Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 91,pertemuan jesica dengan keluarga hernandes



Setelah selesai dengan keluarga hernandes, harris langsung


pulang dan Kembali menuju rumah sang kekasih, yang baru satu hari menjalaninya


:>


Dengan memicu mobil miliknya, menginjak pedal gasnya, harris


berlalu dari rumah hernandes dan menuju rumah jesica dan kecepatan rata-rata


agar secepat mungkin sampai kerumah sang kekasih, ia ingin secepatnya


memberitahu jesica kabar baik ini


Tidak memakan waktu yang kama untuk harris sampai kerumah


jeesica, jika biasanya akan memakan waktu tiga jam, tapi kali ini harris memicu


hanya satu jam tiga puluh menit, dan itu artinya harris, menghemat waktu satu


setengah jam untuk sampai kerumah sang kekasih


“apa ada paman bryan ddalam?” tanya harris kepada salah satu


pelayan rumah bryan yang ia temui disana


“ada tuan, silahkan masuk saja, tuan btryan ada ditaman


belakang” kata pelayan itu dengan menunduk hormat kepada harris, mereka sudah


menganggap harris sebagai tuan dirumah itu


“baik, makasih bik” kata harris dan berlalu kebelakang rumah


untuk menemui calon mertuanyaa dibelakang


Namun belum sempat untuk bertemu dengan bryan, harris


langsung dihentikan oleh suara teriakan sang kekasih dari luuar, jesica yang


ternyata dari taman belakang bersama gryan, dan Ketika ingin masuk kedalam ia


bertemu harris


“har?” tanya jesica tersenyum manis kearah kekasihnya itu


“jes, dimana paman bryan?” tanya harris tanpa mempedulikan


jesica yang hendak memeluk dirinya, buka karna apa hanya saja harris malu jika


dilihat oleh pelayan rumah atau bryan yang jika tiba-tiba datang


“har… jahat banget sih” kata jesica kesal dan berjalan


mendahului harris yang mematung ditempatnya, namun deheman dari bryan


menyadarkan pria itu


“ada apa har?’ tanya suara bariiton yang langsung membuat


harris sadar dari lamunannya


“ehh paman, saya tadinya mau menemui paman, tapi ternyata


ada jesica yang juga ingin masuk kedalam” kata harriis bingung mau bersikap


seperti apa


“ooooo.. apa yang ingin kamu katakana har, kita bicara


didalam saja” kata bryan mengajak harris untuk dudk di ruang tamu, agar lebih


leluasa bercerita


“jadi begini tuan, saya ingin meminta restu untuk menikahi


jesica, saya mencintai jesica dan ingin melanjutkan kejenjang serius paman”


