terbalaskan dengan keluarga hernandes!!" kata kevin dengan tajam, namun siapa yang tau apa yang adad dalam hati mereka masing-masing, bagaimana pun mereka adalah orangtua, mana mungkin tega jika melihat anaknya tersiksa atau disiksa


" hemm... baiklah, ini sudah menjadi keputusan kalian berdua, jadi jangan ada penyesalan dan malah membuat kericuhan nantinya!!" kata marcell dengan penuh penekanan


" baik tuan, kami kana menjja sikap ami" jawab kevin dengan lugas dan penuh keyakinan,


mereka berdua tau bagaimana keluarga hernandes, mereka tidak mungkin melakukan seuatu hal diluar nalar apa lagi itu menyangkut dengan seorang anak gadis pula, hernandes pasti bisa menhana diri melakukan sesuatu hal bejat jika menyangkut dengan perempuan atau anak.


marcell kembali melangkahkan kakinya dan membuka pintu ruangan diamna grece berada


" hahahaha.... lihatlah dia sedang didalam bahaya tapi bisa tidur dengan tenang disini" kata marcell dan mendekati grece yang masih tertidur tanpa terhusik sedikit pun dengan kehadiran marcell


"heii wanita!! bangun kau, apa kau pikir ini tempat tidur dirumahmu!!?" kata marcell setenang teriak kepada grece


"lancang sekali mulutmu bicara anak kecil!!! apa kau tidak takut sebentar lagi nyawamu akan hilang dan kau akan tinggal nama didunia ini!!" kata marcell dan menarik grece agar bangun dan mendudukkan dirinya tepat didepan grece


" ohhh ya,, papa dan mama juga ada disini, pantas saja aku mencari kalian dirumah lama tidak ada, etrnyata kalian tinggal bersama paman yang tidak punya masa depan ini!!" kata grece dengan sindiran telak kepada marcell


" diam kau naka kecil!! kau tidak tau apa-apa tentang hidupku, jadi ku srankan kau tutp mulut sebelum aku berlaku kasar padamu!" kata marcell dengan sorot mata yang tajam hampir keluar dari tempatnya


" hahahhaha.... kau sangat lucu paman, mana mungkin paman bisa melakukan hal seperti itu?? bukankah paman hanya menyerang silemah untuk mebuat dunia takut kepada paman??" kata grece mngejek namun posisi mereka tidak berubah dan malah sangat dekat, sangat mudah bagi marcell utuk emnggampar grece atau memukulnya


" lihatlajh dirimu paman, sudah berapa lama paman berkecipung didunia bisnis, namun tetap saja bisnis paman tidak pernah berkembang dan malah sebaliknya semakin merosot" kata grece mengejek marcell, sangat persisi saat anak kecil mengejek temannya


"naka kecil jahan*am!! bisa-bisanya kau mengatakan hal seperti itu kepada lku padahal kau sendiri tidak tau siapa diriku!!" teriak marcell dan mengangkat satu tangannya ketas hendak menampar grece


bisa dipastikan tamparan pertama yang mengenai pipi grece akan membuat gadis itu babak belur, atau wajahnya kan hancur


"siapa bilang aku tidak mengenal paman??" kata grece seketika tangan marcell yang tadinyya syudaj diatas kembali turun ketempat asalnya


" paman adalah orang yang membunuh kedua orang tuaku, hanya karna dendam pribadi dengan daddy lucio, paman juga yang membuat kembaran tuan meninggal dan menuduh ayah arya buakn??" kata grece dengan wajah yang tenang dan tanpa merasa bersalah sedikitpun


" hhahahaa anak kecil sepertimu sungguh jarang aku temui, biasnya anak kecil yang aku tahan akan meminta tolong atau bahkan berlutut untuk dilepaskan, tapi kau malah sebaliknya, kau semakin menantangku" kata marcell dengan wajah geram dan tidak habis pikir denagn anak gadis didepannya ini


" jangan pernah samakan aku dengan wanita yang pernah paman culik, aku dan mereka sangat jauh berbeda, aku ya aku, dan mereka ya mereka kita tidak pernah punya kesamaan atau bahkan sama" kata grece dengan tenang


"ahahahah wanita unik, snagat jarang kutemui, bagaimana jika aku ,mencicipi hidangan yang sanagt menarik ini, masih muda dan aku yakin pasti masih terasa hangat" kata marcell dengan sorot mata bin*alnya dan wajah yang sangat menjijikkan


"hahahah coba saja kalau paman mampu, aku juga belum pernah merasakan sensasi dengan tua bangka seperti paman!!" kata grece dengan senyum smirk dan pastinya didalam otaknya sudah ada jebakan dan tiipu muslihat


"ahhah kau lihat kevin, anak yang kau didik ini sungguh pemberani dan sanagt jarang ditemui, mungkin saja satu berbanding seratus ribu" kata marcell dan dengan cepat mendkati grece berharap bisa menaklukkan gadis didepannya itu


next


jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers::>