Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 92,lagi dan lagi masalah



Setelah mengatakan niatnya kepada jesica dan bryan, harri


berpikir membawa jesica untuk keluar rumah sekaligus jalan-jalan dan membeli


perlengkapan untuk sang kekasih pakai nanti malam, karna rencana harris malam


nanti akan membajwa jesica untuk bertemu keluarga hernandes, maka tidak akan


harris biarkan jesica menampilkan penampilan yang buruk atau terlihat seperti


banayk beban.


“cepatlah bersiap, kita keluar sebentar sekalian mencari


udara segar” kata harris kepada sang kekasih yang masih stay bermanja dipangkuannya


“sebentar lagi har, aku masih ingin seperti ini, sudah lama


aku tidak merasakan seperti ini” kata jesica dan memainkan jjari tangan


lentiknya ke leher harris yang sangat menggoda menurutnya


“jes jangan seperti ini, jika kamu terus memancingku jangan


salahkan aku kalau aku akan memangsamu saat ini juga” kata harris mencoba


mengancam sang kekasih dengan mata tertutup merasakan setiap sentuhan jesica


ditubuhnya


“hahahahah… ternyata kekasih ku ini juga punya nyali bicara


seperti itu, tapi aku tetap tidak peduli har” kata jesica dan semakin menggoda


harris, ia teruus memainkan tangannya sambil mencium bibir harris sesekali,


“jes…” kata harris dengan suara tertahan dan langsung


menghentikan tangan nakal sang kekasih  agar berhenti menjahilinya


“ehehhe.. maafkan aku, kalau begitu tunggu aku akan bersiap


dalam lima menit” kata jesica dan turun dari pangkuan harris berlari menuju


ruang ganti dikamar miliknya


Sementara dibawah, bryan merasa senang sekaligus haru


melihat putrinya bisa merasakan Kembali tertawa dan merasakan dicintai oleh


orang yang tepat, tapi bukan karna kesalahan devan dimasa lalu, hanya saja


jesica terlalu menurut denga napa yang dikatakan marcell padanya dulu hingga


membuat devan membenci dirinya dan bahkan tidak segan untuk melenyapkannya


Mengingat hal itu hati bryan terenyuh dan sakit, bagaimana


perjuangan putrinya untuk bertahan hingga saat ini, dan bagaimana istrinya dulu


disiksa oleh kakak kandungnya sendiri, memikirkan hal itu membuat bryan


menangis merasakan sakitnya keluarga kecilnya dulu, hanya karna keegoisannya


yang membalaskan dendam kepada lucio,


“apa sudah selesai?’ tanya harris sat melohat jesica keluar


dengan menggunakan baju dress selutut berwarna cream dan rambut yang tergerai


sepinggang, ditambah bedak tipois dan bibir pink yang selalu menggoda dirinya


“sudah selsai my husband, so mari kita berangkat” kata


jesica dengan menahan tawa melihat ekspresi dari sang kekasih saat dirinya


menyebut my husband


“masih menjadi calon jes, jangan bicara ngawur” kata harris


sambil menggandeng tangan jesica untuk turun kebawah


“kalian mau kemana?, mengapa tidak mengajak ayah?” tanya


bryan saat melihat putrinya dan calon menantunya turun dengan mesra dan


terlihat jesica yang menampilkan senyum Bahagia dan cantik


“kami mau keluar cari udara segar ayah, sekalian mencari


baju untukku nanti malam, iyakan har?’ tanya jesica sambil melirik kekasihnya


dengan senyuman yang selalu menghiasi wajah cantiknya


“iya paman, kami ingin keluar dan sekalian emmbawa jesica


memilih baju untuk acara nanti malam” kata harris membenarkan perkataan jesica


sambil tersenyum melirik jesicca dan bryan bergantian


“ooo, kalau begitu kalian hati-hati, inga thar, jangan


sampai putriku lecet sedikitpun” kata bryan dengan bercanda sambil tersenyum


melihat keduanya, ia berharap semoga ini yang terbaik untuk jesica putrinya


“siap paman, itu adalah misi paling utama, aku akan menjaga


jesica tanpa membuatnya lecet sedikitpun sampai pulang nanti” kata harris