kata harris dan tidak ada yang menyangka jika harris akan secepat ini ingin


membuat janji suci dengan jesica di altar


“apa kamu bisa berjanji satu hal untukku har?” tanya bryan


dengan suara pemnuh penekanan dan mata tajam menatap harris


“apa tuan, jika saya sanggup saya akan melakukannya dengan


baik” kata harris dengan keyakinan yang penuh


“aku ingin kamu berjanji untuk menjaga putriku, aku tidak


tau kapan aku akan dipanggil, namun aku ingin sebelum kepergianku putriku


berada ditangan orang yang tepat dan mencintainya dengan tulus tanpa melihat


masa lalunya” kata lucio dan menangis penuh haru, ia tidak ingin jika putri


semata wayangnya mengalami penderitaan seperti yang usdah-sudah


‘saya bisa menjanjian itu tuan, saya bisa berjanji atas nama


saya sendiri, akan mencintai jesica dengan tulus, dan menjaganya seperti saya


menjaga diri sendiri” kata harris dengan serius dan berwibawa, harris yakin dia


bisa menuntun jesica menjadi lebih baiik lagi, karna pada awalnya juga jesica


adalah Wanita baik hati


“terimakasih har, aku bisa tenang jika seperti ini” kata


bryan penuh derai airmata, ia tidak bisa membayangkan bagaimana nasib putinya


“kalau begitu, temuilah jesica, restuku sudah ada dihubungan


kalian, katakana padanya kalau kamu ingin serisu dengannya, jangan lupa untuk


mengenalannya dengan keluarga mu har’ kata bryan yang sebenarnya sudah tau


kalau harris hanya mempunyai keluarga hernandes


“baik paman, saya undur diri kekamar jesica dulu’ kata


harris dan diangguki oleh bryan, ia sangat senang akhirnya jesica mendapat pria


yang mau menerimanya dengan tulus


Dikamar jesica, Wanita itu tidur dengan tengkurap, ia kesal


dengan sikap dingin harris padanya, dan satu hal lagi yang membuat jesica


kesal, harris datang tanpa memberi kabar padanya


Harris memasuki kamar jesica tanpa mengetuknya lebih dulu,


dan langsung mengunci pintu kamar tersebut agar tidak ada yang berani masuk


sembarangan dan menganggu waktu mereka berdua


“jes.., apa kamu Marah padaku?’ tanya harris dan mendekati


jesica yang masih tidur tengkurap diatas ranjanganya


“jes.. apa kamu tidak ingin melihatku?, kalau  begitu aku puang saja, masih banyak yang


harus kuurus”kata harris dan berniat melangkah keluar, namun sedetik kemudian


dia Kembali duduk dan melihat jesica yang sudah melihatnya dengan wajah yang


kesal dan merah


“hahahahh… apa serindu itu kamu padaku jes” kata harris yang


masih mengajak jesica bercanda


“kamu Jahar har” kata jesica sambil mengerucutkan bibirnya,


ia kesal kepada kekasihnya yang mencueki dirinya tadi


“bukan seperti itu jes, tadi akua da urusan yang urgent yang


harus aku bicarakan kepada paman, dan sekarng sudah selesai’ kata harris dan


memeluk jesica dengan lembut, mengecup bibir sang kekasih sekilas


Hanya dengan seperti itu, jesica langsung merona malu, ia


tidak yakin jika harris bisa membuatnya malu dan menggodanya


“ada yang ingin aku katakana padamu jes” kata harris dengan


manatap serius sang kekasih


“katakanlah, aku mendegarmu” kata jesica dan berdiri untuk


duduk dipangkuan harris, seolah itu adalah tempat duduk kesukaannya


“akku ingin segera menikahimu, aku harap kamu tidak


menolaknya, hari ini kita akan menemui keluargaku jes” kata harris dan hal itu


membuat jesica antara senang dan takut, senang karna harris akhirnya mau serius


dengan hubungan mereka, dan takut jika keluarga harris tidak menyukainya,


khususnya dengan masalalunya dulu


“jangan khawatir, keliuargaku sudah tau tentang dirimu yang


sebenarnya, dan mereka menerimamu dengan tangan terbuka” kata harris lagi yang


seolah tau apa yang dipikirkan oleh kekasihnya


“apa kamuy akin mereka menyukaiku har?, aku takut jika


mereka menolakku dan memaksamu untuk melepaskanku” kata jesica menunduk lesu,


namun harris meyakinkan jesica sambil memeluk kekasihnya itu dengan erat,


seolah harris memberikan semangat untuk jesica agar kekasihnya itu Kembali


semangat


“baiklah, aku mau har, tapi apa aku bisa melakukannya?”


tanya jesica lagi dan lagi dirinya dihantui oleh rasa khawatir dan takut


“tenanglah jes, ada aku disini untukmu” kata harris dan


Kembali mengecup bibir kekasihnya, seolah itu sudah menjadi candu untuknya,


namun tidak hanya berhenti sampai diritu, harris ********** dengan tangan


terangkat untuk menekan leher jesica memperdalam ciuman mereka, sementara


jesica hanya menikmati apa yang dilakukan harris padanya, mereka berdua bukan


anak ABG lagi, tapi sudah sama-sama siap untuk menikah.


next


Jangan lupa likr,komen,dan favorit kalian ya readers:>