membalas candaan calon mertuanya


“baiklah, kalau begitu pergilah, jangan ngebut bawa


mobilnya” kkata bryan lagi dan diangguki oleh keduanya, mereka melangkah keluar


Berbeda halnya dengan jesica dan harris, saat ini grece


sibuk didapur karna mendengar harris akan membawa calon istrinya kerumah


hernandes, hal itu membuat grece bersemangat untuk menyiapkan makan malam yang


special untuk tangan kanannya saat dirinya masih gadis


“bik, tolong ambilkan itu, dan jangan lupa tambahkan itu ke


masakan itu ya” kata grece kepada beberapa pelayan yang membantunya didapur,


tak lupa juga lea dan sarah yang ikut berpartisipasi untuk membantu bumil itu


menyiapkan makanan


Sementara devan, ia mengurus masalah pekerjaannnya yang


sudah dua hari ini dia tidak kekantor, membuat dave asistennya sedikit


kewalahan menhgurus sendirian apalagi dia harus mengurus klien yang meeting


dengan perusahaan mereka,


Namun mendengar istrinya sedang memasak untuk makan malam


mereka, membuat devan khawatir sekaligus marah karena istri kecilnya itu selalu


membantah perkataannya, ia segera menyelesaikan pekerjaannya dan menyuruh dave


mengantarkannya kerumah


Sampai dirmah, devan langsung menuju dapur dan melihat


istrinya penuh dengan keringat dan masih bertengger dengan alat dapur disana,


tanppa berkata apapun devan langsung mengangkat grece dan membuat sang empunya


kaget sekaligus takut


Grece yang tadinya sedang memegang sendok untuk mencicipi


makanan buatannya langsung menjatuhkan benda logam tersebut dan melihat siapa


yang hendak menggendong dirinya, betapa terkejutnya ia saat melihat devan


memasang wajah marah dan mata tajam menatap dirinya


Devan langsung membawa grece ke sofa yang ada diruang tamu,


ia meletakkan grece dengan pelan dan melepaskan apron yang masih bertengger


diperut buncit istrinya


“sayang!, apa kamu tau kesalahanmu!?” tanya devan dengan


suara dingin dan mata menatap lekat sang istri


“maaf mas, aku hanya ingin membuat kejutan dengan calon


istri harris, dan makan malam kesukaanmu” kata grece menunduk lesu, jiak tadi


dirinya masih bisa tertawa sambil bersenang-senang, namun berbeda dengan


sekarang, wajahnya ditekuk dan matanya hampir mengeluarkan cairan bening


“tapi kesalahanmu ini sangat fatal sayang!!, kamu bisa saja


mencelaki dirimu sendiri dan beby kita” kata devan dengan suara tertahan yang


hampir memarahi sang istri karena kecerobohannya


“ma..maaf mas, aku hanya terlalu senang mendengar kabar dari


harris, jadi aku berinisiatif untuk memasak makan malam untuk kita” kata grece


dengan mayun dan menangis seperti biasa, hal itu membuat devan jadi serba


salah, ia ingin memarahi istrinya namun kasihan melihat istrinya yang sebentar


nangis dan membuat dirinya sendiri kewalahan untuk membujuknya dan


menenangkannya


“mengapa kamu jadi menangis sayang, aku tidak marah hanya


saja aku tidak suka melihatmu Lelah seperti tadi” kata devan dan memluk istinya


yang sudah berkeringat karna terlalu lama didapur


Sementara lea dan sarah hanya geleng kepala melihat kelakuan


dua pasutri yang satu kerjaannya hanya membuat masalah, dan satu lagi akan


pusing sendiri karna kelakuan bmil yang manja


“mom, bagaimana jika aku diposisi kak grece, apa kak dave


mau bersikap seperti kak devan?’ tanya sarah saat melihat sikap devan kepada


kakaknya yang begitu perhatian dan tidak sekalipun melihat devan memarahi


istrinya


“pasti sayang, dave orang baik dan pria yang lembut, mom


menegenalnya dengan baik, sikapnya tidak jauh berbeda dengan kakakmu devan”


kata lea tersenyum meliha sarah yang bertanya seperti itu


next


Jangan lupa like,komen,dan favorit ya readers:>